Medan Terkini
Strategi Pertina Medan Hadapi Porprovsu, Atlet Tinju Latihan Mandiri selama Bulan Ramadan
Pertina Medan menerapkan program latihan mandiri bagi para atlet binaannya selama bulan suci Ramadan.
Penulis: Aprianto Tambunan | Editor: Randy P.F Hutagaol
TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN – Pengurus Kota (Pengkot) Persatuan Tinju Amatir Indonesia (Pertina) Kota Medan menerapkan program latihan mandiri bagi para atlet binaannya selama bulan suci Ramadan. Kebijakan ini diambil sebagai langkah menjaga kondisi fisik dan performa atlet di tengah penyesuaian jadwal latihan selama menjalankan ibadah puasa.
Ketua Pertina Kota Medan, Adol Frian Rumaijuk, mengatakan program latihan mandiri tetap berada dalam pengawasan pelatih. Setiap atlet diwajibkan berkoordinasi terkait materi dan intensitas latihan agar tetap sesuai dengan program pembinaan yang telah disusun.
“Untuk program sekarang latihan itu mandiri. Kalau pun ada yang mau latihan di sasana tetap harus berkoordinasi dengan pelatih. Yang latihan mandiri pun tetap harus koordinasi dengan pelatihnya untuk materi latihannya,” kata Adol.
Adol menjelaskan, saat ini Pertina Medan memiliki total 75 atlet binaan. Dari jumlah tersebut, 10 atlet merupakan binaan KONI Kota Medan dan 10 lainnya binaan Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora). Selebihnya merupakan atlet hasil pembinaan internal yang dipersiapkan untuk berbagai agenda kejuaraan.
“Total atlet pilihan kita yang dari KONI Kota Medan itu ada 10, dari Dispora ada 10. Kalau ditotal seluruhnya kita memiliki 75 atlet binaan,” jelasnya.
Program pembinaan ini difokuskan untuk menghadapi Pekan Olahraga Provinsi Sumatera Utara (Porprovsu) 2026. Selain itu, dalam waktu dekat para petinju muda Medan juga akan turun pada ajang Kejuaraan Daerah (Kejurda) yang dijadwalkan berlangsung pada April 2026 di Kabupaten Karo.
“Pembinaan kita ini dalam persiapan untuk Porprovsu salah satunya. Namun dalam waktu dekat kita juga akan menghadapi Kejurda di bulan April di Karo,” katanya.
Setelah Idulfitri, Pertina Medan berencana kembali mengintensifkan latihan terpusat. Namun selama Ramadan, fokus utama adalah menjaga kebugaran, stamina, dan berat badan atlet agar tetap ideal sesuai kelas masing-masing.
“Kemungkinan nanti di bulan Maret setelah Lebaran kita kembalikan ke latihan terpusat,” ujarnya.
Meski latihan dilakukan secara mandiri, pengawasan tetap berjalan ketat. Para pelatih diminta aktif memberikan program latihan harian dan memastikan komunikasi dengan atlet tetap terjalin. Bahkan, pengurus rutin memantau perkembangan berat badan atlet setiap hari.
“Meskipun atlet latihan mandiri, kita tetap pantau melalui pelatih mereka. Kita berikan program latihan agar mereka tetap komunikasi. Kita suruh pelatih memberikan program latihan supaya tetap ada kontrol kita kepada atlet dan tiap hari kita menanyakan timbangan mereka untuk selalu dicatat,” tegas Adol.
Ia mengakui, berdasarkan pengalaman tahun-tahun sebelumnya, bulan Ramadan kerap menjadi tantangan tersendiri bagi atlet tinju, terutama dalam menjaga berat badan agar tidak melebihi batas kelas tanding.
“Berkaca dari pengalaman kita tahun-tahun sebelumnya, atlet kita itu kalau di bulan Ramadan sering overweight. Makanya kita minta atlet supaya bisa memperhatikan timbangan dengan pola latihan yang koordinasi dengan pelatih. Sehingga nanti selama bulan Ramadan ini timbangan mereka tetap bisa kita toleransi dan saat kembali latihan sudah siap menjalankan program,” jelasnya.
Dengan pola pengawasan dan komunikasi yang intensif, Pertina Medan optimistis para atlet tetap berada dalam kondisi prima dan siap menghadapi agenda kompetisi 2026. Program latihan mandiri selama Ramadan diharapkan tidak mengurangi kualitas persiapan, melainkan menjadi momentum menjaga disiplin dan profesionalisme atlet dalam setiap kondisi.
(Cr29/tribun-medan.com)]
Baca berita TRIBUN MEDAN lainnya di Google News
Ikuti juga informasi lainnya di Facebook, Instagram dan Twitter dan WA Channel
Berita viral lainnya di Tribun Medan
Pertina Medan
| Diancam Parang dalam Angkot di Medan, Dua Penumpang Wanita Nekat Melompat dan Satu Tak Sadarkan Diri |
|
|---|
| Dewa 19 Bakal Guncang Medan di Melofest Vol. 2, Baladewa Antusias Nantikan Konser |
|
|---|
| Sedot Anggaran Rp1,6 Miliar, Wali Kota Medan Rico Waas Soroti Venue MTQ ke-59 Medan Masih Berlumpur |
|
|---|
| Diduga Mencuri Buah Matoa, Seorang Pria di Medan Labuhan Tewas Dianiaya dengan Tangan Terikat |
|
|---|
| Hindari Lubang, Truk Tronton Hantam Mobil Mercy hingga Ringsek di Jalan Setia Budi Medan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/Sejumlah-petinju-muda-binaan-Pertina-kota-Medan-ketika-latihan-bersama_11.jpg)