Berita Binjai Terkini

Wali Kota Binjai Temui Pedagang, Ini Relokasi yang Ditawarkan seusai Ditertibkan Satpol PP

Wali Kota Binjai, Amir Hamzah langsung bertemu dengan para pedagang yang beberapa waktu lalu ditertibkan oleh Satpol PP.

Tayang:
TRIBUN MEDAN/Muhammad Anil Rasyid
BERDIALOG - Wali Kota Binjai, Amir Hamzah berfoto bersama dengan para pedagang usai berdialog di Kantor Wali Kota, Rabu (29/4/2026). 

TRIBUN-MEDAN.com, BINJAI - Usai kembali dari dinas luar kota, Wali Kota Binjai, Amir Hamzah langsung bertemu dengan para pedagang yang beberapa waktu lalu ditertibkan oleh Satpol PP.

Dalam pertemuan yang digelar di Ruang Rapat III, Kantor Wali Kota Binjai, pedagang yang ditertibkan di Jalan Olahraga, Jalan Bandung, dan Jalan Sudirman, mengirimkan masing-masing perwakilannya untuk berdialog langsung dengan Amir Hamzah. 

Amatan wartawan dalam pertemuan itu, Amir Hamzah didampingi Kapolres Binjai, AKBP Mirzal Maulana, Sekretaris Daerah, Chairin Simanjuntak dan beberapa kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD). 

Seusai berdialog untuk mencari jalan keluar agar puluhan pedagang dari tiga lokasi dapat berjualan lagi, Amir Hamzah memberi beberapa solusi. 

"Tadi kami dengan Pak Kapolres, menerima saudara-saudara kita Pedagang Kaki Lima (PKL) di Jalan Bandung, Jalan Sudirman, dan Jalan Olahraga. Dan tadi terdapat beberapa solusi, dan kami sudah menawarkan tempat relokasi untuk pedagang berjualan," ujar Amir, Rabu (29/4/2026). 

Lanjut Amir, untuk pedagang di Jalan Bandung Pemko Binjai mewarkan tiga lokasi relokasi, pertama di Pasar Rambung, Taman PUPR, dan dalam kawasan Rumah Sakit Bangkatan. 

"Kalau mereka (pedagang) hari ini atau besok berjualan, silahkan gratis. Tapi kalau di Rumah Sakit Bangkatan butuh proses waktu," ucap Amir. 

Kemudian untuk pedagang di Jalan Sudirman, Pemko Binjai lokasi relokasi di Pajak Bundar dan Jalan Mahkamah. 

Bahkan kata Amir, semua kebutuhan pedagang akan difasilitasi.

"Untuk di Jalan Olahraga yang berdagang di Depan Masjid Agung, kita tawarkan ada tiga lokasi. Pertama di Halaman Stadion, kedua di samping Perpustakaan MUI, dan yang ketiga di halaman Masjid Agung," kata Amir. 

Gitupun Amir menjelaskan, Bank Sumut memberikan CSRnya kepada puluhan pedagang. 

"Alhamdulillah sudah kami sampaikan juga, kita dapat CSR dari Bank Sumut yang kita berikan untuk para pedagang ini. Yang pasti pemerintah kota sangat-sangat berpihak kepada para pedagang. Cuma kita mau menertibkan, mau menata kota ini kedepan bisa lebih baik lagi, masyarakat nyaman berlalu lintas," ujar Amir. 

"Dan soal realisasinya sudah saya sampaikan ke Pak Sekda untuk bantuan ke Bank Sumut secepatnya. Dan koordinasi ke pihak PTPN untuk lokasi di Rumah Sakit Bangkatan dalam waktu dekat dilakukan," sambungnya.

Sementara itu, Firman selaku perwakilan pedagang yang berjualan di Jalan Olahraga mengatakan, seluruh pedagang memilih untuk berjualan di halaman Masjid Agung. 

"Para pedagang di Jalan Olahraga setuju berjualan di halaman Masjid Agung," kata Firman. 

Bahkan Firman membenarkan mereka akan mendapat bantuan yang bersumber dari CSR Bank Sumut. 

"Dan pak wali menjanjikan bantuan berupa gerobak dan steling, gratis untuk semua pedagang. Bantuan ini berasal dari Bank Sumut dengan nilai kalau tak salah sebesar Rp 127 juta untuk 84 pedagang di Jalan Olahraga, Jalan Sudirman dan Jalan Bandung," tutup Firman.

 

(cr23/tribun-medan.com) 

 

Baca berita TRIBUN MEDAN lainnya di Google News

Ikuti juga informasi lainnya di FacebookInstagram dan Twitter dan WA Channel

Berita viral lainnya di Tribun Medan 

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved