Dorong Pertumbuhan Ekonomi Masyarakat Desa, TNI dan Pemkab Langkat Bangun Jembatan Gantung
Wakil Bupati Langkat, Tiorita Br Surbakti menyampaikan apresiasi dan dukungan penuh atas pembangunan jembatan tersebut.
Penulis: Muhammad Anil Rasyid | Editor: Eti Wahyuni
TRIBUN-MEDAN.com, STABAT - Sinergi antara TNI dan Pemerintah Kabupaten Langkat, Sumatera Utara, kembali menunjukkan hasil nyata bagi masyarakat.
Pasalnya, jembatan gantung yang memiliki panjang 40 meter dengan lebar 1,5 meter yang menghubungkan antar desa, akan dibangun di Kecamatan Kuala.
Infrastruktur ini dirancang bukan hanya sebagai penghubung fisik antarwilayah, tetapi juga sebagai urat nadi baru yang diharapkan mampu meningkatkan konektivitas dan mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat pedesaan, khususnya di wilayah Kecamatan Kuala.
Wakil Bupati Langkat, Tiorita Br Surbakti menyampaikan apresiasi dan dukungan penuh atas pembangunan jembatan tersebut.
Tiorita pun menegaskan bahwa aksesibilitas merupakan faktor kunci dalam membuka peluang ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
“Pembangunan jembatan ini diharapkan menjadi solusi konkret untuk membuka akses yang selama ini terbatas.
Baca juga: Jembatan Sitakka di Taput akan Dibangun, Warga: Sukacita Besar Bagi Kami
Dengan akses yang lebih baik, aktivitas ekonomi dan sosial kemasyarakatan akan tumbuh lebih cepat," ujar
Tiorita didampingi Pangdam I/BB Mayjen TNI Hendy Antariksa saat menghadiri seremoni ground breaking pembangunan Jembatan Gantung Garuda Merah Putih di Kelurahan Bela Rakyat, Kecamatan Kuala, Senin (6/4/2026).
Tiorita juga berpesan agar masyarakat dapat menjaga dan merawat jembatan setelah selesai dibangun, sehingga manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang.
Sementara itu, Pangdam I/BB Mayjen TNI Hendy Antariksa menegaskan bahwa pembangunan jembatan ini merupakan bagian dari komitmen TNI dalam mendukung program Presiden Republik Indonesia, khususnya dalam membuka keterisolasian desa-desa.
Hendy mengungkapkan bahwa hingga saat ini, Kodam I/BB telah berhasil membangun 144 jembatan dari target 320 unit yang direncanakan di seluruh wilayah Sumatera Utara.
Program tersebut menjadi langkah strategis dalam mempercepat pemerataan pembangunan.
"Ini adalah bentuk nyata negara hadir melalui TNI. Kami berkomitmen untuk terus bahu-membahu mempermudah akses masyarakat di daerah terpencil. Kami berharap dukungan semua pihak agar anak-anak sekolah memiliki akses yang layak dan perekonomian warga semakin meningkat," ujar Hendy.
Selain pembangunan infrastruktur, kegiatan ini juga diisi dengan aksi sosial berupa penyaluran bantuan paket sembako kepada masyarakat kurang mampu di sekitar lokasi.
Bantuan tersebut menjadi wujud kepedulian TNI terhadap kondisi sosial masyarakat, sekaligus mempererat hubungan antara aparat dan warga.
| Jembatan Garuda TNI AD di Medang Deras Diresmikan, Hubungkan Tiga Desa di Batubara |
|
|---|
| Warga Keluhkan Jembatan Gantung di Kota Bangun Medan Rusak Diterjang Banjir, Begini Kata Wali Kota |
|
|---|
| Akibat Diterjang Banjir, Jembatan Gantung di Batubara Nyaris Ambruk |
|
|---|
| Jembatan Gantung di Batubara Nyaris Ambruk, 1.600 warga Terancam Terisolir |
|
|---|
| Jembatan Gantung Penghubung Desa di Labura Rusak Parah |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/JEMBATAN-Wakil-Bupati-Langkat-Tiorita-Br-Surbakti.jpg)