Berita Internasional

Viral Wanita Diceraikan Suami setelah Alami Keguguran, Dua Bulan Kemudian Fakta Sebenarnya Terungkap

Viral kisah pilu seorang wanita diceraikan suaminya setelah dinyatakan kehilangan bayi dalam kandungannya.

TRIBUN MEDAN/ISTIMEWA
PERCERAIAN: Ilustrasi keguguran. Seorang wanita dinyatakan mengalami keguguran setelah terjatuh di tangga, dua bulan kemudian fakta soal bayinya terungkap, Selasa (23/12/2025). 

TRIBUN-MEDAN.com – Viral kisah pilu seorang wanita diceraikan suaminya setelah dinyatakan kehilangan bayi dalam kandungannya.

Dikutip dari Eva.vn, Selasa (23/12/2025), wanita tersebut bernama Liu Fang.

Ia menikah dengan suaminya melalui perjodohan yang berlangsung singkat. Dalam kehidupan rumah tangga, sang suami dikenal bersikap dingin dan kurang menunjukkan perhatian.

Meski demikian, Liu Fang menyimpan harapan bahwa kehadiran seorang anak akan mengubah sikap suaminya dan memperbaiki hubungan mereka.

Harapan tersebut sempat terlihat nyata ketika Liu Fang menjalani pemeriksaan kehamilan pada suatu hari. Di luar kebiasaan, suaminya menunjukkan perhatian penuh, mendampingi dan merawatnya dengan sikap lembut sejak awal hingga akhir pemeriksaan.

Hasil medis menyatakan janin dalam kondisi sehat. Dokter pun mengucapkan selamat. Liu Fang menangis bahagia, dan untuk pertama kalinya ia melihat suaminya menunjukkan ekspresi haru.

Malam itu, sang suami bahkan membantu mengoleskan minyak perawatan pada perut Liu Fang, sesuatu yang sebelumnya tidak pernah ia lakukan.

Namun kebahagiaan tersebut tidak berlangsung lama. Tak lama kemudian, suami Liu Fang mengungkapkan kabar mengejutkan bahwa ibunya menderita kanker stadium lanjut dan diperkirakan tidak akan bertahan hingga cucunya lahir.

Dengan alasan agar sang ibu sempat melihat cucu sebelum meninggal dunia, ia meminta Liu Fang mengakhiri kehamilan lebih awal melalui pembiusan dan operasi caesar. Ia meyakinkan bahwa prosedur tersebut aman.

Permintaan tersebut langsung ditolak Liu Fang. Ia menegaskan bahwa dirinya tidak keberatan jika suaminya harus menjual rumah demi pengobatan ibunya, namun menolak keras segala tindakan yang membahayakan anak dalam kandungannya.

Beberapa hari setelah penolakan itu, Liu Fang terbangun di tengah malam karena haus. Ia tidak menemukan suaminya di kamar, sehingga turun sendiri untuk mengambil air. Saat berada di tangga, Liu Fang tiba-tiba terpeleset, jatuh dari ketinggian, dan kehilangan kesadaran.

Ketika sadar di rumah sakit, Liu Fang diberitahu oleh suaminya bahwa janin dalam kandungannya tidak dapat diselamatkan. Ibu mertuanya justru menyalahkan Liu Fang dan menyebutnya sebagai perempuan yang tidak berguna.

Lebih menyakitkan lagi, dokter menyampaikan bahwa cedera akibat jatuh tersebut telah merusak rahimnya dan menyebabkan ia kehilangan kemampuan untuk hamil kembali.

Setelah keluar dari rumah sakit, suami Liu Fang langsung mengajukan gugatan cerai. Alasan yang disampaikan adalah ketidakmampuan Liu Fang untuk melahirkan anak lagi, serta ketidaksabaran ibunya menunggu keturunan. Dalam kondisi terpuruk dan tanpa pilihan lain, Liu Fang akhirnya menandatangani surat cerai.

Pasca perceraian, Liu Fang mengalami depresi berat selama berminggu-minggu. Hingga suatu hari, seorang temannya yang bekerja sebagai asisten rumah tangga mengirimkan sebuah video bayi dan mengatakan bahwa bayi tersebut sangat mirip dengan Liu Fang.

Sumber: Tribun Medan
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved