Selasa, 7 Juli 2026

Berita Viral

Presiden Trump Pertimbangkan Menyerang Fasilitas Nuklir Iran, Pesawat 'Hari Kiamat' Telah Terbang

Pesawat Amerika Serikat (AS), Boeing E-4B Nightwatch, dilaporkan terbang ke Pangkalan Gabungan Andrews di ibu kota Washington DC pada Selasa

Tayang:
Editor: AbdiTumanggor
KOLASE TRIBUN MEDAN
Perang Israel-Iran telah memasuki hari ketujuh pada Kamis (19/6/2025) sejak meletus pada Jumat (13/6/2025), setelah Israel melancarkan serangan ke beberapa fasilitas nuklir Teheran. Perang hari ketujuh ini ditandai dengan saling serang rudal hingga pemadaman internet massal di Iran. Sementara Pesawat Boeing E-4B Nightwatch dilaporkan terbang ke Pangkalan Gabungan Andrews di ibu kota Washington DC pada Selasa (17/6/2025) malam. (KOLASE TRIBUN MEDAN) 

TRIBUN-MEDAN.COM - Perang Israel-Iran telah memasuki hari ketujuh pada Kamis (19/6/2025) sejak meletus pada Jumat (13/6/2025), setelah Israel melancarkan serangan ke beberapa fasilitas nuklir Teheran.

Perang hari ketujuh ini ditandai dengan saling serang rudal hingga pemadaman internet massal di Iran.

Berbagai pihak pun khawatir dengan meluasnya konflik ke seluruh kawasan Timur Tengah.

Perang Israel-Iran di hari keenam, Iran luncurkan rudal hipersonik, lalu Israel balas serang.

Militer Israel menyatakan telah mendeteksi peluncuran rudal baru dari Iran pada Kamis pagi.

Sementara itu, televisi pemerintah Iran melaporkan peluncuran rudal hipersonik Fattah, disertai peringatan evakuasi bagi warga kota Haifa. 

Merespons serangan itu, Israel mengatakan, "mereka mengudara untuk menyerang lokasi peluncuran dan penyimpanan rudal permukaan-ke-permukaan... serta menargetkan pihak yang mencoba mengaktifkan kembali lokasi yang sudah dihantam." 

Seorang pejabat militer Israel yang enggan disebutkan namanya menekankan bahwa sejak Jumat lalu, Iran telah menembakkan sekitar 400 rudal balistik dan 1.000 drone ke wilayah Israel.

Sekitar 20 rudal berhasil menghantam kawasan permukiman sipil di Tel Aviv dan wilayah Yerusalem. 

Sementara itu, NetBlocks menyebut di Iran kini mengalami pemadaman internet nasional total.

Kementerian Komunikasi Iran menyatakan pembatasan ini diperluas karena Israel dianggap menyalahgunakan jaringan komunikasi Iran untuk kepentingan militer.

Media lokal juga melaporkan bahwa siaran televisi pemerintah Iran sempat diretas dan menayangkan cuplikan protes perempuan serta ajakan turun ke jalan. 

Oleh karena itu, siaran TV nasional bahkan menyerukan warga untuk menghapus aplikasi WhatsApp dari ponsel mereka, menuduh aplikasi tersebut mengumpulkan data lokasi pengguna dan menyerahkannya pada Israel.

Terpisah, Juru bicara WhatsApp membantah tudingan ini dan menyebut laporan tersebut sebagai alasan palsu untuk memblokir layanan mereka.

Trump pertimbangkan ikut serang Iran

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

Update Jadwal & Skor
Round of 16 - Babak 16 Besar
Selasa, 7 Juli 2026 | 02:00 WIB
Portugal
Portugal
0 - 1
Spain
Spanyol
Round of 16 - Babak 16 Besar
Selasa, 7 Juli 2026 | 07:00 WIB
United States
Amerika Serikat
1 - 4
Belgium
Belgia
Round of 16 - Babak 16 Besar
Selasa, 7 Juli 2026 | 23:00 WIB
Argentina
Argentina
VS
Egypt
Mesir
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga
Memuat video…
© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved