PSMS Masih Inkonsisten, Bursa Transfer Masih Senyap Meski Sudah Datang Empat Pemain Baru

PSMS Medan masih terus berjuang menjaga asa di persaingan papan tengah kompetisi Pegadaian Championship musim 2025/2026.

TRIBUN MEDAN/HO
TERUS BERJUANG - Skuat PSMS Medan foto bersama sebelum laga menghadapi Persikad Depok di Stadion Pakansari, Bogor, Sabtu (3/1). Manajemen PSMS Medan masih terus berjuang menjaga asa di Pegadaian Championship musim 2025/2026 dengan bekerja senyap jelang bursa transfer mendatang. 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - PSMS Medan masih terus berjuang menjaga asa di persaingan papan tengah kompetisi Pegadaian Championship musim 2025/2026. Hingga paruh musim berjalan, performa tim berjuluk Ayam Kinantan tersebut dinilai belum sepenuhnya konsisten.

Berdasarkan klasemen sementara Grup 1, PSMS Medan saat ini menempati peringkat ketujuh dengan koleksi 17 poin dari 14 pertandingan. Dari jumlah laga tersebut, PSMS mencatatkan empat kemenangan, lima hasil imbang, dan lima kekalahan.

Hasil kurang maksimal kembali diraih PSMS pada laga teranyar. Tim asuhan Kas Hartadi harus menelan kekalahan tipis 0-1 saat bertandang ke markas Persikas Depok di Stadion Pakansari, Bogor, Sabtu (3/1). Kekalahan tersebut semakin menegaskan persoalan inkonsistensi yang masih membayangi performa PSMS sepanjang musim ini.

Situasi tersebut membuat sorotan tertuju pada proses evaluasi tim menjelang dibukanya bursa transfer paruh musim, yang dijadwalkan berlangsung mulai 10 Januari hingga 6 Februari 2026. Manajemen PSMS Medan dipastikan akan memanfaatkan momentum tersebut untuk memperkuat komposisi tim demi menjaga peluang bersaing di Grup 1.

Presiden Direktur PSMS Medan, Fendi Jonathan mengungkapkan, manajemen sebenarnya telah melakukan sejumlah langkah strategis terkait penguatan tim. Ia menyebutkan bahwa beberapa pemain baru bahkan sudah bergabung dengan skuad, meski pengumuman resmi masih akan disampaikan pada waktu yang tepat.

Fendi menjelaskan bahwa sejauh ini terdapat empat pemain yang telah merapat ke PSMS, terdiri dari tiga pemain asal Dewa United dan satu pemain dari Malut United. Namun, pihak manajemen memilih belum mengumumkannya secara terbuka demi menjaga stabilitas internal tim. “Sudah ada beberapa yang bergabung dengan tim, total ada empat pemain. Nanti akan kami umumkan secara resmi dari manajemen,” ujar Fendi kepada Tribun Medan, Minggu (4/1).

Menurut Fendi, sikap tertutup tersebut diambil demi menjaga kondusivitas ruang ganti, mengingat kompetisi masih berjalan dan PSMS masih memiliki sejumlah laga penting ke depan. Ia menilai, pengumuman transfer yang terlalu dini berpotensi mengganggu fokus pemain yang saat ini masih menjadi bagian dari tim.

Ia juga menegaskan bahwa hingga saat ini belum ada rencana rotasi pemain asing, mengingat bursa transfer belum resmi dibuka. Manajemen, kata dia, ingin memastikan kondisi tim tetap solid saat pertandingan masih berlangsung.

“Sejauh ini belum ada rotasi pemain asing. Bursa transfer juga belum dibuka. Kalau kita terlalu banyak bicara, takutnya malah mengganggu suasana tim karena pertandingan masih berjalan,” katanya.

Fendi menjelaskan bahwa apabila rencana pergantian pemain diumbar terlalu cepat, dikhawatirkan akan memengaruhi motivasi pemain yang merasa posisinya terancam. Kondisi tersebut berpotensi berdampak pada performa di lapangan, sehingga manajemen memilih bekerja secara senyap namun tetap aktif di balik layar.

“Jangan sampai kita bicara ini dan itu, lalu pemain jadi tidak fokus atau bermain setengah-setengah. Itu alasan kenapa manajemen memilih lebih banyak diam terkait bursa transfer,” tuturnya.

Ia juga menegaskan bahwa manajemen sama sekali tidak tinggal diam melihat posisi PSMS di klasemen. Sejak awal musim, pihaknya telah menyadari keterbatasan waktu persiapan yang hanya berlangsung sekitar satu bulan, dengan komposisi pemain yang belum sepenuhnya ideal. Kondisi tersebut menjadi salah satu alasan utama manajemen menyiapkan langkah agresif saat bursa transfer resmi dibuka.

“Bursa transfer tetap berjalan. Tapi kalau terlalu diumumkan, pemain yang merasa akan tergantikan bisa saja kehilangan motivasi, padahal kita masih punya pertandingan. Tidak ada klub yang mau terpuruk, pasti kami lakukan yang terbaik untuk tim,” ujarnya. 

Dukungan Suporter

FENDI menambahkan, meski sejumlah klub pesaing telah lebih dulu mengumumkan rekrutan anyar, PSMS memilih fokus bekerja tanpa banyak publikasi. Menurutnya, yang terpenting adalah memastikan setiap langkah yang diambil benar-benar berdampak positif bagi performa tim di sisa kompetisi.

Sumber: Tribun Medan
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved