Tarif Tol Pangkalan Brandan-Sinaksak Diskon Sambut Nataru, dari Rp 221.000 Jadi Rp 195.650

Dari Gerbang Tol Pangkalan Brandan menuju Gerbang Tol Sinaksak Kendaraan Golongan I dari Rp 221.000 menjadi Rp 195.650.

TRIBUN MEDAN/MUHAMMAD ANIL RASYID
GERBANG JALAN TOL - Suasana pintu masuk dan keluar Gerbang Tol Pangkalan Brandan, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara. H-2 menjelang Lebaran Idul Fitri 1446 Hijriah, volume lalu lintas (VLL) pengendara yang melakukan perjalanan mudik menggunakan Jalan Tol Binjai-Langsa terus meningkat. (TRIBUN MEDAN/MUHAMMAD ANIL RASYID) 

TRIBUN-MEDAN.com - Dalam rangka menyambut Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026, PT Hutama Marga Waskita (Hamawas) memberlakukan potongan tarif tol sebesar 20 persen di dua ruas tol jarak terjauh Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) yaitu asal tujuan Pangkalan Brandan-Sinaksak maupun arah sebaliknya.

Dari Gerbang Tol Pangkalan Brandan menuju Gerbang Tol Sinaksak Kendaraan Golongan I dari Rp 221.000 menjadi Rp 195.650.

Direktur Utama Hamawas, Dindin Solakhuddin mengatakan, potongan tarif tol ini diberlakukan pada tanggal 22 Desember 2025 pukul 00.00 WIB hingga 23 Desember 2025 pukul 24.00 WIB dan 31 Desember 2025 pukul 00.00 WIB.

Kebijakan ini diambil untuk mengoptimalkan kelancaran arus lalu lintas di momen libur Nataru. Seiring dengan upaya pemerintah dalam memberikan kemudahan serta meminimalisir biaya perjalanan masyarakat yang diumumkan oleh Wakil Menteri Pekerjaan Umum, Diana Kusumastuti melalui rapat kerja (Raker) bersama Komisi V DPR RI di Jakarta, pada Senin (8/12) lalu. 

Baca juga: Pembunuh Anak Kepling di Medan Sunggal Sempat Ngaku jadi Korban Penikaman ke Warga

“Atas persetujuan dari Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) potongan tarif tol 20 persen ini berlaku untuk seluruh golongan I hingga V perjalanan menerus, yaitu dari Gerbang Tol Pangkalan Brandan menuju Gerbang Tol Sinaksak maupun arah sebaliknya," ujar Dindin, Senin (15/12). 

Lanjut Dindin, diharapkan kebijakan ini mampu mengurai kepadatan lalulintas di masa puncak libur Nataru. Sehingga kendaraan yang melintas dapat terdistribusi dengan lebih merata dan mencegah kemacetan di titik-titik tertentu. 

"Bagi pengguna yang masuk dari Gerbang Tol Pangkalan Brandan keluar Gerbang Tol Sinaksak, maka tarif tol yang di diskon adalah tarif ruas Tol Kutepat, Ruas Tol Medan-Kualanamu-Tebing Tinggi (MKTT), Ruas Tol Belawan-Medan-Tanjung Morawa (Belmera) dan ruas Tol Medan-Binjai," kata Dindin. 

Baca juga: 267 Tenda untuk Warga Garoga Didirikan di Desa Batu Hula, Bahlil Akhirnya Tepati Janji

"Bagi pengguna yang masuk dari Gerbang Tol Sinaksak keluar Gerbang Tol Pangkalan Brandan, maka tarif tol yang di diskon adalah tarif ruas Tol Kutepat, ruas Tol MKTT dan ruas Tol Belmera," kata Dindin. 

Dindin mengatakan dengan adanya potongan tarif tol sebesar 20 persen, maka dapat mendorong peningkatan volume perjalanan wisata khususnya menuju kawasan Destinasi Pariwisata Super Prioritas (DPSP) Danau Toba pada periode libur panjang ini.

Sehingga juga berpotensi meningkatkan pertumbuhan ekonomi di wilayah sekitar. "Libur panjang akhir tahun ini banyak dimanfaatkan masyarakat untuk berwisata, hal tersebut dapat dilihat dari meningkatnya volume arus lalu lintas di ruas tol Kutepat dan ke berbagai destinasi wisata, termasuk kawasan Danau Toba, Sumatera Utara," kata Dindin. (cr23) 

Baca juga: Ternyata Ini yang Disampaikan Pria Paruh Baya di Langkat saat Adang dan Tunjuk Presiden Prabowo

MKTT Km 41+600 Kembali Normal Hari Ini

PT Jasamarga Kualanamu Tol (JKT), selaku Badan Usaha Jalan Tol Ruas Tol Medan–Kualanamu–Tebing Tinggi (MKTT) telah melaksanakan tahap akhir pemulihan di Km 41+600. Progres penanganan di kedua sisi telah mencapai 99 persen, baik arah Tebing Tinggi maupun arah Medan. 

Direktur Utama PT JKT, Thomas Dwiatmanto, mengungkapkan penanganan pekerjaan teknis di Km 41+600 dalam waktu 17 hari kalender merupakan komitmen PT JKT untuk mendukung kelancaran mobilisasi masyarakat menjelang periode libur panjang Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru) di Ruas Tol MKTT. 

“Dengan selesainya pekerjaan penanganan teknis akhir di lapangan, selanjutnya akan dilakukan open traffic (lalu lintas normal) di kedua arah pada Km 41+600 pada Hari Selasa (16/12) untuk semua golongan kendaraan,” ungkap Thomas.

Diketahui sebelumnya, PT Jasamarga Kualanamu Tol terpaksa melakukan pengalihan lalu lintas sementara waktu sebagai dampak atas amblasnya Jalan Tol MKTT km 41+600 arah Medan, Jumat (28/11) pada pukul 11.30 WIB yang diakibatkan tingginya curah hujan di sekitar wilayah Deli Serdang yang terjadi sejak hari Kamis (27/11). (alj) 

Sumber: Tribun Medan
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved