Jaga Hidup Sehat Lewat Olahraga Kalistenik, Sederhana dan Bisa Dilakukan di Mana Saja
Seiring waktu, nama komunitas diubah menjadi Barcamdn atau Bar Calisthenics Medan agar masyarakat lebih mudah mengenal
Penulis: Husna Fadilla Tarigan | Editor: Eti Wahyuni
TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Komunitas olahraga kalistenik di Kota Medan terus berkembang dan menarik minat generasi muda. Salah satunya melalui kehadiran Barcamdn Bar Calisthenics Medan atau dikenal dengan Barcamdn, komunitas yang terbuka gratis bagi masyarakat umum.
Pendiri komunitas, Muhammad Vandi Larso atau akrab disapa Vadil, mengatakan, komunitas ini awalnya bernama Guardians of the Bar. Nama tersebut memiliki makna sebagai penjaga fasilitas bar atau besi olahraga seperti pull up dan dips agar tetap terawat.
Seiring waktu, nama komunitas diubah menjadi Barcamdn atau Bar Calisthenics Medan agar masyarakat lebih mudah mengenal bahwa fasilitas besi tersebut digunakan untuk olahraga kalistenik. Komunitas ini resmi terbentuk pada 9 Mei 2025.
Vadil menjelaskan, ide membangun komunitas itu muncul karena dirinya dulu berlatih kalistenik sendirian. Terinspirasi dari komunitas besar di Bandung, ia kemudian mengajak teman-temannya untuk membangun wadah latihan bersama di Medan.
Baca juga: Peringati HKN, Jalani Hidup Sehat Lewat Layanan Gratis di RSUD Adam Malik
“Awalnya saya latihan sendiri. Karena ingin punya teman latihan, akhirnya kami bentuk komunitas ini,” ujarnya, kepada Tribun Medan, Kamis (23/4).
Saat ini, Barca Medan memiliki dua grup anggota. Grup inti berisi lebih dari 30 orang, sedangkan grup khusus anggota baru diikuti lebih dari 100 orang. Komunitas ini terbuka bagi siapa saja, baik pria mau pun wanita, muda mau pun tua.
Menurut Vadil, kalistenik menjadi olahraga yang diminati karena sederhana dan bisa dilakukan di mana saja, bahkan tanpa alat. Latihan cukup menggunakan berat badan sendiri sehingga lebih hemat dan fleksibel.
Selain itu, jika dilakukan dengan teknik yang benar, risiko cedera juga relatif lebih kecil. Manfaatnya pun beragam, mulai dari meningkatkan kekuatan otot, fleksibilitas, membakar lemak, menjaga kesehatan jantung, hingga meningkatkan koordinasi tubuh.
Tak hanya untuk fisik, kalistenik juga dinilai baik bagi kesehatan mental karena membantu mengurangi stress, meningkatkan fokus, disiplin, dan kualitas tidur.
Untuk kegiatan rutin, komunitas ini hampir setiap hari menggelar workout bersama. Selain itu, mereka juga kerap mengadakan family gathering serta tampil dalam berbagai kegiatan seperti Car Free Day dan Car Free Night di Medan.
“Kami tampil di Car Free Day karena itu titik ramai, supaya masyarakat lebih cepat mengenal kalistenik,” katanya.
Gerakan dasar yang sering dilakukan anggota antara lain pull up, push up, dan dips. Sementara gerakan tingkat lanjut seperti front lever, planche, hingga maltese membutuhkan disiplin, konsistensi, dedikasi, serta komposisi tubuh yang sesuai.
Ia menyebut, ada yang mampu menguasai gerakan sulit dalam delapan bulan, dua tahun, bahkan hingga empat tahun.
Keamanan Fasilitas Umum Jadi Perhatian
Komunitas olahraga kalistenik terus berkembang, namun masih menghadapi beragam tantangan, terutama minimnya taman atau fasilitas kalistenik di Medan. Selain itu, keamanan fasilitas umum juga menjadi perhatian karena rawan pencurian besi.
Meski begitu, antusiasme masyarakat dinilai cukup tinggi. Hal itu terlihat dari meningkatnya jumlah anggota baru dan interaksi di media sosial. Bahkan, beberapa anggota komunitas telah menjuarai kompetisi streetlifting tingkat lokal mau pun internasional.
Pendiri komunitas Barcamdn, Muhammad Vandi Larso berharap, olahraga kalistenik semakin dikenal luas dan bisa menjangkau seluruh lapisan masyarakat. Mereka juga membuka diri jika ada organisasi yang ingin berkolaborasi dalam kegiatan sosial seperti donor darah.
Bagi masyarakat yang tertarik mencoba, cukup datang ke lokasi latihan dan menyapa anggota yang sedang berlatih. “Bang atau Kak, saya mau join latihan,” maka peserta baru bisa langsung bergabung.
| Liza Juara 9 Ball Ladies Pool League Sumut 2026, Tumbangkan Icha Elisa 6-5 di Final |
|
|---|
| PBVSI dan Dispora Sumut Jalin Kerjasama Kembangkan Dispora VC, Target Lahirkan Atlet Voli Potensial |
|
|---|
| Flahke Boxing Academy Target Tiga Atlet Lolos ke PON 2028 |
|
|---|
| Turnamen Futsal Ramadhan Cup 2026 Dibuka di Gunungsitoli, Diikuti 15 Klub dari Kepulauan Nias |
|
|---|
| Pertina Sumut Buka Pendaftaran Calon Ketua Umum Periode 2026–2031, Gelar Musprov April di Berastagi |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/KOMUNITAS-MEDAN-Komunitas-Barcamdn-berfoto.jpg)