Sumut Terkini
Tim Penerbang Semaikan Garam ke Awan Sebanyak 3 Kali dalam Sehari di Kawasan Danau Toba
Pihak BMKG dan TNI AU menyemaikan garam pada awan di kawasan Danau Toba dengan harapan turunnya hujan dengan membawa 800 kilogram garam (NaCl).
Penulis: Maurits Pardosi | Editor: Tria Rizki
Modifikasi Cuaca di Kawasan Danau Toba, Tim Penerbang Semaikan Garam ke Awan Sebanyak 3 Kali dalam Sehari
TRIBUN-MEDAN.com, TARUTUNG - Pihak BMKG dan TNI AU menyemaikan garam pada awan di kawasan Danau Toba dengan harapan turunnya hujan. Setiap kali penyemaian, pesawat Casa TNI AU membawa 800 kilogram garam (NaCl).
Penerbang I Mayor Kurniawan menjelaskan, dalam pesawat tersebut ada 6 orang; 5 kru dari TNI AU dan 1 orang scientist BMKG.
Penyemaian garam ke awan atau modifikasi cuaca ini berlangsung karena musim kemarau panjang yang terjadi sekitar 2 bulan. Dan diperkirakan, saat ini adalah puncak kemarau.
"Pesawat J 212 seri 200 dioperasikan oleh s quadron udara 4 yang bermarkas di Lanud Abdurahman Saleh Malang. Kami membawa kru sejumlah 5 orang, 1 dari BMKG scientisnya," ujar Mayor Kurniawan, Senin (28/7/2025).
Dalam penyemaian garam tersebut, pihaknya akan terbang pada ketinggian 9000 hingga 10000 kaki. Dan, mereka membawa garam seberat 800 kilogram.
"Dimana saja yang berpotensi awan yang bisa semai kami terbang di ketinggian 9000 - 10.000 kaki baru dilaksanakan penyemaian," terangnya.
"Untuk bahan kami membawa 800 kg NaCl yang nanti akan ditabur untuk menciptakan hujan," sambungnya.
Sebelumnya, Direktur Tata Kelola Modifikasi Cuaca BMKG Sumut Edison Kurniawan menjgelaskan, modifikasi cuaca berlangsung di kawasan Danau Toba selama sepekan. Pesawat milik TNI AU ini sudah siaga di Bandara Silangit dan direncanakan meneyemai garam ke awan sebanyak 3 kali hari ini.
Berikut Video Selengkapnya:
(cr3/tribun-medan.com)
| Peneliti Telusuri Jejak Perjuangan Tn Raimbang Sinaga, Calon Pahlawan Nasional dari Simalungun |
|
|---|
| Pemkab Simalungun Kaji PMK Terbaru Soal Koperasi Merah Putih: Kita Hanya Pembinaaan Keuangan |
|
|---|
| Mahasiswi di Kisaran Disekap, Diduga Alami Kekerasan dan Pelecahan oleh Mantan Pacar |
|
|---|
| Kesaksian Budi Karya Dinilai Cukup, Pengamat Minta Hakim Objektif |
|
|---|
| Perkuat Digitalisasi dan Kepatuhan Pajak, Pemkab Samosir Gandeng Perbankan dan Kejaksaan |
|
|---|