Berita Medan

Setahun Memimpin, Rico Waas Akui Berbagai Tantangan Harus Dibenahi, Soal Banjir hingga Infrastruktur

Rico Waas secara terbuka diskusi bersama membahas tantangan, kritik dan saran yang dari warga disampaikan sejumlah anggota DPRD. 

Penulis: Dedy Kurniawan | Editor: Ayu Prasandi
TRIBUN MEDAN/Dedy Kurniawan
Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas menerima kunjungan reses pimpinan dan anggota DPRD Provinsi Sumatera Utara dari daerah pemilihan Sumut I dan Sumut II. Rico Waas membahas setahun tantangan yang dihadapi selama kepemimpinannya, sejak dilantik 20 Februari 2025 hingga Kamis (12/2/2026). 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas menerima kunjungan reses pimpinan dan anggota DPRD Provinsi Sumatera Utara dari daerah pemilihan Sumut I dan Sumut II.

Rico Waas secara terbuka diskusi bersama membahas tantangan, kritik dan saran yang dari warga disampaikan sejumlah anggota DPRD. 

Sejumlah persoalan yang selama ini menjadi keluhan warga, mulai dari drainase, infrastruktur jalan rusak, proyek pembangunan, hingga banjir dibahas secara terbuka.

Terhitung sejak 20 Februari 2025, sudah hampir genap setahun Rico Waas memimpin Kota Medan hingga Kamis (12/2/2026) 

Rico Waas mengakui, hampir satu tahun memimpin Kota Medan, berbagai tantangan masih harus dibenahi.

Karena itu, ia menilai dukungan dan masukan dari para legislator sangat dibutuhkan, terlebih mereka turun langsung menyerap aspirasi masyarakat saat masa reses.

“Kami membutuhkan masukan dari para anggota dewan yang menerima kritik dan saran masyarakat terkait jalannya pemerintahan dan pembangunan di Kota Medan,” ujarnya.

Menurut Rico, tahun 2026 menjadi momentum penting bagi sejumlah program strategis Pemko Medan.

Di antaranya proyek Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) di TPA Terjun, pembangunan sekolah rakyat di Tuntungan, pengembangan koridor BRT, program SPPG, koperasi Merah Putih, hingga revitalisasi rumah sakit dan puskesmas sebagai garda terdepan pelayanan kesehatan.

Tak hanya itu, Pemko Medan juga memprioritaskan peningkatan kualitas pendidikan dan kesehatan, pengurangan kemacetan, serta penguatan mitigasi bencana banjir.

Upaya tersebut dilakukan melalui pembenahan drainase dan sungai, perbaikan jalan, serta peningkatan kapasitas BPBD dan Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan.

Dalam dialog tersebut, berbagai aspirasi warga yang dihimpun anggota DPRD Sumut turut disampaikan.

Persoalan banjir menjadi perhatian utama, mengingat penanganannya membutuhkan koordinasi lintas wilayah dan instansi.

Wakil Ketua DPRD Sumut, Salman Alfarisi bersama anggota DPRD Sumut Meryl Rouli Boru Saragih, Dameria Pangaribuan, Benny Harianto Sihotang, Defry Noval Pasaribu, dan M. Faisal menyatakan kesiapan mendukung Pemko Medan, terutama dalam penanganan banjir yang melibatkan pemerintah kabupaten, pemerintah provinsi hingga Balai Wilayah Sungai Sumatera (BWSS).

Selain banjir, para legislator juga mengapresiasi langkah Pemko Medan yang mengaktifkan kembali Pos Keamanan Lingkungan (Poskamling). 

Sumber: Tribun Medan
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved