Berita Viral
Tempat Persembunyian Raja Minyak Riza Chalid di Luar Negeri, Kejagung Ungkap Statusnya WNI
Mohammad Riza Chalid kini jadi buronan paling dicari Kejaksaan Agung. Riza diduga bersembunyi di Malaysia.
TRIBUN-MEDAN.com - Mohammad Riza Chalid kini jadi buronan paling dicari Kejaksaan Agung.
Riza diduga bersembunyi di Malaysia.
Riza Chalid atau kerap dijuluki 'Raja Minyak' masih berstatus sebagai Warga Negara Indonesia (WNI) meski saat ini buron ke luar negeri.
Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejagung, Anang Supriatna juga memastikan, sampai saat ini Riza tercatat masih memegang paspor Indonesia.
"Yang jelas yang bersangkutan masih memegang (paspor Indonesia). Iya (masih berstatus WNI)," kata Anang kepada wartawan, Kamis (17/7/2025).
Meski keberadaannya tengah di luar negeri, Riza Chalid kata Anang belum akan dilakukan jemput paksa oleh penyidik Kejagung.
Sebab untuk melakukan jemput paksa diperlukan mekanisme tertentu terlebih yang bersangkutan berada di negara orang.
"Yang jelas kita tidak langsung upaya paksa, upaya paksa kita miliki cuma keberadaannya di luar negeri. Kita kan gak serta merta, harus ada melibatkan negara lain, harus ada aturan yang harus kita taati," jelasnya.
Terpisah, Pelaksana tugas (Plt) Direktur Jenderal (Dirjen Imigrasi) pada Kementerian Imigrasi dan Pemasyrakatan (Imipas), Yuldi Yusman turut menjelaskan soal keberadaan dari Riza Chalid.
Ia mengatakan, berdasarkan hasil koordinasi dengan pihak Imigrasion Custom Autority (ICA) Singapura, Riza tercatat masuk ke wilayah 'Negeri Singa' pada Agustus 2024 silam.
Dari hasil penelusuran ICA, Riza masuk ke Singapura dengan status pengunjung atau visitor.
"Dan bukan pemegang Permanent Residen (PR)," kata dia.
Diduga Ada di Malaysia
Perihal ini sebelumnya Yuldi juga menuturkan, bahwa Riza diduga berada di Malaysia.
Keberadaan Riza itu diketahui berdasarkan hasil penelusuran sistem aplikasi V4.0.4 yang mencatat data perlintasan keluar masuk orang dari wilayah Indonesia.
Dalam penelusuran itu, Riza tercatat meninggalkan Indonesia pada 6 Februari 2025 menuju Malaysia.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/Pertamina-Muhammad-Riza-Chalid-MRC.jpg)