Berita Internasional

Wanita Tewas Dicekik Suami 2 Bulan usai Menikah, Keluarga Korban Sebut Pelaku Sering Lakukan KDRT

Tragisnya, pasangan tersebut baru dua bulan resmi menikah dan tengah mempersiapkan pesta pernikahan yang rencananya digelar 2 bulan kemudian.

Tayang:
eva.vn
TEWAS DIHABISI SUAMI: Ilustrasi wanita tewas. Wanita yang baru menikah selama 2 bulan tewas dihabisi suaminya, Jumat (8/5/2026). 

Ibu korban, Surat, mengaku sangat terpukul atas kematian putrinya yang dianggap begitu tragis. Ia mengatakan dirinya sempat berdoa kepada roh leluhur penjaga desa agar pelaku segera ditangkap supaya tidak kembali melakukan tindakan serupa terhadap orang lain.

Menurut pengakuannya, hanya dua hari setelah berdoa, polisi berhasil menangkap tersangka di Bangkok.

Kepada wartawan, Surat mengaku ingin mengetahui alasan pelaku tega melakukan kekerasan hingga menyebabkan putrinya meninggal dunia.

Ia mengatakan selama ini pelaku dikenal sebagai sosok yang sangat pencemburu, namun pihak keluarga tidak pernah melihat keduanya bertengkar secara terbuka.

Karena itu, keluarga mengaku tidak mengetahui secara pasti permasalahan yang terjadi di antara pasangan tersebut hingga berakhir pada tragedi pembunuhan.

Pernyataan lain yang disampaikan keluarga korban adalah terkait klaim pelaku yang disebut-sebut membantu membangun rumah keluarga korban. Menurut ibu korban, hal itu tidak sepenuhnya benar.

Ia menjelaskan bahwa pelaku hanya menambah satu kamar untuk ditempati bersama korban. Kamar tambahan tersebut juga merupakan lokasi tempat korban ditemukan meninggal dunia.

Keluarga korban juga menilai pelaku selama ini hanya berpura-pura kaya dan memberikan janji-janji manis. Pelaku disebut sering mengaku akan membangun rumah dan memberikan kehidupan yang lebih baik bagi keluarga korban, namun kenyataannya tidak pernah terwujud.

Menurut keluarga, saat pindah ke rumah korban, pelaku hanya membawa sedikit barang elektronik dan perlengkapan rumah tangga. Bahkan, emas yang sebelumnya diberikan kepada korban disebut ternyata palsu.

Selain itu, keluarga juga mengungkap bahwa pelaku diduga diam-diam kerap melakukan kekerasan terhadap korban selama menjalani hubungan rumah tangga.

Keluarga menegaskan tidak akan memaafkan pelaku dan berharap proses hukum berjalan hingga tuntas agar tersangka mempertanggungjawabkan seluruh perbuatannya.

Di sisi lain, keluarga korban membantah rumor yang beredar mengenai dugaan perselingkuhan korban dengan pria lain. Rumor tersebut sebelumnya disebut-sebut menjadi pemicu kemarahan pelaku.

Namun pihak keluarga memastikan kabar itu tidak benar.

Menurut mereka, korban lebih sering berada di rumah dan bahkan tidak bisa mengemudikan mobil seperti yang dituduhkan dalam isu yang beredar.

Keluarga pun meminta masyarakat untuk berhenti menyebarkan informasi yang dianggap mencemarkan nama baik korban.

Mereka menilai korban tidak lagi bisa membela dirinya sendiri karena telah meninggal dunia.

(cr31/tribun-medan.com)

Baca berita TRIBUN MEDAN lainnya di Google News

Ikuti juga informasi lainnya di FacebookInstagram dan Twitter dan WA Channel

Berita viral lainnya di Tribun Medan 

 

Sumber: Tribun Medan
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved