Berita Medan

Usai Pencabutan Izin PT TPL, Sejumlah Orang Akan Demo Bergilir 5 Titik di Medan

Mereka berunjukrasa usai dicabutnya Perizinan Berusaha Pemanfaatan Hutan (PBPH) PT Toba Pulp Lestari.

Penulis: Fredy Santoso | Editor: Ayu Prasandi
TRIBUN MEDAN/Fredy Santoso
Momen sejumlah orang mengantar surat pemberitahuan unjuk rasa ke Polda Sumut, Senin (13/4/2026). Mereka berencana demo pada Kamis 16 April, di Kota Medan terkait pencabutan izin PT Toba Pulp Lestari. 

TRIBUN-MEDAN.com,MEDAN- Sejumlah orang direncanakan akan berunjukrasa di Kota Medan, Kamis (16/4/2026) mendatang.

Mereka berunjukrasa usai dicabutnya Perizinan Berusaha Pemanfaatan Hutan (PBPH) PT Toba Pulp Lestari.


Kordinator aksi, Maju Butarbutar mengatakan, hari ini mereka sudah menyampaikan surat pemberitahuan ke Polda Sumut.


Perkiraan, 10 ribu orang akan datang berunjukrasa.


"Kami usulkan sekitar 10 ribuan massa ikut turun,"kata Kordinator aksi, Maju Butarbutar, Senin (13/4/2026).


Adapun titik aksi rencananya ada 5 lokasi bergiliran di Kota Medan yakni Polda Sumut, kantor Kehutanan Sumut, Kejaksaan Tinggi, DPRD Sumut, dan kantor Gubernur Sumut.


Beberapa tuntutan mereka diantaranya meminta gubernur mengkaji ulang pencabutan izin PT Toba Pulp Lestari, yang dilakukan pemerintah pusat.


Katanya, usai pencabutan izin berdampak pada perekonomian di Kabupaten Toba, terkhusus di pasar.


Pasar-pasar mulai sepi karena aktivitas perusahaan berhenti.


"Yang pertama, kan segera Gubernur pemerintah pusat atau gubernur, meninjau kembali pencabutan izin PBPH. Khususnya di pekan-pekan Kecamatan Parmaksian dan Kecamatan Porsea setiap hari pekan sepi,"katanya, Senin (13/4/2025).


Kemudian sesudah izin dicabut, lahan yang sebelumnya dipegang PT TPL berdasarkan izin konsesi digarap orang lain.


Katanya, penggarap mulai menebang pohon, juga membakar lahan.


"Sepertinya sekarang sudah banyak mengklaim, menggarap, ceritanya. Cara menggarapnya sadis juga, di tebang, dibakar."


Mengenai kenapa demo ke Polda Sumut, mereka meminta agar Polisi menjaga lahan agar tertib, tidak diambil alih.


"Nantinya, takutnya banjir lagi. Perusahaan yang dikambinghitamkan."

(Cr25/Tribun-medan.com)

 

Sumber: Tribun Medan
Tags
TPL
demo
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved