Wakil Wali Kota Medan Temukan Bangunan Berdiri di Badan Sungai Sebabkan Banjir
Wakil Wali Kota Medan, Zakiyuddin Harahap menyusuri sungai untuk mengintensifkan aksi kerja bakti pembersihan sungai.
Penulis: Dedy Kurniawan | Editor: Truly Okto Hasudungan Purba
MEDAN, TRIBUN - Wakil Wali Kota Medan, Zakiyuddin Harahap menyusuri sungai untuk mengintensifkan aksi kerja bakti pembersihan sungai dan memperkuat pencegahan banjir di wilayah Medan.
Zakiyuddin mengatakan, bahwa kebersihan lingkungan, termasuk sungai, merupakan kewajiban bersama yang harus dilakukan secara rutin dan berkelanjutan.
"Ini juga arahan langsung Pak Presiden ke kepala daerah dan TNI-Polri. Bersih itu sudah kewajiban. Maka kegiatan bersih-bersih, termasuk di sungai, terus dirutinkan,” ujar Zakiyuddin usai mengikuti kegiatan bersih sungai di Kota Medan, Kamis (5/2).
Ia menyampaikan, kegiatan kebersihan lingkungan selama ini telah dilaksanakan di seluruh kecamatan setiap minggunya. Namun, aksi bersih sungai yang melibatkan lintas Organisasi Perangkat Daerah (OPD) kali ini diharapkan menjadi pemicu meningkatnya kedisiplinan, khususnya di kalangan Aparatur Sipil Negara (ASN). "Langkah ini juga untuk memperkuat budaya bersih-bersih, termasuk di lingkungan ASN dan perkantoran,” katanya.
Zakiyuddin menegaskan, Pemkot Medan akan terus mengintensifkan aksi bersih-bersih lingkungan dan meminta seluruh jajaran, mulai dari tingkat kecamatan hingga kelurahan, meningkatkan koordinasi dengan pemangku kepentingan terkait.
Dalam peninjauan yang dimulai dari kawasan Avros, Zakiyuddin menyusuri langsung aliran Sungai Deli dan melihat kondisi sungai yang dinilainya membutuhkan penanganan serius agar tidak terus memicu banjir. “Sungai-sungai ini perlu dilakukan berbagai upaya. Kalau tidak, dampaknya akan terus dirasakan masyarakat saat hujan deras,” ujarnya.
Lebih lanjut, Zakiyuddin menyoroti maraknya bangunan rumah dan gedung yang berdiri di badan sungai. Menurutnya, kondisi tersebut menyebabkan penyempitan alur sungai dan menghambat aliran air. “Tadi kita menyusuri sungai, melihat banyak sampah berserakan. Saya juga menyaksikan sendiri banyak rumah atau gedung yang sudah berada di badan sungai. Ini jelas salah satu penyebab banjir karena sungai menjadi mengecil,” tegasnya.
Ia memastikan Pemkot Medan akan menyurati para pemilik rumah dan gedung agar tidak membuang sampah ke sungai serta tidak mendirikan bangunan di badan sungai. “Kalau sungai bersih dan fungsinya dikembalikan sebagaimana mestinya, maka risiko banjir bisa kita tekan. Ini bukan hanya tugas pemerintah, tapi tanggung jawab kita bersama,” pungkasnya.
Ia mengungkapkan, dari hasil penelusuran sepanjang sungai Deli dari taman Avros sampai titik di bawah jembatan jalan Raden Saleh, ditemukan banyak sampah yang dibuang ke aliran sungai serta banyak bangunan berdiri di badan sungai.
Baca juga: Migrasi Kabel Udara ke Mode Tanam di Medan, Warga Berharap Lebih Rapi
"Ini menjadi salah satu penyebab banjir karena sungai semakin menyempit dan dangkal. Sampah juga sangat banyak berserakan,” ujar Zakiyuddin Harahap didampingi Kepala BPBD kota Medan Yunita Sari, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Medan Melvi Marlabayana, Plt Kepala Dinas SDABMBK Gibson Panjaitan dan Plt Kabag Tapem Setda Kota Medan Rasyid Ridho Nasution.
Menurut Zakiyuddin, rumah-rumah yang berada di bantaran sungai berpotensi besar membuang sampah langsung ke sungai. Selain itu, keberadaan bangunan di badan sungai juga meningkatkan risiko banjir dan membahayakan keselamatan warga.
Dalam kesempatan tersebut, Zakiyuddin juga meminta Balai Wilayah Sungai Sumatera (BWSS) untuk segera melakukan normalisasi Sungai Deli. Ia menyebutkan, selama sekitar 20 tahun terakhir belum dilakukan normalisasi sehingga sungai semakin dangkal dan menyempit.
“Kita akan berjuang tahun ini agar normalisasi sungai, pendangkalan, dan pelebaran bisa dimulai. Kalau tidak, Medan akan terus menghadapi banjir seperti dua tahun terakhir,” jelas Zakiyuddin. (dyk/Tribun-Medan.com)
| Salat Id di Lapangan Merdeka, Ini Makna Lebaran Bagi Wakil Wali Kota Medan Zakiyuddin |
|
|---|
| Mahabudhi Dilantik, Zakiyuddin: Saya Sambut Organisasi Keagamaan Baru |
|
|---|
| Safari Ramadan Jadi Momentum Edukasi, Ingatkan Ancaman Narkoba dan Judol |
|
|---|
| Wali Kota Medan Tak Terlihat, Aspirasi Pedagang Babi Diterima Wakil: Sepakat Surat Edaran Direvisi |
|
|---|
| Jadwal Ramadhan Fair ke-XX Medan dan Harmoni Imlek 2026, Berikut Lokasinya |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/Bersihkan-Sungai-Wakil-Wali-Kota-Medan-Zakiyuddin.jpg)