TRIBUN WIKI
Sunnah Tidak Makan dan Minum Sebelum Shalat Idul Adha Dimulai Pukul Berapa? Simak Penjelasannya
Nabi Muhammad S.A.W tidak makan dan minum sebelum melaksanakan shalat Idul Adha. Beliau baru makan setelah menyelesaikan shalat Idul Adha.
Penulis: Array A Argus | Editor: Array A Argus
TRIBUN-MEDAN.COM,- Hari ini, Jumat 6 Juni 2025, umat muslim di Indonesia akan merayakan Idul Adha atau Hari Raya Kurban.
Dalam pelaksanaan Idul Adha, ada sejumlah sunnah yang sangat dianjurkan bagi umat muslim.
Satu diantara sunnah itu adalah tidak minum dan makan sebelum melaksanakan shalat Idul Adha.
Anjuran ini disampaikan dalam hadist yang diriwayatkan oleh sahabat Rasulullah S.A.W.
Baca juga: Ucapan Gema Takbiran Idul Adha yang Lebih Panjang dari Idul Fitri
Buraidah bin al-Hushaib al-Aslami pernah mengatakan:
"Rasulullah ﷺ tidak berangkat pada hari Idul Fitri sebelum makan terlebih dahulu, dan beliau tidak makan pada hari Idul Adha sebelum kembali dari shalat, lalu makan dari hewan kurbannya." (HR. Ahmad, hadits ini dinilai hasan oleh Syaikh Al-Arnauth)
Waktu disunnahkan tidak makan ini adalah sejak pagi hari Idul Adha sampai selesai shalat Idul Adha.
Anjuran ini terutama bagi yang berkurban agar bisa langsung menikmati daging kurban setelah shalat.
Namun, menurut sebagian ulama, termasuk mazhab Syafi’i, sunnah ini berlaku bagi semua yang melaksanakan shalat Idul Adha, baik yang berkurban maupun tidak.
Baca juga: Cara Memasak Ketupat Antigagal untuk Sajian Idul Adha
Soal waktunya, bisa ditarik kesimpulan sejak pelaksanaan shalat Subuh atau sebelum terbitnya fajar.
Setelah terbit fajar, umat muslim disunnahkan tidak minum dan makan.
Ini merupakan simbol melawan hawa nafsu dan pengorbanan sebelum pelaksanaan kurban.
Selain itu, ada beberapa amalan sunnah lainnya yang dianjurkan bagi umat muslim sebelum shalat Idul Adha.
Apa saja anjuran sunnah tersebut?
Baca juga: Tata Cara Sholat Idul Adha 2025 Disertai dengan Niat dan Bacaannya
Berikut adalah ulasannya.
1. Mandi Sebelum Berangkat Shalat
Sunnah lainnya sebelum shalat Idul Adha adalah anjuran untuk mansi dan bersih-bersih.
Umat muslim disunahkan mandi yang bersih sebelum melaksanakan shalat Idul Adha.
Ini bertujuan agar badan bersih dan segar, serta menambah kekhusyukan ibadah.
"Rasulullah SAW biasa mandi pada hari raya Idul Fitri dan Idul Adha." (HR. Ibnu Majah).
Baca juga: Twibbon Idul Adha 2025 Gratis Tanpa Ribet Tinggal Sekali Klik Beserta Cara Menggunakannya
2. Memakai Pakaian Terbaik dan Wewangian
Pada saat shalat Idul Adha, umat muslim dianjurkan menggunakan pakaian terbaik dan memakai wewangian.
Ini sebagaimana kebiasaan Rasulullah SAW pada dua hari raya.
"Rasulullah SAW mempunyai jubah sangat bagus yang selalu beliau pakai pada dua hari raya dan hari Jumat." (HR. Ibnu Abdil Bar dan Ibnu Khuzaimah).
"Rasulullah SAW menyuruh kami agar memakai pakaian terbaik dan wewangian terbaik yang kamu miliki pada dua hari raya." (HR. Al-Hakim).
3. Berangkat ke Tempat Shalat dengan Berjalan Kaki dan Lewati Jalan Berbeda saat Pulang
Disunnahkan berangkat ke tempat shalat Idul Adha dengan berjalan kaki dan saat pulang mengambil jalan yang berbeda dari saat berangkat.
"Nabi SAW ketika shalat ‘ied, beliau lewat jalan yang berbeda ketika berangkat dan pulang." (HR. Bukhari no. 986).
"Rasulullah SAW biasa berangkat sholat ‘ied dengan berjalan kaki, begitu pula ketika pulang juga dengan berjalan kaki." (HR. Ibnu Majah no. 1295).
Baca juga: Idul Adha Hari Jumat Apakah Shalat Jumat? Simak Penjelasannya
4. Meningkatkan Takbir dan Dzikir
Memperbanyak takbir, tahlil, dan dzikir sejak malam Idul Adha hingga pelaksanaan shalat Id.
"Dan hendaklah kamu mengagungkan Allah atas petunjuk-Nya yang diberikan kepadamu." (QS. Al-Baqarah: 185).
5. Menunjukkan Keceriaan dan Mempererat Silaturahmi
Hari raya adalah hari kegembiraan. Dianjurkan untuk menampakkan keceriaan dan mempererat tali silaturahmi dengan keluarga dan sesama Muslim.
6. Melaksanakan Shalat Sunnah Tahiyatul Masjid (jika di masjid)
Jika shalat Idul Adha dilaksanakan di masjid, disunnahkan melaksanakan shalat sunnah Tahiyatul Masjid dua rakaat sebelum duduk.
"Jika salah seorang di antara kalian memasuki masjid maka hendaklah ia mengerjakan shalat dua rakaat sebelum ia duduk." (HR. Bukhari dan Muslim)
Sunnah, shalat Idul Adha, makan dan minum, sunnah tidak makan sebelum Shalat Idul Adha.(ray/tribun-medan.com)
Baca berita TRIBUN MEDAN lainnya di Google News
Ikuti juga informasi lainnya di Facebook, Instagram dan Twitter dan WA Channel
Berita viral lainnya di Tribun Medan
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/ilustrasi-shalat-idul-adha-kartun.jpg)