Resep Makanan

Cara Memasak Ketupat Antigagal untuk Sajian Idul Adha

Cara membuat ketupat antigagal untuk sajian lebaran Idul Adha sebenarnya sangat mudah dan gampang. Pilihlah beras pulen berkualitas.

Penulis: Array A Argus | Editor: Array A Argus
Pinterest/Naufal Comel
KETUPAT- Saat Idul Adha atau Idul Fitri, ketupat menjadi sajian utama untuk keluarga di rumah. Ketupat bisa disantap bersama kuah gulai, kari, ataupun bumbu kacang. 

TRIBUN-MEDAN.COM,- Tribunners, kali ini kita akan membahas cara membuat ketupat antigagal untuk santapan Idul Adha.

Di Indonesia, sajian ketupat ataupun lontong sudah menjadi ciri khas budaya Indonesia.

Dalam pelaksanaan Idul Adha ataupun Idul Fitri, sajian ketupat pasti tidak ketinggalan.

Ketupat biasanya disantap bersama dengan opor ayam, atau daging sapi maupun daging kambing.

Baca juga: Apakah Boleh Minum Sebelum Shalat Idul Adha? Begini Penjelasannya

KETUPAT LEBARAN- Saat Idul Fitri, hal yang tak boleh ketinggalan adalah ketupat lebaran. Menu yang satu ini menjadi santapan wajib saat momen kumpul keluarga.
KETUPAT LEBARAN- Saat Idul Fitri, hal yang tak boleh ketinggalan adalah ketupat lebaran. Menu yang satu ini menjadi santapan wajib saat momen kumpul keluarga. (Pinterest/Naufal Comel)

Bagi mereka yang suka dengan guyuran kuah gulai ataupun kari, mereka cenderung mencampurnya dengan sajian daging sapi atau kambing.

Tapi ada juga yang suka dengan guyuran kuah kacang ataupun kuah Padang.

Nah, semua itu tergantung pada Anda masing-masing.

Mana yang lebih nikmat disantap bersama sajian daging.

Baca juga: Apa Saja Sunnah Sebelum Shalat Idul Adha, Benarkah Harus Makan Dulu?

Karena besok adalah momen Idul Adha, tentu tak lengkap rasanya jika tidak ada suguhan ketupat.

Maka dari itu, kami mencoba menyuguhkan resep atau cara membuat ketupat antigagal untuk sajian Idul Adha.

  • 1 kg beras pulen berkualitas (jenis Pandan Wangi, Rojolele, atau Mentik Spesial lebih disarankan)

  • Garam secukupnya (opsional, untuk menambah rasa dan daya tahan ketupat)

  • 2–3 helai daun pandan (untuk aroma)

  • 10 buah anyaman ketupat dari daun kelapa muda (janur) yang rapat dan tidak rusak

  • Air matang secukupnya untuk merebus

Baca juga: Tata Cara Sholat Idul Adha 2025 Disertai dengan Niat dan Bacaannya

Ilustrasi Tradisi Idul Fitri Ketupat
Ilustrasi Tradisi Idul Fitri Ketupat (Kompas.com)

    • Cuci beras hingga bersih sampai air cucian jernih.

    • Rendam beras dalam air bersih bersama daun pandan selama sekitar 1 jam agar beras menjadi lebih lunak dan cepat matang.

    • Tambahkan garam sedikit saat merendam untuk menambah rasa dan mencegah ketupat cepat basi.

    • Tiriskan beras selama 15 menit setelah perendaman agar air meresap sempurna.

Baca juga: Idul Adha Jatuh pada Hari Jumat, Bolehkah Tidak Shalat Jumat?

    • Masukkan beras ke dalam anyaman ketupat secara perlahan.

    • Jangan isi penuh, cukup sekitar 3/4 dari volume ketupat karena beras akan mengembang saat dimasak.

    • Pastikan anyaman ketupat rapat agar beras tidak tumpah saat direbus.

    • Siapkan panci besar berisi air matang, rebus hingga mendidih.

    • Masukkan ketupat ke dalam panci, pastikan seluruh ketupat terendam air.

    • Tambahkan garam ke dalam air rebusan sebagai pengawet alami.

    • Rebus ketupat selama 4–5 jam dengan api sedang hingga matang.

    • Pastikan air tetap mendidih dan ketupat tetap terendam; tambahkan air jika menyusut.

    • Angkat ketupat dan siram dengan air dingin untuk membersihkan lendir yang menempel pada daun kelapa.

    • Gantung ketupat agar kering dan tidak mudah basi.

  • Pilih beras pulen berkualitas dan hindari beras impor yang kurang padat.

  • Gunakan anyaman daun kelapa muda yang masih hijau dan rapat agar tahan saat direbus.

  • Jangan mengisi ketupat terlalu penuh agar nasi bisa mengembang sempurna.

  • Pastikan air rebusan selalu mendidih dan ketupat tetap terendam agar matang merata.

  • Menambahkan sedikit kapur sirih saat merendam beras bisa membuat ketupat lebih kenyal (opsional).

  • Jangan membuka tutup panci terlalu sering saat merebus agar suhu tetap stabil.

(ray/tribun-medan.com)

Baca berita TRIBUN MEDAN lainnya di Google News

Ikuti juga informasi lainnya di FacebookInstagram dan Twitter dan WA Channel

Berita viral lainnya di Tribun Medan 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved