Berita Medan
Mahasiswa Unimed Ciptakan IQRO Elektronik, Bantu Tunanetra Lancar Baca Al-Qur’an di Bulan Ramadan
Konsep ini memungkinkan pengguna tidak hanya meraba titik-titik Braille, tetapi juga mendapatkan umpan balik audio secara langsung.
Penulis: Husna Fadilla Tarigan | Editor: Ayu Prasandi
TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN – Semangat Ramadan menghadirkan kabar menggembirakan bagi penyandang disabilitas netra di Kota Medan.
Mahasiswa Universitas Negeri Medan (Unimed) menciptakan inovasi IQRO Elektronik yang membantu anggota DPD Pertuni Sumatera Utara lebih mudah membaca Al-Qur’an Braille.
IQRO Elektronik merupakan alat bantu belajar Al-Qur’an Braille dasar yang memadukan huruf Braille dengan tombol taktil yang dapat mengeluarkan suara pelafalan saat ditekan.
Konsep ini memungkinkan pengguna tidak hanya meraba titik-titik Braille, tetapi juga mendapatkan umpan balik audio secara langsung.
Aldino selaku founder sekaligus ketua tim menjelaskan, selama ini proses pembelajaran di DPD Pertuni Sumut masih mengandalkan metode Braille konvensional yang dinilai belum sepenuhnya aksesibel bagi seluruh anggota.
“Selama ini teman-teman di Pertuni belajar menggunakan Braille konvensional. Namun tidak semua langsung memahami pelafalan dengan tepat. Dari situ kami berpikir perlu ada alat yang bisa memberikan umpan balik suara agar mereka bisa belajar lebih mandiri dan percaya diri,” ujar Aldino.
Ia menambahkan, momentum Ramadan menjadi penyemangat tersendiri bagi tim untuk menghadirkan inovasi yang berdampak langsung pada peningkatan literasi Al-Qur’an.
“Ramadan adalah bulan Al-Qur’an. Kami ingin teman-teman tunanetra juga merasakan kemudahan yang sama dalam belajar dan membaca Al-Qur’an. Melalui IQRO Elektronik ini, kami berharap proses belajarnya lebih cepat, interaktif, dan menyenangkan,” katanya.
Inovasi yang dikembangkan bersama Raudhatul Jannah dan Andira di bawah bimbingan Asna Istikmalatul Muktamaroh, M.Pd ini telah diuji coba sejak 22 Desember 2025 hingga 27 Februari 2026 di sekretariat DPD Pertuni Sei Putih Barat, Kecamatan Medan Petisah.
Hasil implementasi menunjukkan Buku Iqronic dan modul pembelajarannya membantu sekitar 45 persen dari 150 kartu keluarga yang terdaftar, atau sekitar 80 peserta dari berbagai kelompok usia. Materi disusun bertahap mulai dari pengenalan huruf hijaiyah Braille, harakat, mad dasar, sukun, tanwin, tasydid hingga latihan penggalan ayat sebelum beralih ke mushaf Braille konvensional.
Pengembangan IQRO Elektronik merupakan bagian dari program kompetisi sosial-preneurship berbasis teknologi digital yang diinisiasi oleh Telkom Indonesia dan Telkom University berkolaborasi dengan Danantara.
Melalui inovasi ini, mahasiswa Unimed membuktikan kolaborasi teknologi dan kepedulian sosial mampu menghadirkan perubahan nyata, khususnya di bulan Ramadan yang identik dengan peningkatan ibadah tilawah Al-Qur’an.
(cr26/tribun-medan.com)
Baca berita TRIBUN MEDAN lainnya di Google News
Ikuti juga informasi lainnya di Facebook, Instagram dan Twitter dan WA Channel
Berita viral lainnya di Tribun Medan
| Beri Hasil Nyata dan Konsisten, Treatment Volformer Jadi Favorit Pasien di Flawless Clinic Medan |
|
|---|
| Cek Langsung ke Marelan, Rico Waas Pastikan Puskesmas dana Layanan Layak Dibangun Ulang |
|
|---|
| Sosok Bukhari Farasdi, Siswa MAN 1 Medan yang Lolos Jurusan Data Science Monash University Australia |
|
|---|
| Peran dan Gaji 19 Tersangka Judol yang Digerebek Ditressiber di Apartemen Royal Condominium Medan |
|
|---|
| Puluhan Warga Serbu SPPG Medan Kota, Protes Perekrutan Relawan Dapur |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/KARYA-MAHASISWA-Penyerahan-simbolis-IQRO.jpg)