Berita Medan
Isu Monopoli Seleksi Dirut PUD Menguat, Ketua DPRD Medan Peringatkan Wali Kota
Wong menegaskan, di tengah masyarakat sudah berkembang berbagai kabar miring terkait dugaan ketidakberesan dalam seleksi
Penulis: Dedy Kurniawan | Editor: Ayu Prasandi
TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN– Isu tak sedap yang mengiringi proses seleksi Direktur Utama (Dirut) Perusahaan Umum Daerah (PUD) Kota Medan mulai mendapat sorotan serius dari DPRD.
Ketua DPRD Kota Medan, Wong Chun Sen, secara terbuka meminta Wali Kota Medan bersikap tegas dan benar-benar selektif agar proses pemilihan pimpinan BUMD tersebut bebas dari intervensi.
Wong menegaskan, di tengah masyarakat sudah berkembang berbagai kabar miring terkait dugaan ketidakberesan dalam seleksi dirut tiga PUD Kota Medan, termasuk isu adanya monopoli kekuasaan oleh oknum pejabat di lingkungan Pemko Medan.
"Saya juga sudah mendengar isu itu dan membaca pemberitaannya. Ada dugaan monopoli dalam proses seleksi. Karena itu Wali Kota harus tegas, pastikan semua berjalan sesuai aturan dan tidak ada intervensi pihak mana pun,” ujar Wong, Jumat (2/1/2026).
Politisi PDI Perjuangan ini mengaku tidak tinggal diam. Ia menyebut sudah langsung mengonfirmasi isu tak sedap tersebut kepada Wali Kota Medan untuk mendapatkan kejelasan.
"Sudah saya tanyakan langsung kepada Wali Kota. Beliau menyampaikan bahwa berita yang beredar tidak benar dan proses seleksi berjalan sesuai mekanisme. Bahkan kemungkinan hasilnya akan diumumkan bulan depan," katanya.
Meski demikian, Wong menekankan pentingnya kehati-hatian dalam menentukan sosok yang akan menduduki jabatan strategis di tubuh PUD Kota Medan.
Menurutnya, Dirut yang terpilih harus benar-benar memiliki kapasitas, integritas, dan orientasi pada kepentingan publik.
“Kita ingin orang yang duduk sebagai Dirut ini bisa membawa dampak positif bagi Kota Medan, terutama bagi masyarakat dan mampu meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD). DPRD tentu akan terus mengawasi proses ini,” tegasnya.
Tak hanya soal Direksi PUD, Wong juga menyoroti masih banyaknya jabatan kosong di lingkungan Pemko Medan yang dinilai sudah terlalu lama dibiarkan.
“Banyak jabatan strategis yang kosong. Itu harus segera diisi agar roda pemerintahan berjalan maksimal. Kita butuh semangat baru demi kesejahteraan warga Kota Medan,” ucapnya.
Untuk diketahui, Panitia Seleksi telah menetapkan 12 nama yang dinyatakan lulus seleksi akhir Direksi PUD Kota Medan, yakni: Anggia Ramadhan, Irwansyah Gultom, Agus Syahputra, Karya Septianus Bate'e, Rudiansyah, Ardiansyah, Wendy Meilanda, Surya Kurniawan, Rosmidawati Lubis, Jadi Pane, Bobby Octavianus Zulkarnain, dan Endang Junaidi.
Seleksi yang akan dilantik pada 2026 diprediksi akan menjadi sorotan ke depan terkait periodesasinya. Bahkan sudah beredar isu seleksi ulang karena berbagai faktor dinamika seleksi dan pansel.
Menyikapi soal seleksi PD Pasar dan sejumlah jabatan kosong atau Plt, Rico Waas hanya menjawab santai dan diplomatis.
"Segara itu ya, seger," kata Rico Waas usai ikuti Rapat Paripurna di gedung DPRD Medan.
(Dyk/Tribun-Medan.com)
Baca berita TRIBUN MEDAN lainnya di Google News
Ikuti juga informasi lainnya di Facebook, Instagram dan Twitter dan WA Channel
Berita viral lainnya di Tribun Medan
| Diduga Disekap Pria Berinisial DH, Wanita di Medan Ini Alami Kekerasan Brutal |
|
|---|
| Lomba Lari Antar Pemuda di Medan Belawan Ricuh, Diduga Dipicu Provokasi Tawuran |
|
|---|
| Film Pelangi di Mars Tayang Serentak, Sajikan Sci-Fi Edukatif untuk Anak Indonesia |
|
|---|
| Sempat Viral Kemas Sabu Terang-Terangan, Wanita Paruh Baya Diciduk Polisi di Persembunyian |
|
|---|
| Vietjet Luncurkan Rute Internasional Baru, Hadirkan Promo Tiket Mulai dari Rp 0 |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/Ketua-DPRD-Medan-Wong-Chun-Sen-di-ruang-kerja-di-gedung-DPRD-Medan-Tribun-Medan.jpg)