Galau, Petugas Kebersihan dan Sopir Sekretariat DPRD Deliserdang Belum Gajian

Padahal, mereka sangat mengharapkan agar gaji bisa dicairkan dalam waktu dekat. Hal ini lantaran mendekati waktu Lebaran.

Penulis: Indra Gunawan | Editor: Eti Wahyuni
TRIBUN MEDAN/Indra Gunawan
BELUM GAJIAN : Kantor DPRD Deli Serdang di Jln Negara Lubuk Pakam. Saat ini petugas kebersihan dan driver di kantor DPRD Deli Serdang galau karena dekat lebaran tapi belum menerima gaji keseluruhan. 

TRIBUN-MEDAN.com, LUBUK PAKAM - Tenaga kebersihan serta driver (sopir) di Sekretariat DPRD Deliserdang galau karena belum menerima gaji secara keseluruhan.

Padahal, mereka sangat mengharapkan agar gaji bisa dicairkan dalam waktu dekat. Hal ini lantaran mendekati waktu Lebaran.

Saat diwawancarai awak media, beragam hal mereka sampaikan. Karena tidak berani menyampaikan keluhan secara langsung pada atasan, mereka pun mengharapkan perhatian dari awak media. Mereka sangat berharap agar sebelum Lebaran, gaji mereka bisa dibayarkan.

"Kemarin kami gajian tapi baru satu bulan. Hanya yang Januari dibayarkan kalau Februari belum. Kami pikir dibayar 2 bulan tapi rupanya sebulan doang. Ya pening Bang, nggak ada persiapan apa-apa kami mau Lebaran ini karena tinggal beberapa hari lagi," ujar salah satu petugas kebersihan yang tidak mau namanya dituliskan, Rabu (11/3/2026).

Informasi yang dihimpun, untuk petugas kebersihan di Sekretariat DPRD totalnya ada sebanyak 18 orang. Dari pengakuan beberapa petugas kebersihan, untuk tahun ini mereka mendapat kenaikan gaji. Dari yang tahun lalu besarannya hanya 2.750.000 per bulan dan untuk tahun ini naik menjadi 2.935.000.

Baca juga: Nasib THR PPPK PW Pemko Medan Menggantung, Pegawai Keluhkan Ketimpangan dengan Tenaga Outsourcing

"Kalau gaji alhamdulillah naik tapi yang satu bulan lagi ya memang sudah ditunggu-tunggu kalilah. Abanglah bilangkan tolong sama bos-bos itu. Kalau kami ya nggak berani. Kalau bisa jangan sampai lewat Lebaran lah, Bang," kata petugas kebersihan lainnya.

Lain petugas kebersihan lain pula keluhan driver. Total mereka ada 8 orang.

"Kami sebulan aja belum ada terima. Ya pening kalilah Bang namanya belum ada gajian-gajian dari kemarin itu. Mau Lebaran gini apa pun nggak ada malah mau cari utangan siapa yang mau ngasih orang lain pun butuh juga sekarang ini," kata salah satu driver.

Kabag Keuangan Sekretatiat DPRD Deliserdang, Mahmudin Siregar membenarkan saat ini petugas kebersihan dan driver belum menerima gaji keseluruhan. Diakui untuk petugas kebersihan baru sebulan dibayarkan sementara untuk driver belum ada sama sekali. Diakui semua ini bisa terjadi karena ada kendala penerbitan SK kerja.

"Kalau kami, kalau nggak ada SK apa dasar kami. Sekarang petugas kebersihan sudah keluar SK-nya dan kalau driver kemarin karena ada satu orang yang terlambat (penerbitan SK). Intinya kami kalau sudah keluar SK dan ada semua keterangan absen ya baru dibayarkan," kata Mahyudin.

Untuk PPPK Paruh Waktu, diakui gaji semuanya sudah dibayarkan termasuk tenaga keamanan. Untuk tenaga kebersihan baru sebulan dibayarkan karena ada kekurangan uang yang sempat diambil pada awal. Karena itu kini mereka kembali mengajukan permintaan ke Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD).

"Kita juga kan ada batasan (jumlah kalau mau ambil uang ke BKAD). Tapi kalau uang habis ya kita ambil ke BKAD lagi. Nggak bisa sekalian karena nggak cukup. Intinya kita sudah usulkan penambahan uang dan biasanya dua hari keluar lah itu. Hari ini rencana mau kita usulkan dan sebelum Lebaran bisa diterima merekalah," sebut Mahmudin.

 

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved