Berita Medan
Lapas Kelas 1 Medan Gelar Panen Raya, Hasilnya Disalurkan untuk Korban Bencana & Masyarakat Sekitar
Hasil panen berupa sayuran dan ikan ini rencananya akan dibagikan kepada masyarakat terdampak bencana alam di Sumatera Utara.
Penulis: Haikal Faried Hermawan | Editor: Ayu Prasandi
TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN- Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas 1 Medan mengadakan kegiatan panen raya hasil budidaya Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP), Kamis (15/1/2026) siang.
Hasil panen berupa sayuran dan ikan ini rencananya akan dibagikan kepada masyarakat terdampak bencana alam di Sumatera Utara serta warga sekitar lapas.
Panen tersebut menghasilkan komoditas berupa Sawi Pait sebanyak 90 kilogram, Jagung Muda 600 kilogram, dan Ikan Nila 150 kilogram.
Kegiatan itu dihadiri langsung oleh Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Ditjenpas Sumatera Utara, Yudi Suseno, didampingi sejumlah pejabat lapas dan perwakilan TNI-Polri.
"Sebagian hasil dari panen raya ini nanti akan kita salurkan kepada masyarakat yang terdampak bencana alam di Sumatera Utara. Dan sebagian lagi, akan kita jadikan bantuan sosial bagi masyarakat sekitar yang ada di lingkungan Lapas," ujar Yudi Suseno saat ditemui awak media, Kamis (15/1/2026).
Kegiatan panen raya ini dipimpin langsung oleh Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Imipas) Agus Andrianto secara virtual melalui zoom dan juga serentak digelar di beberapa Unit Pelaksana Teknis (UPT) Rutan dan Lapas lain di Sumut.
Secara keseluruhan, total hasil panen dari berbagai UPT di Sumatera Utara mencapai 4,5 ton berbagai jenis sayuran seperti sawi, kol, cabai, jagung, dan singkong.
Sementara hasil perikanan sebanyak 265 kilogram seperti ikan nila dan mas serta 16 kilogram dari sektor peternakan yakni magot dan telur puyuh.
Yudi Suseno menegaskan bahwa hasil panen tersebut murni berasal dari budidaya yang dilakukan oleh lebih dari 130 orang WBP.
Ia menyampaikan keyakinannya terhadap niat baik para warga binaan untuk berubah.
"Jadi ini murni hasil dari budidaya warga binaan. Kalau kita melihat dari sisi negatif memang tidak ada habisnya, namun saya meyakini 98 persen warga binaan itu masih banyak yang mau berubah untuk bisa hidup lebih baik lagi," pungkasnya.
(Cr9/Tribun-medan.com)
Baca berita TRIBUN MEDAN lainnya di Google News
Ikuti juga informasi lainnya di Facebook, Instagram dan Twitter dan WA Channel
Berita viral lainnya di Tribun Medan
| Perampokan di Angkot Morina 81 Medan, Penumpang Nekat Loncat, 2 Orang Alami Luka Memar |
|
|---|
| Sempat Terlihat Kejang-kejang, Pria Tanpa Identitas Ditemukan Tewas di Dalam Parit di Medan Sunggal |
|
|---|
| Anggota DPRD Laila Kritisi Lemahnya Pengawasan DLH Medan, Desak PT Kilang Kecap Angsa Ditindak Tegas |
|
|---|
| Kebakaran Ruko di Marelan, Seorang Wanita Tewas Terjebak di Lantai 3 |
|
|---|
| Kebakaran Hebat Landa Pabrik Cat dan Tiner di Seruwai Medan, Ledakan Picu Kepanikan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/Kepala-Kantor-Wilayah-Kakanwil-Ditjenpas-Sumatera-Utara.jpg)