Berita Internasional

Suami Cemburu Buta, Botaki Rambut Istrinya dan Paksa Akui Perselingkuhan karena Sebuah Pesan

Sebuah peristiwa kekerasan dalam rumah tangga yang menghebohkan publik terjadi di Provinsi Hebei, China.

|
SANOOK
SUAMI KDRT - Suami lakukan KDRT terhadap istrinya, rambut dicukur habis dan paksa ngaku selingkuh. 

TRIBUN-MEDAN.com - Sebuah peristiwa kekerasan dalam rumah tangga yang menghebohkan publik terjadi di Provinsi Hebei, China.

Seorang wanita menjadi korban tindakan brutal suaminya yang dibalut kecemburuan berlebihan.

Ia dipaksa mencukur habis rambutnya hingga botak dan merekam video pengakuan perselingkuhan, yang kemudian disebarluaskan ke media sosial.

Dikutip dari Sanook.com Selasa (28/4/2026), kejadian bermula dari kecurigaan sang suami terhadap istrinya. Ia dikenal sebagai pribadi yang sangat pencemburu dan sensitif terhadap interaksi istrinya dengan pria lain.

Pada hari kejadian, korban hanya berkomunikasi melalui pesan singkat dengan seorang klien pria terkait urusan pekerjaan. Namun, situasi berubah ketika sang suami berniat memeriksa ponsel istrinya.

Mengetahui hal tersebut, korban menutup percakapan dengan kliennya dengan kalimat, “Suami saya mau cek ponsel, tidak perlu kirim pesan lagi.”

Kalimat singkat ini justru memicu kesalahpahaman besar. Sang suami langsung kehilangan kendali dan meyakini bahwa istrinya tengah menyembunyikan hubungan terlarang.

Dalam kondisi emosi yang tidak terkendali, pelaku kemudian menggunakan kekerasan terhadap korban. Ia memaksa istrinya merekam video berisi pengakuan bahwa dirinya telah berselingkuh.

Tidak hanya itu, sebagai bentuk hukuman, ia juga mencukur habis rambut korban hingga botak. Tindakan tersebut dilakukan untuk mempermalukan korban atas dugaan ketidaksetiaan yang sebenarnya tidak pernah terjadi.

Video dan foto korban dalam kondisi kepala botak kemudian diunggah oleh pelaku ke dalam grup WeChat, dengan tujuan mempermalukan korban di hadapan orang-orang yang mereka kenal.

“Nama saya… Hari ini suami saya menangkap saya berselingkuh dengan… Perselingkuhan ini adalah kesalahan saya sendiri,” ucap korban dalam video tersebut.

Konten tersebut dengan cepat menyebar di dunia maya dan menuai kecaman dari publik.

Sekitar pukul 02.00 dini hari, aparat kepolisian mendatangi kediaman pasangan tersebut setelah menerima laporan terkait insiden tersebut.

Namun, di hadapan petugas, pelaku justru mengakui perbuatannya tanpa penyesalan. Ia bahkan tetap melontarkan tuduhan perselingkuhan kepada istrinya sambil memakinya di depan aparat.

Dalam keterangan yang diberikan kemudian, korban membantah seluruh tuduhan tersebut. Ia menegaskan bahwa dirinya tidak pernah berselingkuh dan seluruh pengakuan dalam video dilakukan di bawah tekanan serta rasa takut.

Sumber: Tribun Medan
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved