Deli Serdang Terkini

Kadus Patumbak Sebut Didatangi Oknum Ngaku Polisi Geledah Rumah Warga, Perhiasan Rp 95 Juta Hilang

Kepala Dusun I, Desa Patumbak I menceritakan dirinya didatangi sejumlah orang mengaku polisi untuk menggeledah rumah warga.

Tayang:
Penulis: Fredy Santoso | Editor: Randy P.F Hutagaol
TRIBUN MEDAN/Fredy Santoso
GELEDAH RUMAH - Supriaman (56) Kepala Dusun I, Desa Patumbak I, Kecamatan Patumbak, menceritakan dirinya didatangi sejumlah orang mengaku Polisi untuk menggeledah rumah warga, Senin (11/5/2026). Usai penggeledahan, pemilik mengaku kehilangan perhiasan emas senilai Rp 95 Juta. 

Sebab, usai penggeledahan yang dilakukan sekitar 6 orang mengaku dari tim Direktorat Reserse Siber Polda Sumut perhiasannya senilai Rp 95 Juta hilang.

Akibat kehilangan ini, KDR melapor ke Polsek Patumbak dengan bukti laporan: LP/B/215/V/2026/SPKT POLSEK PATUMBAK, tanggal 7 Mei 2026.

Ahing, saksi di lokasi mengatakan peristiwa penggeledahan berlangsung pada Senin 13 April lalu, sekira pukul 10:00 WIB.

Saat itu, ia baru sampai ke bengkel sepeda motor bernama No Limit Racing Team, melihat ada sekitar enam orang mengendarai mobil datang.

Mereka datang bersama Kepala Dusun, dan mengatakan akan melakukan penggeledahan di rumah toko (Ruko) bertingkat tersebut.

Sejumlah orang yang mengaku personel Direktorat Reserse Siber Polda Sumut mengatakan penggeledahan terkait aktivitas judi online (Judol) dan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU).

"Saya baru datang, ada ramai-ramai, saya tanya ke Admin ngaku dari Polda. Saya tengok sudah di atas semua, itu saya lihat anggota sudah diatas, saya menunggu dibawah,"kata Ahing, Senin (11/5/2026).

Setelah menunjukkan selembar kertas secara kilat, tanpa sempat dibaca, sejumlah pria ngaku Polisi naik ke atas gedung melakukan penggeledahan.

Selesai di lantai atas, mereka turun kebawah untuk menggeledah juga, lalu langsung pergi.

"Setelah melakukan penggeledahan Setelah itu, kira-kira beberapa menit mereka turun, langsung pergi. Mereka mengaku dari Polda Sumut dari Siber."

Ahing mengatakan, kedatangan sejumlah pria untuk mencari SRT, suami dari KDR.

Sehari setelah penggeledahan, KDR baru sadar dirinya kehilangan perhiasan emas yang jika dirupiahkan mencapai Rp 95 juta.

"Mereka ngomong di awal. Yang kalian pencucian uang lah, judol,"ungkapnya.

Mengenai kasus ini, Kapolsek Patumbak Kompol Daulat Simamora mengatakan pihaknya telah menerima laporan KDR.

Ia menyebut anggotanya sudah melakukan olah tempat kejadian perkara.

Namun ia belum memaparkan apakah yang menggeledah merupakan personel atau hanya mengaku-ngaku saja.

"Anggota sudah olah TKP. Masih berproses,"kata Kapolsek Patumbak Kompol Daulat Simamora.

(Cr25/Tribun-medan.com)

Baca berita TRIBUN MEDAN lainnya di Google News

Ikuti juga informasi lainnya di FacebookInstagram dan Twitter dan WA Channel

Berita viral lainnya di Tribun Medan

Sumber: Tribun Medan
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved