Kesehatan
Ciri dan Dampak Ketika Tubuh Kekurangan Vitamin D, Jangan Dianggap Sepele!
Vitamin D adalah vitamin larut lemak (larut dalam lemak) yang berfungsi sebagai prohormon, dikenal juga sebagai kalsiferol.
Ringkasan Berita:
- Dokter Spesialis Ortopedi Konsultan Tulang Belakang RS Pondok Indah – Bintaro Jaya, dr. Andra Hendriarto, Sp.OT (K) menjelaskan bahwa vitamin D penting bagi kesehatan
- Manfaat vitamin D meningkatkan penyerapan kalsium untuk mencegah rakhitis pada anak dan osteoporosis pada dewasa
- Vitamin D dapat ditingkatkan secara alami melalui paparan sinar matahari pagi dan konsumsi makanan kaya nutrisi
TRIBUN-MEDAN.COM,- Dokter Spesialis Ortopedi Konsultan Tulang Belakang RS Pondok Indah – Bintaro Jaya, dr. Andra Hendriarto, Sp.OT (K), pernah menjelaskan betapa pentingnya vitamin D bagi kesehatan.
Vitamin D adalah vitamin larut lemak (larut dalam lemak) yang berfungsi sebagai prohormon, dikenal juga sebagai kalsiferol, dan esensial untuk penyerapan kalsium serta fosfor di usus.
Andra bilang, bahwa umumnya diperoleh dari makanan maupun suplemen dalam bentuk pro-vitamin D.
Baca juga: Manfaat Air Alkali, Solusi Sehat di Tengah Gaya Hidup Instan
Agar bisa bekerja maksimal, pro-vitamin D harus diubah menjadi bentuk aktif melalui bantuan sinar matahari.
“Vitamin D yang masuk itu biasanya dalam kondisi pro-vitamin D yang harus dibawah menjadi vitamin D oleh sinar makanan,” kata dr. Andra, dikutip dari Tribun Kesehatan.
Karena itu, paparan sinar matahari pagi tetap menjadi sumber vitamin D paling alami dan efektif.
Di Indonesia yang beriklim tropis, sinar matahari berlimpah dan bisa dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan harian.
Baca juga: Manfaat Gerakan Ayah Mengantar Anak Sekolah, Ini Penjelasan Psikolog
Sumber Vitamin D
Seperti yang sudah dijelaskan di awal, bahwa vitamin D bisa bersumber dari makanan ataupun suplemen.
Vitamin D bisa didapat dari paparan sinar UVB matahari pada kulit selama 10-30 menit sehari, tergantung lokasi dan warna kulit.
Kemudian, vitamin D bisa diperoleh dari makanan yang bersumber dari ikan khas, seperti salmon dan sarden, kuning telur, hati sapi, serta produk susu yang difortifikasi.
Baca juga: Manfaat Burung Hantu Bagi Petani dan Lingkungan, Bisa Tekan Biaya Produksi
Sedangkan suplemen, vitamin D bisa didapat dari bentuk D2 (ergocalciferol) dari jamur atau D3 (cholecalciferol) dari lanolin, direkomendasikan jika defisiensi.
Dalam jurnalis medis yang tersebar di internet, vitamin D punya manfaat meningkatkan penyerapan kalsium untuk mencegah rakhitis pada anak dan osteoporosis pada dewasa.
Kemudian, vitamin D juga menjadi modulasi imun untuk mengurangi infeksi pernapasan dan risiko autoimun.
Baca juga: Manfaat Baca Sholawat Nahdliyah, Lengkap Bacaan Arab, Latin dan Terjemahan
Tidak hanya itu, vitamin D juga mendukung kekuatan otot, mengurangi risiko jatuh, serta mengatur tekanan darah dan metabolisme glukosa.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/sumber-vitamin-D-alami.jpg)