Peringati Hari Kartini, Ajak Perempuan Berkarya Lewat Literasi Keuangan dan Seni

Salah satu momen paling menyentuh adalah saat para peserta diajak menuliskan pesan pribadi untuk perempuan Indonesia.

Penulis: Husna Fadilla Tarigan | Editor: Eti Wahyuni
TRIBUN MEDAN
Peserta mengikuti workshop merangkai bunga dalam kegiatan Pojok Kartini Bersama LPS: Empowering Women Through Financial Literacy, Fashion, and Floral Artistry di Kantor Perwakilan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) I, Medan. 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Para peserta yang terdiri dari para perempuan tampak antusias mengikuti kegiatan workshop merangkai bunga di Kantor Perwakilan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) I di Medan.

Workshop merangkai bunga merupakan bagian dari kegiatan Pojok Kartini Bersama LPS: Empowering Women Through Financial Literacy, Fashion, and Floral Artistry yang diadakan LPS I.

Kepala Kantor Perwakilan LPS I, Jimmy Ardianto, mengatakan, workshop merangkai bunga adalah sebuah sesi yang dirancang untuk memberikan ruang ekspresi diri dan keterampilan estetik.

Salah satu momen paling menyentuh adalah saat para peserta diajak menuliskan pesan pribadi untuk perempuan Indonesia.

Pesan-pesan yang tertuang di atas kertas tersebut menjadi simbol harapan dan pengingat bahwa perjuangan Kartini terus berlanjut melalui tangan-tangan perempuan masa kini.

Baca juga: Bedah Buku “Diutus Melintasi Batas” Hadirkan Ruang Refleksi Iman dan Literasi di Toba

Tak hanya merangkai bunga, ada beberapa kegiatan lain yang diadakan untuk memperingati Hari Kartini tersebut seperti menambah pengetahuan tentang LPS dan literasi Keuangan, memperkuat kemandirian ekonomi, dan sekaligus mengasah kreativitas.

Jimmy menekankan bahwa sosok perempuan modern saat ini tidak hanya dituntut untuk kreatif, tetapi juga harus memiliki pemahaman yang kuat dalam mengelola dan menjaga keamanan finansial keluarga mau pun pribadi.

“Semangat Kartini hari ini adalah semangat pemberdayaan. Melalui literasi keuangan, kita ingin memastikan para perempuan paham bagaimana LPS hadir untuk memberikan rasa aman terhadap simpanan mereka di perbankan,” tuturnya.

Sepanjang kegiatan, peserta mendapatkan edukasi mendalam mengenai peran dan fungsi LPS dalam menjaga stabilitas sistem perbankan.

Literasi ini dirasa krusial agar para perempuan tidak hanya pandai menabung, tetapi juga cerdas dalam memilih instrumen keuangan yang aman dan terjamin. Secara keseluruhan, kegiatan berjalan dengan lancar dan aman dengan partisipasi aktif dari para undangan.

“Melalui sinergi antara edukasi finansial dan seni, LPS berharap kegiatan ini mampu memberikan dampak nyata bagi peningkatan kualitas hidup perempuan, selaras dengan visi besar Kartini untuk memajukan bangsa melalui pendidikan dan kemandirian perempuan,” katanya.

 

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved