Medan Terkini

Petentengan Ancam Warga Pakai Senjata Mirip Senpi, Empat Remaja Diamuk di Medan Denai

Suasana di Jalan Raya Menteng, Kelurahan Binjai, Kecamatan Medan Tenggara, Kota Medan sempat keos, Selasa (31/3/2026) malam.

Penulis: Muhammad Nasrul | Editor: Randy P.F Hutagaol
TRIBUN MEDAN/ISTIMEWA
REMAJA ANCAM WARGA - Keempat remaja tanggung diamankan warga usai petentengan mengancam pengendara, di Jalan Menteng, Kecamatan Medan Denai, Kota Medan, Selasa (31/3/2026) malam. Dalam aksinya, keempat remaja ini dilaporkan membawa sebuah benda mirip Senpi. 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Suasana di Jalan Raya Menteng, Kelurahan Binjai, Kecamatan Medan Tenggara, Kota Medan sempat keos, Selasa (31/3/2026) malam. Pasalnya, di jam yang hampir menunjukkan tengah malam itu empat orang remaja dikerumuni warga karena diduga melakuan pengancaman terhadap warga sekitar. 

Bahkan, empat orang remaja tanggung itu sempat membawa dan mengancam warga dengan memamerkan sebuah benda mirip Senjata Api (Senpi). Dari informasi yang beredar, keempat remaja ini merupakan warga Jalan Jermal III, Kecamatan Medan Denai

Aksi keempat remaja nekat ini, diketahui warga bermula dari aksinya yang menghentikan dua orang pria yang melintas di Jalan Menteng. Saat itu, keempatnya sempat mengancam sambil melontarkan kata-kata kasar sehingga menimbulkan kegaduhan. 

Untungnya, aksi para remaja ini berhasil digagalkan oleh warga sekitar yang berada di lokasi kejadian. Keempat remaja langsung dikejar dan diamankan tidak jauh dari lokasi, tepatnya di depan salah satu gerai minimarket. Dalam peristiwa itu, kedua korban tidak mengalami luka maupun kehilangan harta benda, namun mengaku syok akibat ancaman tersebut.

“Awalnya saya baru keluar dari warung, tiba-tiba mereka nyuruh berhenti sambil maki-maki," ujar salah satu korban, bernama Bambang, Rabu (1/4/2026). 

Dikatakan Bambang, saat itu ia sempat melihat keempat pelaku membawa benda mirip Senpi. Namun, ia mengaku tak mengetahui secara pasti senjata tersebut apakah asli atau palsu. 

"Enggak tau asli atau enggak, tapi mirip senjata," ucapnya. 

Saat itu, karena merasa terancam dirinya mengaku langsung mengambil batu untuk berjaga-jaga. Tak hanya itu, seorang pedagang yang berada tak jauh dari lokasi kejadian pun turut membantunya. 

"Warga ikut ngejar juga, habis itu mereka tertangkap di depan Indomaret," katanya. 

Sejauh ini, belum diketahui apa motif dari keempat remaja yang melakukan pengancaman. Selain itu, senjata yang dibawa oleh keempatnya juga belum terkonfirmasi apakah asli atau jenis lain. 

Usai dikerumuni warga, keempat pelaku juga langsung diboyong ke Polsek Medan Area usai warga melaporkan kejadian tersebut ke polisi. Hingga saat ini, Kapolsek Medan Areq AKP M Ainul Yaqin juga masih belum memberikan keterangan resmi terkait hal ini.

(mns/tribun-medan.com) 

Baca berita TRIBUN MEDAN lainnya di Google News

Ikuti juga informasi lainnya di FacebookInstagram dan Twitter dan WA Channel

Berita viral lainnya di Tribun Medan

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved