Berita Internasional

Demi Kawin Lari dengan Kekasih, Wanita ini Tega Bunuh Kedua Anaknya saat Sang Suami Pergi Bekerja

Seorang wanita dilaporkan tega membunuh kedua anaknya demi kawin lari dengan selingkuhannya.

Tayang: | Diperbarui:
TribunWow.com
ANAK DIBUNUH - Ilustrasi pembunuhan. Sheetal (25) wanita asal Raigad, Maharashtra, diduga membunuh kedua anaknya karena merasa mereka menghalangi rencananya untuk kawin lari dengan kekasihnya, Jadhav 

TRIBUN-MEDAN.com - Seorang wanita dilaporkan tega membunuh kedua anaknya demi kawin lari dengan selingkuhannya.

Ia mengaku kepada polisi bahwa ia merasa anak-anaknya menghalangi rencananya untuk kawin lari.

Sedangkan ia sudah lama menginginkan pernikahan tersebut dengan selingkuhannya, yang telah menjalin hubungan dengannya sebelum pernikahan resminya.

Dilansir dari India Today, Rabu (6/5/2026) kejadian ini diketahui terjadi di Raigad, Maharashtra,

Wanita yang diidentifikasi sebagai Sheetal (25) menikah dengan pria bernama Sadanand.

Dari pernikahan tersebut, keduanya dikaruniai dua orang anak yang berusia lima tahun dan tiga tahun.

Dugaan pembunuhan terhadap anak-anak tersebut terjadi pada saat ayah mereka sedang bekerja.

Sesampainya di rumah, Sadanand menemukan kedua anaknya dalam kondisi tidak sadar.

Anak-anak tersebut dilarikan ke rumah sakit terdekat, tetapi dokter menyatakan mereka telah meninggal saat tiba di rumah sakit.

Kasus ini pun akhirnya dilaporkan ke pihak kepolisian, berharap tersangka yang membunuh kedua anaknya segera ditemukan.

Pihak kepolisian turun tangan dan berbicara dengan para dokter.

Menurut polisi, saat mereka mencatat pernyataan Sadanand, dia mengatakan bahwa dia pergi bekerja dan ke pasar mingguan sekitar pukul 16.30 pada hari kejadian.

Dia kembali dengan membawa permen dan sandal untuk kedua anaknya.

Ketika Sadanand pulang, Sheetal sedang berada di halaman menyelesaikan pekerjaan rumah tangga.

Saat Sadanand menanyakan tentang anak-anak, Sheetal mengatakan bahwa mereka sedang tidur di dalam rumah.

Sheetal mengatakan kepada polisi bahwa anak-anak telah tidur sejak pukul 6 sore dan setelah suaminya pergi, tidak ada orang lain yang masuk ke dalam rumah maupun anak-anak yang keluar.

Hal ini menimbulkan kecurigaan dan polisi mengirim jenazah anak-anak tersebut untuk autopsi.

Polisi mengatakan mereka telah menginterogasi Sadanand dan Sheetal selama beberapa hari tetapi tidak menemukan tindak kejahatan dalam kematian anak-anak tersebut.

Pasangan itu kemudian ditanya tentang pernikahan mereka dan detail pribadi lainnya.

Polisi memeriksa ponsel Sheetal dan menemukan pesan serta panggilan yang dilakukan kepada seseorang bernama Jadhav.

Setelah diinterogasi berulang kali, Sheetal akhirnya mengaku membunuh kedua anaknya.

Dia mengatakan kepada polisi bahwa dia mencekik mereka hingga tewas.

Ia juga menggunakan handuk miliknya untuk menutupi mulut dan hidung kedua korban.

Lebih lanjut, Sheetal mengungkapkan bahwa dia telah menjalin hubungan dengan Jadhav sebelum pernikahannya dengan Sadanand.

Namun hubungan asmara mereka tidak berhenti bahkan setelah pernikahan resminya dengan Sadanand.

Keduanya sepakat tetap melanjutkan hubungan asmara mereka dan sering mengatur jadwal pertemuan mereka.

Setelah bertahun-tahun menjalani hubungan gelap, keduanya pun mengatur rencana untuk kawin lari.

Sheetal pun mulai merasa anak-anaknya menjadi penghalang dalam rencananya untuk kawin lari dengan Jadhav.

"Dia juga mengungkapkan bahwa dia tidak mengizinkan Sainath Jadhav untuk menikah lagi bahkan setelah pernikahannya, karena dia ingin kawin lari dengannya," kata polisi.

"Setelah mengatur rencana untuk kawin lari, dia mencari cara untuk menyingkirkan anak-anaknya."

"Lalu pada saat memiliki kesempatan, ia membunuh anak-anaknya saat suaminya pergi ke pasar," tambahnya.

(cr19/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved