Sumut Terkini
Ripaldo Siadari, Korban Tenggelam di Sungai Asahan Ditemukan 100 Meter dari Titik Awal
Kapolsek Porsea AKP Daniel Aritonang menjelaskan, penemuan jasad Ripaldo berlangsung pada hari kedua pencarian.
Penulis: Maurits Pardosi | Editor: Ayu Prasandi
TRIBUN-MEDAN.com, BALIGE- Korban tenggelam di aliran Sungai Asahan, Ripaldo Siadari (29) ditemukan kemarin, Rabu (23/7/2025) berjarak 100 meter dari titik awal dugaan lokasi tenggelamnya.
Pria warga Kecamatan Siantar Narumonda ini dinyatakan tenggelam dan meninggal dunia di Sungai Asahan, Desa Siantar Tongatonga 2, Kecamatan Siantar Narumonda, Kabupaten Toba. Pencarian telah dilakukan sejak Selasa (22/7/2025) hingga Rabu (23/7/2025).
Kapolsek Porsea AKP Daniel Aritonang menjelaskan, penemuan jasad Ripaldo berlangsung pada hari kedua pencarian.
"Pada hari kedua, Rabu (23/7/2025), pencarian Ripaldo Siadari berlangsung sejak pukul pukul 09.00 WIB," ujar AKP Daniel Aritonang, Kamis (24/7/2025).
"Pihak terlibat dalam pencarian korban yakni Polres Toba, Babinsa Tim BPBD Kabupaten Toba, pemerintah kecamatan dan masyarakat setempat," terangnya.
Pada pukul 11.45 WIB, tim gabungan menemukan jasad korban.
"Jasad korban ditemukan sekitar 100 meter dari lokasi awal," terangnya.
"Diduga, korban hanyut terbawa arus karena ia tidak pandai berenang pada arus sungai Asahan yang deras. Selanjutnya, korban dibawa kerumah orangtuanya ke Desa Siantar Tongatonga I, Kecamatan Siantar Narumonda," terangnya.
Ia menjelaskan, pihak keluarga meminta agar tidak dilakukan otopsi terjadap koban.
"Pihak keluarga sudah menerima penyebab kematian korban. Kelurga bersedia membuat surat pernyataan penolakan otopsi," tuturnya.
"Korban direncanakan akan dikebumikan di Tigaras, Kecamatan Dolok Pardamean, Kabupaten Simalungun," lanjutnya.
Ia juga uraikan kronologi kejadian. Pada Selasa (22/7/2025) pukul 16.00 WIB, korban bersama adiknya bernama Benget Siadari (26) berniat mandi di Sungai Asahan.
Kemudian, korban turun ke sungai. Berselang beberapa saat, korban berenang ke tengah sungai. Tetapi, ia tak pandai berenang hingga menyebabkan korban tenggelam. Warga sekitar berupaya menolong korban setelah mendengarkan teriakan adik korban.
Seorang pria bernama Ripaldo Siadari (29) diduga tenggelam saat mandi di Sungai Asahan, Selasa (22/7/2025) pukul 16.00 WIB.
Pria yang berdomisili di Desa Siantar Tongatonga 3, Kecamatan Siantar Narumonda mandi seusai panen padi.
Hingga saat ini, pencarian korban tenggelam ini masih berlangsung. Kades Tongatonga 3 Parlindungan Marpaung menyebutkan korban tenggelam akibat kurang pintar berenang.
"Korban diduga tenggelam dikarenakan kurang pintar berenang disaat melakukan aktifitas mandi sore di aliran sungai Asahan," kata Parlindungan Marpaung, Rabu (23/7/2025).
Warga sekitar menuturkan, sebelum mandi yang berujung tenggelam, korban ikut panen padi.
Selesai panen, korban mengeluhkan badannya panas kepada orangtuanya. Lalu, korban pergi ke Sungai Asahan mandi.
"Saya merasa sangat kepanasan, saya mau mandilah dulu ke sungai Asahan," ujar warga sekitar, Jeremy.
Ia bersama adiknya yang bernama Benget Siadari (22) pergi ke Sungai Asahan.
Menurut Benget, setibanya di sungai, korbn langsung turun ke sungai dan berenang.
Ia melihat korban seperti berpura-pura tenggelam. Melihat hal itu, ia tidak yakin korban tenggelam. Pasalnya, setahunya korban bisa berenang.
Beberapa saat kemudian, ia hanya melihat korban hanyut. Sontak, ia panik dan tak tahu mau berbuat apalagi. Ia juga tidak bisa berenang.
Ia hanya bisa berteriak sekuat tenaga dan meminta tolong kepada warga sekitar. Warga desa sontak berdatangan usai mendengar jeritan minta tolong tersebut.
Hingga hari semakin gelap atau malam, korban tak kunjung ditemukan. Oleh karena itu, pencarian dilanjutkan pada hari ini, Rabu (23/7/2025).
(cr3/tribun-medan.com)
Baca berita TRIBUN MEDAN lainnya di Google News
Ikuti juga informasi lainnya di Facebook, Instagram dan Twitter dan WA Channel
Berita viral lainnya di Tribun Medan
| Talkshow Bersama DPRD Sumut Bahas Masa Depan Kartini Muda, Dorong Keterlibatan Perempuan |
|
|---|
| Bupati Taput Tinjau Lokasi Bencana di Simangumban, Instruksikan dan Pastikan Bantuan Tersalurkan |
|
|---|
| Terduga Pelaku Penculikan Anak di Deli Serdang Akhirnya Antar Kembali Korban ke Rumah |
|
|---|
| IRT di Batubara Tewas di Kamar Hotel, Pelaku Cekik Korban, Emosi karena Ajakan Ditolak |
|
|---|
| Forkopdensi Dibentuk, Imigrasi Sumut Dorong Penanganan dan Pemberdayaan Deteni |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/Ripaldo-Siadari-korban-tenggelam-di-Sungai-Asahan-ditemukan-kemarin-Rabu-2372025.jpg)