Korban Hanya Dorong Motor karena Kehabisan BBM, Remaja Tewas Kena Senapan Angin saat Tawuran

Aksi tawuran antar kelompok pemuda di kawasan Belawan kembali memakan korban jiwa.

TRIBUN MEDAN/HO
KORBAN TAWURAN - Momen jenazah Febri, korban tewas tawuran di Kelurahan Belawan Bahari, Kecamatan Medan Belawan dibawa ke rumah sakit, Minggu (15/2/2026). Polisi menyatakan masih menyelidiki kasus ini, dan mendalami apakah korban ikut tawuran, atau kena peluru nyasar. 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Aksi tawuran antar kelompok pemuda di kawasan Belawan kembali memakan korban jiwa. Peristiwa itu terjadi di Simpang Kolam, Kelurahan Belawan Bahagia, pada Minggu (15/2) malam sekitar pukul 20.30 WIB.

Korban diketahui bernama Kiki Ahmad Febri (21), warga Jalan Jaring Udang V, Lingkungan 29, Kelurahan Pekan Labuhan, Kecamatan Medan Labuhan. Ia tewas di tempat setelah terkena tembakan senapan angin dan sabetan senjata tajam saat sedang mendorong sepeda motor yang kehabisan bensin.

Berdasarkan informasi yang diperoleh, kejadian itu bermula saat korban bersama sejumlah temannya tengah dalam perjalanan menuju Belawan mengendarai beberapa unit sepeda motor. Namun, saat tiba di kawasan Simpang Kolam, sepeda motor korban tiba-tiba kehabisan bahan bakar. 

Tanpa curiga dengan situasi sekitar, korban pun turun dan mulai mendorong kendaraannya.

Baru beberapa meter korban mendorong motornya, tiba-tiba dari arah Simpang Kolam datang sekelompok pemuda yang sedang kejar-kejaran dalam aksi tawuran. 

Korban yang tidak mengetahui situasi tersebut tetap berjalan biasa sambil mendorong sepeda motornya.

Namun, rombongan pemuda yang sedang terlibat bentrok itu justru melihat korban sebagai sasaran. Tanpa ampun, korban dikeroyok menggunakan senjata tajam dan tembakan senapan angin. Akibatnya korban terkapar tak sadarkan diri. Tak hanya itu, sepeda motor korban diduga ikut dibawa kabur oleh kelompok pelaku tawuran dari kawasan Kampung Kolam.

Baca juga: Polda Sumut Ungkap Peredaran Dua Kilogram Sabu, Modus Kirim Kue Bika Ambon

Sebagian teman korban segera membawa korban ke Rumah Sakit Pelabuhan (PHC) Belawan, sementara lainnya berusaha meminta bantuan di tengah situasi yang masih kacau karena pecah tawuran susulan.

Petugas kepolisian dari Polsek Belawan dan Polres Pelabuhan Belawan yang dibantu personel TNI segera didatangkan ke lokasi dan berhasil mengamankan situasi.

Sayangnya, nyawa korban tak tertolong. Saat tiba di rumah sakit, korban sudah dinyatakan meninggal dunia akibat luka parah yang dideritanya.

Kapolsek Belawan, AKP Ponijo, saat dikonfirmasi membenarkan terjadinya peristiwa tragis tersebut. "Iya benar, telah terjadi tawuran yang mengakibatkan satu orang meninggal dunia. Saat ini kami masih melakukan penyelidikan dan memburu para pelaku yang menyebabkan korban tewas," ucap AKP Ponijo, Selasa (17/2). (cr9/Tribun-Medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved