Berita Medan
Dua Pasar Ditertibkan Satpol PP, Ditindak Berulang karena Melapak ke Badan Jalan
Dalam pelaksanaannya, petugas Satpol PP tidak langsung melakukan tindakan tegas, melainkan mengedepankan cara persuasif dan humanis.
Penulis: Dedy Kurniawan | Editor: Ayu Prasandi
TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN – Upaya menjaga ketertiban umum di Kota Medan terus dilakukan Pemerintah Kota (Pemko) Medan melalui Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP).
Semrawutnya pasar tradisional di inti kota Medan masih jadi problem klasik.
Kali ini, Satpol PP Kota Medan melaksanakan kegiatan penertiban Pedagang Kaki Lima (PKL) di dua titik pasar yang padat aktivitas masyarakat, yakni kawasan Pasar Simpang Limun dan Pasar Sei Kambing, Senin (26/1/2026).
Kasatpol PP Kota Medan, M Yunus mengatakan, penertiban dilakukan sebagai langkah menjaga ketertiban, kenyamanan, serta kelancaran mobilitas warga, terutama di kawasan pasar yang kerap dipadati pengunjung dan kendaraan.
"Aktivitas berdagang yang memakan badan jalan maupun trotoar berpotensi menimbulkan kemacetan, mengganggu pejalan kaki, hingga meningkatkan risiko kecelakaan lalu lintas jadi rutin kita tertibkan," katanya
Dalam pelaksanaannya, petugas Satpol PP tidak langsung melakukan tindakan tegas, melainkan mengedepankan cara persuasif dan humanis.
Namun, tak terhindarkan sedikit adu argumen ketika pedagang sempat bersikeras ingin bertahan melapak di badan jalan.
Petugas berdialog langsung dengan para pedagang, memberikan imbauan, serta mengingatkan agar aktivitas jual beli tetap berjalan, namun sesuai dengan aturan dan lokasi yang telah ditetapkan.
Pendekatan ini dilakukan agar para pedagang dapat memahami bahwa penataan bukan untuk mematikan rezeki, tetapi justru untuk menciptakan pasar yang lebih tertib dan nyaman bagi semua pihak.
"Kita ingin pasar tetap hidup, pedagang tetap berjualan, tetapi tidak mengganggu kepentingan umum, terutama kelancaran lalu lintas,” katanya.
Pasar Tertib, Pembeli Nyaman, Pedagang pun Diuntungkan
"Penataan kawasan pasar bukan hanya soal menertibkan lapak, namun juga membangun kesadaran bersama bahwa ruang publik harus dimanfaatkan secara bijak. Jika pedagang tertib, pembeli akan merasa lebih aman dan nyaman," kata M Yunus lagi.
Warga Sp Limun, Ichsan mengatakan dengan akses jalan menjadi lebih lancar, kawasan pasar tampak lebih bersih, dan aktivitas ekonomi pun bisa berjalan lebih baik.
"Pasar yang tertib juga memudahkan pengunjung untuk parkir, berjalan kaki, serta mengurangi tumpukan kendaraan yang sering menjadi pemicu kemacetan," katanya.
Satpol PP juga mengajak para pedagang untuk lebih peduli terhadap kelancaran lalu lintas.
Sebab, berjualan di bahu jalan atau menutup akses kendaraan bukan hanya mengganggu pengguna jalan, namun juga bisa berdampak pada keselamatan pengendara dan pejalan kaki.
| SMARTFREN Gelar Fun Run 5K 2026 Hadir di Medan, Padukan Olahraga dan Hiburan |
|
|---|
| Dua Mobil Hangus Terbakar di Bengkel Hamparan Perak, Diduga Akibat Korsleting Saat Pengelasan |
|
|---|
| 25 Taksi Listrik Sudah Beroperasi di Medan, Bluebird Perkuat Transportasi Berkelanjutan |
|
|---|
| PN Medan Sepi Menyusul Penerapan WFH, Persidangan Tetap Jalan |
|
|---|
| Margaret Nilai Kriminalitas Medan Tinggi, Minta Pemko Pastikan Seluruh Pos Siskamling Aktif |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/Puluhan-personel-Satpol-PP-Medan-tertibkan-para-pedagang.jpg)