Sinergi Ilmu dan Amal Bangun Peradaban Islam, Refleksi Perjalanan Peringatan Milad Ke-68 UNIVA 

usia ke-68 merupakan fase kematangan, pengabdian, sekaligus pembuktian atas peran universitas dalam mencerdaskan kehidupan bangsa.

Tayang:
Penulis: Husna Fadilla Tarigan | Editor: Eti Wahyuni
TRIBUN MEDAN/Husna Fadilla Tarigan
MILAD UNIVA - Sidang Terbuka Senat Milad ke-68 Universitas Al Washliyah (UNIVA) Medan berlangsung di Aula Utama UNIVA Medan, Senin (18/5/2026). Peringatan milad mengusung tema “Sintesa Ilmi: Ilmu dan Amal, Transformasi Perguruan Tinggi dalam Mengukuhkan Peradaban Islam Berkelanjutan. 

Ia berharap kampus tersebut terus memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan Sumatera Utara dan Indonesia.

Dalam kesempatan itu, Baharuddin juga mengusulkan pengembangan program vokasi di lingkungan kampus untuk menjawab kebutuhan dunia kerja.

“Saya melihat hari ini yang paling penting adalah skill dan keterampilan, kemampuan, kualitas, dan tidak hanya gelar saja. Kalau boleh, tambahkan satu fakultas vokasi,” ujarnya.

Selain itu, Baharuddin menekankan pentingnya sinergi seluruh elemen Al Washliyah dalam membangun lembaga pendidikan yang adaptif terhadap kebutuhan masyarakat dan perkembangan nasional.

Acara Milad ke-68 UNIVA Medan turut dihadiri Ketua Umum Pengurus Besar Al Jam’iyatul Washliyah Masrul Khatib, Ketua Majelis Pendidikan PB Al Washliyah Ridwan Tanjung, Ketua BPH dan Badan Kenaziran Wakaf UNIVA Al Washliyah Ismail Effendi, Wakil Ketua PW Al Washliyah Sumatera Utara yang juga Bupati Batubara Baharuddin Siagian, Bupati Serdang Bedagai Darma Wijaya, serta unsur pimpinan universitas, civitas akademika, mahasiswa dan tamu undangan lainnya.

 

 

Sumber: Tribun Medan
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved