Sampaikan Belasungkawa dan Salurkan Bantuan, Gubernur Jatim Sambangi Pengungsi di Hinai

Bupati Langkat, Syah Afandin menyampaikan keprihatinan mendalam atas musibah banjir yang melanda sejumlah kecamatan.

Penulis: Muhammad Anil Rasyid | Editor: Eti Wahyuni
Tribunnews.com/DOK PEMKAB LANGKAT
BANJIR - Bupati Langkat, Syah Afandin bersama Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, Wakil Gubernur Sumatera Utara, meninjau para pengungsi korban banjir di halaman Kantor Koramil 09/Hinai. 

TRIBUN-MEDAN.com, STABAT - Bupati Langkat, Syah Afandin bersama Gubernur Jawa Timur (Jatim), Khofifah Indar Parawansa, Wakil Gubernur Sumatera Utara, meninjau para pengungsi korban banjir di halaman Kantor Koramil 09/Hinai.

Kunjungan dilakukan pada Minggu (30/11/2025), untuk memastikan kondisi warga terdampak serta memantau distribusi bantuan kemanusiaan di lokasi pengungsian.

Bupati Langkat, Syah Afandin menyampaikan keprihatinan mendalam atas musibah banjir yang melanda sejumlah kecamatan.

Pria yang kerap disapa Ondim menjelaskan bahwa sejak beberapa hari terakhir, Pemkab Langkat terus menyalurkan bantuan meski menghadapi hambatan akses jalan yang tidak dapat dilalui akibat tingginya air dan keterbatasan BBM.

"Alhamdulillah sampai hari ini Pemkab Langkat telah menyalurkan lebih kurang 50 ton beras, 5.000 papan telur, 1.000 kotak air mineral kemasan, dan sekitar 2.000 kotak mi instan. Bantuan akan terus bergulir untuk menjangkau wilayah-wilayah yang masih sulit diakses," ucap Ondim, Senin (1/12/2025).

Baca juga: 27 Desa di Deli Serdang Masih Kena Banjir, Longsor Juga Masih Dalam Penanganan

Ondim juga menyampaikan bahwa Pemkab Langkat telah meminta bantuan Basarnas Pusat untuk memperkuat upaya penyelamatan dan percepatan distribusi logistik bagi warga yang masih terisolir.

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa dan Wakil Gubernur Sumut H Surya, turut memberikan dukungan langsung. Keduanya menegaskan komitmen kolaborasi dalam penanganan bencana serta pemenuhan kebutuhan dasar para pengungsi.

Selama kunjungan, Bupati Afandin dan jajaran berdialog dengan warga, mendengarkan keluhan, serta memastikan makanan, obat-obatan, dan tempat hunian sementara tersedia dengan baik.

"Pemerintah Kabupaten Langkat memastikan layanan bagi korban banjir akan terus berlanjut hingga situasi kembali pulih," ucap Ondim.

Sebelumnya, Khofifah Indar Parawansa, beserta jajaran Forkopimda Provinsi Jatim, secara langsung menyerahkan bantuan logistik dan obat-obatan senilai Rp 5 miliar untuk masyarakat Sumatra Utara yang terdampak bencana banjir bandang dan longsor.

Bantuan ini sebagai wujud empati dan solidaritas sesama anak bangsa. Khofifah menyampaikan belasungkawa yang mendalam atas musibah yang terjadi.

Ia berharap agar amal baik almarhum/almarhumah diterima di sisi Allah SWT, korban yang masih dicari dapat ditemukan dalam keadaan selamat, serta semangat masyarakat terdampak untuk bangkit kembali tetap terjaga.

"Kami ingin menyampaikan belasungkawa dan dukacita atas musibah banjir bandang dan longsor yang terjadi di Sumatra Utara ini," ucap Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa saat ditemui awak media, Minggu (30/11/2025).

Ia menekankan kesiapan Pemprov Jatim untuk turun membantu proses evakuasi, yang membutuhkan tim dan peralatan dalam jumlah besar.

Namun, komitmen ini dilandasi prinsip untuk tidak merepotkan warga dan pemerintah setempat yang sedang fokus dalam penanganan darurat.

Sumber: Tribun Medan
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved