PBVSI Targetkan 33 Daerah Ikut Ambil Bagian, Cabor Bola Voli Dipertandingkan di Porprov Sumut 2026

Cabang olahraga (cabor) bola voli resmi masuk dalam daftar pertandingan pada ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sumut 2026.

TRIBUN MEDAN/Aprianto Tambunan
KEJUARAAN VOLI - Pertandingan TVRI vs Gaperta menjadi laga pembuka Kejuaraan Bola Voli Antarklub PBVSI Kota Medan di Urban Community Park Kebun Bunga, Rabu (30/1/2025). PBVSI Sumut berharap 33 Kabupaten/Kota ikut serta pada Porprov Sumut tahun 2026 mendatang. 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Cabang olahraga (cabor) bola voli resmi masuk dalam daftar pertandingan pada ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sumatera Utara (Sumut) 2026 yang dijadwalkan berlangsung pada November mendatang. Kepastian ini menjadi angin segar bagi perkembangan bola voli di daerah, sekaligus membuka peluang besar bagi munculnya atlet-atlet potensial dari seluruh kabupaten dan kota.

Ketua Umum PBVSI Sumut, Wiko Lovino Siregar, mengungkapkan bahwa kelolosan bola voli sebagai cabor yang dipertandingkan tidak terlepas dari terpenuhinya syarat yang ditetapkan oleh KONI Sumut. Salah satu syarat utama tersebut adalah setiap cabang olahraga harus memiliki kepengurusan aktif minimal di 17 kabupaten dan kota.

“PBVSI Sumatera Utara saat ini sudah memiliki kepengurusan lengkap di 33 kabupaten dan kota, seluruhnya dilengkapi dengan SK dan rekomendasi dari KONI setempat. Artinya, untuk persyaratan tersebut kita sudah sangat siap dan tidak ada kendala,” kata Wiko kepada Tribun Medan, Selasa (17/3).

Dari sisi teknis pelaksanaan, Wiko memastikan PBVSI Sumut memiliki kapasitas dan pengalaman yang memadai untuk menyukseskan pertandingan. Ia menyebutkan, pihaknya akan menugaskan technical delegate guna memastikan seluruh pertandingan berjalan sesuai standar yang ditetapkan oleh PBVSI Pusat maupun federasi internasional.

“Kita sudah sangat berpengalaman dalam menggelar event besar, termasuk Proliga. Bahkan saat itu hampir 80 persen perangkat pertandingan berasal dari pengurus PBVSI Sumut. Ini menunjukkan bahwa kita memiliki sumber daya manusia yang mumpuni, sehingga pelaksanaan pertandingan di Porprov nanti diyakini akan berlangsung profesional dan berkelas,” katanya.

Lebih lanjut, ia berharap seluruh kabupaten/kota di Sumut dapat berpartisipasi dalam ajang empat tahunan tersebut. Menurutnya, dukungan dari KONI daerah sangat menentukan, terutama dalam hal pembiayaan keberangkatan tim.

“Kami berharap seluruh daerah bisa ikut ambil bagian. Namun tentu harus ada koordinasi dengan KONI masing-masing karena pembiayaan tim bergantung pada anggaran daerah. Bola voli adalah salah satu cabor yang sangat diminati masyarakat, sehingga kehadirannya di Porprov selalu menjadi daya tarik tersendiri,” ucapnya.

Pada pelaksanaan Porprov 2022 lalu, jumlah peserta masih terbatas, yakni hanya delapan tim, karena bertepatan dengan agenda Kejuaraan Wilayah (Kejurwil). Untuk Porprov 2026, PBVSI Sumut menargetkan partisipasi penuh dari 33 kabupaten/kota dengan kategori putra dan putri. “Jika seluruh daerah ikut serta, maka potensi peserta bisa mencapai 66 tim. Ini tentu akan membuat kompetisi semakin kompetitif dan semarak,” tambahnya.

Wiko juga menyampaikan apresiasi kepada KONI Sumut atas kepercayaan yang diberikan kepada PBVSI Sumut untuk kembali menggelar cabor bola voli di Porprov 2026.  Ia menegaskan, selain menyukseskan penyelenggaraan event, pihaknya juga menjadikan Porprov sebagai ajang strategis untuk penjaringan atlet atau talent scouting.

“Saat ini kita sudah memiliki sekitar 24 atlet putra dan putri hasil pemantauan internal. Namun Porprov menjadi kesempatan untuk menemukan talenta-talenta baru yang mungkin belum terpantau sebelumnya. Atlet yang tampil menonjol nantinya akan kita panggil untuk proses seleksi lanjutan sebagai bagian dari persiapan menghadapi Kejurwil 2027,” jelasnya. 

Baca juga: Family United Juara Ramadhan Cup 2026

Gunakan GOR Voli Indoor

WIKO mengatakan, Porprov Sumut 2026 direncanakan akan menjadi ajang perdana penggunaan GOR Voli Indoor di kawasan Sumut Sport Center yang telah berstandar internasional. Kehadiran fasilitas tersebut diyakini akan meningkatkan kualitas pertandingan sekaligus memberikan pengalaman berbeda bagi atlet maupun penonton.

“Untuk pertama kalinya kabupaten dan kota bisa merasakan bermain di GOR voli indoor berstandar internasional. Kita bahkan berencana menggunakan seluruh lapangan yang tersedia, yakni dua lapangan utama dan dua lapangan latihan, mengingat potensi jumlah peserta yang cukup besar,” katanya.

Dengan berbagai persiapan yang telah dilakukan, PBVSI Sumut optimistis pelaksanaan cabor bola voli di Porprov 2026 tidak hanya sukses dari sisi penyelenggaraan, tetapi juga mampu melahirkan atlet-atlet unggulan yang dapat mengharumkan nama Sumatera Utara di tingkat nasional.

Ia pun mengimbau seluruh daerah untuk serius mempersiapkan tim serta menjalin koordinasi dengan pemerintah setempat demi menyukseskan ajang tersebut. (cr29/Tribun-Medan.com)

 

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved