Jelang Lebaran, Pemko Siantar Godok Agenda Takbir Keliling hingga MTQN

Ia juga meminta keterangan dari Polres Pematangsiantar terkait lajur-lajur yang teridentifikasi rawan kemacetan lalu lintas

Penulis: Alija Magribi | Editor: Eti Wahyuni
TRIBUN MEDAN/Alija Magribi
Sekda Kota Pematangsiantar, Junaedi A Sitanggang. 

TRIBUN-MEDAN.com, SIANTAR - Sepekan menjelang Idul Fitri 1447 Hijriyah, Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Pematangsiantar Junaedi Antonius Sitanggang memimpin Rapat Persiapan Kegiatan Malam Takbir Keliling, Sholat Idul Fitri, hingga pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Qur'an Nasional (MTQN) tingkat Kecamatan se-Kota Pematangsiantar.

Dalam rapat tersebut, Sekda Junaedi Sitanggang mengimbau masing-masing kecamatan agar memberdayakan para remaja masjid dan anak-anak dari wilayah masing-masing untuk menyemarakkan Takbir Keliling.

“Ini akan meningkatkan antusias masyarakat mengikuti Takbir Keliling. Titik kumpul di depan Balai Kota, tepatnya di halaman Parkir Pariwisata,” kata Junaedi.

Ia juga meminta keterangan dari Polres Pematangsiantar terkait lajur-lajur yang teridentifikasi rawan kemacetan lalu lintas. Sehingga dapat dibahas dan diantisipasi rute Takbir Keliling.

Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kabag Kesra) Setdako Irwansyah Saragih disarankan untuk mengundang organisasi kepemudaan Islam dan organisasi keagamaan Islam.

Baca juga: Sambil Teriak Takbir, Bupati Tapsel Letakkan Batu Pertama Huntap Korban Banjir Batangtoru

Terkait rute yang sudah disepakati, Junaedi meminta agar berkoordinasi dengan Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) untuk  dibuat infografis, sekaligus ajakan kepada masyarakat.

Junaedi ingin tahun ini Takbir Keliling tampil beda dan inovatif. Ia pun meminta personel Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol-PP) agar menjaga ketenteraman dan ketertiban umum (trantibum) di masing-masing titik yang telah ditentukan.

Lebih lanjut Junaedi meminta Bagian Kesra Setdako dan pihak kecamatan berkoordinasi dan terorganisir dengan pihak masjid, agar dapat bergabung ke Takbir Keliling Pemko Pematangsiantar supaya lebih semarak.

Terkait pelaksanaan Salat Idul Fitri (Ied), Junaedi juga meminta Bagian Kesra lebih ekstra menginventarisir titik dan lokasi masjid-masjid yang melaksanakannya.

Ia mengungkapkan, pihaknya terus berkolaborasi dan bersinergi dengan organisasi kepemudaan dan organisasi kemasyarakatan agar ikut menjaga ketertiban.

"Ikut menjaga umat Islam yang melaksanakan Salat Idul Fitri," tukasnya.

Wakapolres Pematangsiantar Kompol Budiono Saputro SH MH sangat mengapresiasi rapat tersebut. Ia mengatakan, pihaknya ingin masing-masing yang terlibat dapat memberikan paparan detail.

Terkait jalur, Budiono meminta agar saling berkoordinasi dengan Sat Lantas dan Dinas Perhubungan.

“Kami mendukung sepenuhnya, seluruh tugas dan tanggung jawab diberikan kepada kita,” katanya.

Sementara itu, Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) KH M Ali Lubis menyampaikan,  Pematangsiantar sebagai Kota Toleransi kelima se-Indonesia diharapkan dapat menjadi role model bagi kota lain dalam rangkaian pelaksanaan mulai Takbir Keliling, sholat Ied, hingga pelaksanaan MTQN.

Sumber: Tribun Medan
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved