Berita Medan
Mikroskil Entrepreneurs' Day Competition 2025, Hadirkan 39 Stand dan Job Fair 16 Perusahaan
MEDC dirancang sebagai jembatan agar mahasiswa tidak hanya belajar teori, tetapi juga memahami praktik bisnis secara langsung.
Penulis: Husna Fadilla Tarigan | Editor: Ayu Prasandi
TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN- Universitas Mikroskil kembali menggelar Mikroskil Entrepreneurs' Day Competition (MEDC) yang tahun ini dipadukan dengan Job Fair terbuka untuk umum.
Kegiatan berlangsung selama dua hari, Jumat–Sabtu, (5-6/12/2025) di Kampus Mikroskil Medan, dan menjadi salah satu agenda tahunan terbesar di lingkungan Fakultas Bisnis.
Ketua Pelaksana Acara, Sri Rezeki Angelica Pasaribu, mengatakan bahwa kegiatan ini menjadi ruang praktik nyata bagi mahasiswa S1 Akuntansi dan S1 Manajemen untuk mengimplementasikan materi Kewirausahaan dan Inovasi bisnis.
“Setiap tahun kita laksanakan MEDC agar mahasiswa bisa menuangkan kreativitas mereka dalam menciptakan peluang bisnis. Ada yang menjual makanan, minuman, hingga produk inovatif,” ujarnya.
Ketua Program Studi S1 Akuntansi, Devina Loman, menegaskan bahwa MEDC dirancang sebagai jembatan agar mahasiswa tidak hanya belajar teori, tetapi juga memahami praktik bisnis secara langsung.
“Tujuan kegiatan ini memberi wadah agar mahasiswa bisa eksplor lebih luas. Mereka tidak hanya belajar saat kelas, tapi bisa terjun langsung, berinteraksi dengan konsumen, dan merasakan pengalaman nyata dalam menjalankan bisnis,” jelas Devina.
Ia menambahkan, tahun ini merupakan pertama kalinya Prodi Akuntansi ikut serta dalam kompetisi kewirausahaan tersebut.
“Ini perdana bagi Akuntansi dan menjadi terobosan karena menciptakan kesetaraan ruang belajar di Fakultas Bisnis. Ke depan, MEDC akan terus berlanjut setiap tahun,” katanya.
Menurut Devina, mahasiswa juga mempraktikkan seluruh proses bisnis, mulai dari penyusunan pembukuan, perencanaan usaha, budgeting, hingga strategi pemasaran.
Tahun ini, MEDC menghadirkan 39 stand lomba kewirausahaan mahasiswa S1 Akuntansi dan S1 Manajemen.
Selain itu, ada dua stand siswa SMA Mitra yaitu SMA Swasta Wiyata Dharma Medan dan SMA Swasta Maitreyawira Deli Serdang, serta dua stand dari Student Union Mikroskil.
Mahasiswa mengelola stand mereka secara mandiri, termasuk modal dan keuntungan.
“Pengaturan bisnis sepenuhnya dikelola mahasiswa. Dari modal sampai pembagian keuntungan, semuanya murni untuk mereka. Ini pengalaman praktik yang sangat penting,” ujar Devina.
Manajemen acara diserahkan kepada panitia internal dari Himpunan Program Studi (HMPS).
“Panitia berasal dari Ikatan Mahasiswa Akuntansi dan Ikatan Mahasiswa Manajemen. Dosen berperan sebagai pembina, seperti Pak Iskandar untuk Akuntansi dan Bu Christine untuk Manajemen,” tambahnya.
Mikroskil
| Profil AKBP Adrian Risky Lubis, Kasat Reskrim Polrestabes Medan yang Baru |
|
|---|
| Usai Pencabutan Izin PT TPL, Sejumlah Orang Akan Demo Bergilir 5 Titik di Medan |
|
|---|
| Komisi IV DPRD Medan Soroti Proyek Cemara dan Jemadi Village, Dugaan Tak Kantongi PBG |
|
|---|
| Mahasiswi Fisioterapi di Medan Kehilangan Motor di Parkiran Kampus, Aksi Pelaku Terekam CCTV |
|
|---|
| Dibidik Jadi Pusat Layanan Stroke Berstandar Dunia, RS Adam Malik Jalani Visitasi Internasional |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/MIKROSKIL-MEDAN-Para-pemenang-Mikroskil-Entrepreneurs.jpg)