Honda DBL with Kopi Good Day

Berita Foto: Pembukaan Honda DBL Sumut 2026, Cinta Budaya Medan Bungkam Prime One School 44–21

SMA Nasional Plus Cinta Budaya Medan tampil impresif pada laga perdana Honda DBL North Sumatra 2026 dan berhasil meraih kemenangan.

Berita Foto: Pembukaan Honda DBL Sumut 2026, Cinta Budaya Medan Bungkam Prime One School 44–21 - SMA-CINTA-BUDAYA-VS-SMA-POS-3.jpg
TRIBUN MEDAN/M Daniel Effendi Siregar
Pebasket putra SMA Nasional Plus Cinta Budaya Medan (putih) saling berebut bola dengan pebasket putra SMA Prime One School Medan pada pembukaan Honda DBL North Sumatra, di GOR Unpri, Medan, Sabtu (7/2/2026). Tim SMA Nasional Plus Cinta Budaya Medan berhasil unggul atas tim SMA Prime One School Medan dengan skor akhir 44-21.
Berita Foto: Pembukaan Honda DBL Sumut 2026, Cinta Budaya Medan Bungkam Prime One School 44–21 - SMA-CINTA-BUDAYA-VS-SMA-POS-2.jpg
TRIBUN MEDAN/M Daniel Effendi Siregar
Pebasket putra SMA Nasional Plus Cinta Budaya Medan (putih) saling berebut bola dengan pebasket putra SMA Prime One School Medan pada pembukaan Honda DBL North Sumatra, di GOR Unpri, Medan, Sabtu (7/2/2026). Tim SMA Nasional Plus Cinta Budaya Medan berhasil unggul atas tim SMA Prime One School Medan dengan skor akhir 44-21.
Berita Foto: Pembukaan Honda DBL Sumut 2026, Cinta Budaya Medan Bungkam Prime One School 44–21 - SMA-CINTA-BUDAYA-VS-SMA-POS-4.jpg
TRIBUN MEDAN/M Daniel Effendi Siregar
Pebasket putra SMA Nasional Plus Cinta Budaya Medan (putih) berusaha memasukkan bola ke dalam keranjang melewati kawalan pebasket putra SMA Prime One School Medan pada pembukaan Honda DBL North Sumatra, di GOR Unpri, Medan, Sabtu (7/2/2026). Tim SMA Nasional Plus Cinta Budaya Medan berhasil unggul atas tim SMA Prime One School Medan dengan skor akhir 44-21.
Berita Foto: Pembukaan Honda DBL Sumut 2026, Cinta Budaya Medan Bungkam Prime One School 44–21 - SMA-CINTA-BUDAYA-VS-SMA-POS-5.jpg
TRIBUN MEDAN/M Daniel Effendi Siregar
Pebasket putra SMA Nasional Plus Cinta Budaya Medan (putih) berusaha memasukkan bola ke dalam keranjang melewati kawalan pebasket putra SMA Prime One School Medan pada pembukaan Honda DBL North Sumatra, di GOR Unpri, Medan, Sabtu (7/2/2026). Tim SMA Nasional Plus Cinta Budaya Medan berhasil unggul atas tim SMA Prime One School Medan dengan skor akhir 44-21.
Berita Foto: Pembukaan Honda DBL Sumut 2026, Cinta Budaya Medan Bungkam Prime One School 44–21 - SMA-CINTA-BUDAYA-VS-SMA-POS-1.jpg
TRIBUN MEDAN/M Daniel Effendi Siregar
Suasana penontong pertandingan pebasket putra SMA Nasional Plus Cinta Budaya Medan melawan pebasket putra SMA Prime One School Medan pada pembukaan Honda DBL North Sumatra, di GOR Unpri, Medan, Sabtu (7/2/2026). Tim SMA Nasional Plus Cinta Budaya Medan berhasil unggul atas tim SMA Prime One School Medan dengan skor akhir 44-21.

TRIBUN-MEDAN.COM, Medan - SMA Nasional Plus Cinta Budaya Medan tampil impresif pada laga perdana Honda DBL North Sumatra 2026. Menghadapi SMA Prime One School Medan di GOR Unpri, Kota Medan, Sabtu (7/2/2026), Cinta Budaya berhasil meraih kemenangan meyakinkan dengan skor 44–21.

Sejak tip-off pertama, tim besutan Rahmad langsung mengambil inisiatif permainan. Mereka bermain agresif dengan tekanan pertahanan yang rapat, membuat Prime One kesulitan membangun skema serangan. 

Transisi cepat, rotasi pertahanan yang solid, serta eksekusi serangan yang lebih terstruktur membuat Cinta Budaya menguasai jalannya laga hampir di sepanjang pertandingan.

Dominasi tersebut tidak hanya terlihat dari penguasaan bola, tetapi juga dari cara mereka mengontrol tempo permainan. Setiap upaya Prime One untuk bangkit selalu mampu dipatahkan dengan baik oleh barisan pertahanan Cinta Budaya.

Keunggulan poin pun terus melebar dari quarter ke quarter hingga akhirnya laga ditutup dengan skor telak 44–21. Usai pertandingan, Pelatih Kepala SMA Nasional Plus Cinta Budaya Medan, Rahmad, memberikan evaluasi terhadap performa timnya. 

Meski puas dengan hasil akhir, ia menilai masih ada beberapa aspek yang perlu diperbaiki, terutama komunikasi antarpemain di lapangan. Ia juga mengungkapkan bahwa beberapa kesalahan yang terjadi lebih disebabkan faktor mental dan atmosfer pertandingan. 

Besarnya dukungan suporter membuat sebagian pemain merasa nervous, terutama mereka yang masih minim pengalaman tampil di panggung besar seperti DBL. Rahmad juga menilai komposisi masing-masing tim musim ini tidak jauh berbeda dari tahun lalu, bahkan ada beberapa tambahan pemain yang dinilai lebih berkualitas. 

(sir/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved