Breaking News

Liga Nusantara

DIDAPUK Jadi Manajer Tim, Yonathan Janji Tak Buat PSDS DeliserdangTerdegradasi

Meski baru pertama kali terjun langsung mengelola sebuah klub sepak bola, Yonathan mengaku optimistis dapat memberikan warna baru bagi PSDS.

Tayang:
TRIBUN MEDAN/ISTIMEWA
MANAJER BARU PSDS - PSDS Deliserdang resmi menunjuk manajer baru untuk menghadapi kompetisi Liga Nusantara musim 2025/2026. Jabatan manajer kini diemban oleh Yonathan Agung Marsetiyanto, sementara posisi asisten manajer dipercayakan kepada Yosua Agung Marsetiyanto. 

TRIBUN-MEDAN.com - Manajer baru PSDS Deliserdang, Yonathan Agung Marsetiyanto janji tak akan membuat tim Traktor Kuning terdegradasi di kompetisi Liga Nusantara atau kasta ketiga Liga Indonesia musim 2025/2025.

Hal itu ia katakan usai diumumkan sebagai bagian dari manajemen klub. Selain itu, ditunjuk juga asisten manajer dipercayakan kepada Yosua Agung Marsetiyanto. 

Kabar tersebut tersiar melalui unggahan resmi akun instagram PSDS Deliserdang yang dilihat Tribun Medan. Dalam unggahan kolase foto tersebut, PSDS Deliserdang memperkenalkan sosok baru dalam manajemen Traktor Kuning. 

"Tim PSDS Deliserdang siap melangkah ke Liga Nusantara 2025/2026 dengan semangat juang tinggi dan kerja keras yang solid," tulis akun instagram PSDS Deliserdang

Manajer baru PSDS Deliserdang, Yonathan Agung Marsetiyanto, menyatakan tekadnya untuk membawa perubahan signifikan bagi tim berjuluk Traktor Kuning dalam menghadapi kompetisi Liga Nusantara musim 2025/2026.

Meski baru pertama kali terjun langsung mengelola sebuah klub sepak bola, Yonathan mengaku optimistis dapat memberikan warna baru bagi PSDS.

Yonathan menjelaskan bahwa keterlibatannya di PSDS bukanlah hubungan yang tiba-tiba. Ada ikatan emosional yang sudah terbangun sejak musim sebelumnya, ketika perusahaannya, WWJD Sport, menjadi sponsor apparel resmi PSDS Deliserdang.

“Saya cukup senang dan bangga. Dengan PSDS ini sudah ada ikatan emosional, karena tahun lalu saya menjadi sponsor jersey mereka, dan tahun ini saya bisa mengelola tim sekaligus menjadi sponsor utama. Rasanya sangat berbeda dan membanggakan,” ujarnya kepada Tribun Medan, Rabu (26/11).

Meski merasa antusias, Pemilik WWJD Sport itu menegaskan bahwa tugas sebagai manajer tidak ringan. Tanggung jawab besar berada di pundaknya untuk memenuhi harapan manajemen dan masyarakat Deliserdang.

“Beban tanggung jawab itu tentu ada, terutama untuk mencapai target yang saya inginkan dan juga yang diharapkan warga Deliserdang,” jelasnya.

Yonathan mengakui bahwa secara pribadi ini adalah kali pertama dirinya menangani sebuah tim secara penuh. Meski begitu, ia tidak benar-benar awam dalam dunia sepak bola. Melalui WWJD Sport, ia sudah terlibat dalam kerja sama dengan sejumlah klub di Liga 2 dan Liga 3 sebagai sponsor.

“Menangani tim secara langsung memang baru pertama kali, tapi selama ini kami sudah bekerja sama dengan beberapa tim Liga 2 dan Liga Indonesia sebagai sponsor. Jadi sudah cukup memahami bagaimana dinamika olahraga sepak bola,” ujarnya.

Terkait target, Yonathan memilih bersikap realistis melihat kondisi persiapan PSDS yang cukup mepet dibandingkan tim lain. Meski demikian, ia tetap memiliki ambisi untuk membawa PSDS ke level lebih tinggi.

“Target kami tidak muluk-muluk. Jangan sampai degradasi, itu dulu. Tapi tentu kami tetap berusaha maksimal. Tahun ini penanganan tim berbeda. Infrastruktur akan kami perbaiki, manajemen kita benahi supaya gairah sepak bolanya hidup kembali,” katanya.

Ia menambahkan, bila proses pembenahan berjalan baik, bukan tidak mungkin PSDS bisa mengejar prestasi yang lebih tinggi. “Kalau saya pribadi ingin setinggi-tingginya, bisa lolos ke Liga 2. Tapi kalau bisa bertahan di Liga 3 juga sudah cukup bagus sebagai pondasi awal,” terang Yonathan.

Sumber: Tribun Medan
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved