Natal dan Tahun Baru 2026

Puncak Arus Mudik Nataru 2026, Satlantas Catat 30 Kendaraan per Menit Lintasi Jalinsum Asahan

Puncak arus mudik natal 2025 dan tahun baru 2026 diperkirakan terjadi pada hari ini, Rabu (24/12/2025) di Jalan Lintas Sumatera Pantai Timur.

TRIBUN MEDAN/Alif Al Qadri Harahap
PUNCAK ARUS MUDIK NATARU - Kasat Lantas Polres Asahan, AKP Joni Sinaga menerangkan situasi terkini lokasi puncak arus mudik natal dan tahun baru 2026 di Kelurahan Sentang, Kisaran Timur, Kabupaten Asahan, Rabu (24/12/2025). 

TRIBUN-MEDAN.COM, KISARAN - Puncak arus mudik natal 2025 dan tahun baru 2026 diperkirakan terjadi pada hari ini, Rabu (24/12/2025) di Jalan Lintas Sumatera Pantai Timur, Kabupaten Asahan.

Tercatat setidaknya ada 30 kendaraan yang melintas setiap satu menit di Jalinsum Asahan, tepatnya di Kelurahan Sentang, Kecamatan Kisaran Timur.

Kasat Lantas Polres Asahan, AKP Joni Sinaga mengaku sejauh ini situasi arus lalulintas di Kabupaten Asahan masih dalam kondisi aman dan terkendali.

"Saat ini kita pantau, arus lalulintas di Kabupaten Asahan, dari arah Labuhanbatu ke Kota Medan, terpantau ramai. Namun, sampai saat masih dalam kondisi aman dan lancar," kata Kasat Lantas Polres Asahan, AKP Joni Sinaga.

Katanya, kendati begitu, Satlantas Polres Asahan tetap membuat inovasi terbaru terhadap rekayasa lalulintas untuk mengantisipasi terjadinya kemacetan.

"Bahwa kami di satuan lalulintas Polres Asahan membuat inovasi baru dengan membuat pola cara bertindak kami membuat beat sebanyak lima beat yang dibuat dari batas Kabupaten Labuhanbatu Utara, hingga Kabupaten Batubara," katanya.

Lanjutnya, selain itu, ada juga satu beat di Kecamatan Bandar Pulau yang berseberangan langsung dengan Kabupaten Toba, satu lainnya ada di Kecamatan Bandar Pasir Mandoge, yang berbatasan langsung dengan Kabupaten Simalungun.

"Ada juga di Kota Kisaran, dimana yang di Kota Kisaran ini untuk mengantisipasi malam tahun baru yang mana nanti kegiatan masyarakat banyak berputar di seputaran Kota Kisaran," katanya.

Katanya, saat ini ada lima pos pengamanan satu pos pelayanan, dan satu pos terpadu yang ditempatkan di titik-titik tempat terjadinya rawan kemacetan.

"Sampai saat ini belum ada terlihat kemacetan di dibeberapa titik, namun berdasarkan perkiraan keadaan (Kirka) Intel, ada di titik Sentang karena ada rel kereta api. Tapi, kami sudah mengantisipasi dengan menambal jalan yang rusak," katanya.

Ia berharap, masyarakat agar tetap berhati-hati dalam berkendara, dan beristirahat apabila lelah dan mengalami ngantuk dalam perjalanan.

"Kami menghimbau kepada pengguna jalan, apabila lelah dan mulai terasa ngantuk, kami disini menyediakan tempat istirahat," pungkasnya.

(cr2/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved