Berita Internasional

Mantan Istri Suaminya Datang Membawa Anggur, Wanita Ini Putuskan Bercerai setelah 2 Hari Menikah

Seorang wanita memutuskan bercerai dengan suaminya hanya dua hari setelah menikah.

TRIBUN MEDAN/ISTIMEWA
PERCERAIAN: Ilustrasi perceraian. Wanita pilih bercerai dengan suaminya setelah menerima anggur dari mantan istri sang suami. 

TRIBUN-MEDAN.com - Seorang wanita memutuskan bercerai dengan suaminya hanya dua hari setelah menikah.

Perceraian antara wanita dan suaminya itu bermula saat ia menerima sebuah kiriman sederhana berupa setandan anggur ungu dari mantan istri sang suami.

Dikutip dari Eva.vn, Sabtu (17/1/2026), wanita tersebut mengaku telah lama memimpikan sebuah keluarga yang utuh sejak usia 20 tahun.

Dalam bayangannya, keluarga itu terdiri dari seorang suami yang penuh kasih, makan malam bersama, dan hari-hari yang tenang.

Mimpi itu ia bawa sepanjang masa mudanya, hingga akhirnya terwujud ketika ia menikah pada usia 26 tahun. Saat mengenakan gaun pengantin, ia merasa yakin bahwa dirinya telah mencapai kebahagiaan yang selama ini diimpikannya.

Ia pertama kali bertemu suaminya dalam sebuah pertemuan bersama teman-teman. Pria tersebut delapan tahun lebih tua darinya, berkepribadian tenang, dewasa, dan berpengalaman. Sosok itu membuatnya merasa lebih aman dan terlindungi dibandingkan pria-pria seusianya.

Meski ia memiliki banyak pilihan, ia merasa pria itu memiliki daya tarik yang berbeda. Ia bahkan menjadi pihak yang lebih dulu mendekati dan mengejar hubungan tersebut.

Ketika teman-temannya mengetahui hubungan itu, sebagian dari mereka menunjukkan kekhawatiran. Beberapa orang mengingatkannya bahwa pria yang telah bercerai memiliki latar belakang yang tidak sederhana.

Namun perempuan itu menolak kekhawatiran tersebut dan meyakini bahwa masa lalu tidak lagi penting selama pria itu memilih dirinya di masa kini.

Penolakan juga datang dari orang tuanya. Sang ayah secara tegas mengingatkan agar ia tidak mempertaruhkan seluruh hidupnya hanya karena kata-kata manis.

Namun perempuan itu menganggap orang tuanya tidak memahami perasaannya dan hanya melihat usia serta masa lalu calon suaminya. Ia mengabaikan semua nasihat dan yakin bahwa keberaniannya memilih pria tersebut adalah bentuk perjuangan demi cinta.

Sang pria pernah bercerita tentang pernikahan sebelumnya. Ia menyebut mantan istrinya sebagai rekan kerja yang cakap namun terlalu fokus pada karier.

Ia mengatakan membutuhkan seorang perempuan yang bisa mengutamakan keluarga dan menempatkan suami di atas pekerjaan. Ucapan itu membuat perempuan tersebut merasa dipilih dan dibutuhkan.

Karena rasa penasaran, perempuan itu sempat diam-diam melihat mantan istri suaminya dari kejauhan. Ia melihat seorang perempuan yang cantik, percaya diri, dan memiliki aura yang sangat berbeda darinya. Meski sempat merasa minder, ia meyakinkan dirinya bahwa yang bersama pria itu sekarang adalah dirinya dan bukan perempuan tersebut.

Hubungan mereka berlangsung selama enam bulan sebelum akhirnya memutuskan untuk menikah. Pernikahan itu digelar secara mewah di sebuah hotel bintang lima.

Sumber: Tribun Medan
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved