Sumut Terkini

Pembangunan Tanggul Sungai dan Sabo Dam di Tapteng Mulai Dikerjakan Awal Maret 

Untuk itu, kata Bobby, Kondisi tersebut menyebabkan dasar sungai menjadi lebih tinggi dibandingkan sebelum bencana.

Penulis: Anisa Rahmadani | Editor: Ayu Prasandi
TRIBUN MEDAN/Anisa Rahmadani
Gubernur Sumut, Bobby Nasution meninjau kondisi rumah warga terdampak banjir di Kecamatan Sorkam, Kabupaten Tapanuli Tengah, Kamis (19/2/2026). Pembangunan tanggul dan Sabo Dam akan mulai dikerjakan awal Maret mendatang. 

TRIBUN-MEDAN.COM,MEDAN- Lurah Hutanabolon Kecamatan Tukka Kabupaten Tapteng Polma Pakpahan mengatakan, pembangunan tanggul sungai dan Sabo Dam bakal dilaksanakan awal Maret ini. 

Menurut Polma, tanggul sungai dan Sabo Dam ini dibangun di Kelurahan Hutanabolon Kecamatan Tukka Kabupaten Tapanuli Tengah.

Menurut Polma pembangunan tanggul ini dilakukan sebab tanggul sebelumnya, rusak akibat banjir bandang beberapa waktu lalu.

"Hasil Tinjauan Gubernur kemarin masalah teknis pembangunan tanggung sungai. Iya secepatnya awal bulan maret sudah dimulai pembangunan tanggul sungai," jelasnya, Minggu (22/2/2026).

Sebelumnya, Gubernur Sumut Bobby Nasution mengatakan, bendungan di Daerah Aliran Sungai (DAS) Tukka saat ini tertimbun material banjir bandang hingga mencapai kedalaman sekitar 250 centimeter. 

Untuk itu, kata Bobby, Kondisi tersebut menyebabkan dasar sungai menjadi lebih tinggi dibandingkan sebelum bencana.

Untuk itu Bobby Nasution menegaskan, pemerintah akan memfokuskan upaya pada pengendalian banjir, antara lain melalui pembangunan tanggul dan sabo dam (penahan material di bagian hulu) di wilayah hulu DAS Tukka.

Sementara itu, penanganan tanggap darurat bencana juga terus dilakukan di kawasan sungai yang melintasi wilayah Tapteng dan sekitarnya.

“Langkah ini (pembangunan sabo dam dan tanggul) agar aliran sungai tidak lagi membanjiri kawasan permukiman penduduk,” ucap Bobby dalam keterangan tertulis, Minggu (22/2/2026).

Terkait proses pembangunan, Bobby mengimbau Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tapteng untuk melakukan pendekatan dan sosialisasi kepada masyarakat yang memiliki lahan di kawasan DAS, mengingat pembangunan membutuhkan ketersediaan lahan.

“Ya kalau sosialisasinya itu kita minta Pak Camat yang tahu. Jadi sampaikan ke masyarakat, bahwa ini kan dalam rangka penanganan bencana,” jelasnya.

Wakil Bupati Tapteng Mahmud Efendi menyampaikan, Pemkab bersama jajaran telah menjalankan proses sosialisasi rencana pembangunan sabo dam dan tanggul, meski terhadap beberapa pemilik lahan masih berlangsung komunikasi untuk mencapai kesepakatan.

“Kita sudah jalankan, Pak (sosialisasi). Sebagian besar masyarakat dari hulu ke hilir sudah menerima sosialisasinya,” jelasnya. 

(Cr5/ tribun-medan.com)

Baca berita TRIBUN MEDAN lainnya di Google News

Ikuti juga informasi lainnya di FacebookInstagram dan Twitter dan WA Channel

Berita viral lainnya di Tribun Medan 

 

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved