Berita Viral

BABAK BARU Keluarga Jokowi Datangi Bareskrim Hari Ini, Akan Bawa Ijazah Asli Jokowi

Polsi melanjutkan pengusutan memanggil perwakilan keluarga Presiden RI ke-7 tersebut. Ijazah asli Jokowi dibawa

|
Editor: Salomo Tarigan
Twitter/X/Canva
LAPORAN IJAZAH JOKOWI- Presiden RI ke 7, Joko Widodo diterpa isu soal ijazah palsu. Polsi melanjutkan pengusutan memanggil perwakilan keluarga Presiden RI ke-7 tersebut, hari ini Jumat (9/5/2025). Keluarga akan bawa ijazah asli Jokowi 

TRIBUN-MEDAN.com - Babak baru terkait tudingan dugaan ijazah palsu Jokowi dari Tim Pembela Ulama dan Aktivis (TPUA) yang bergulir di Bareskrim Polri.

Polsi melanjutkan pengusutan memanggil perwakilan keluarga Presiden RI ke-7 tersebut, hari ini Jumat (9/5/2025).

Kabar ini juga disampaikan oleh kuasa hukum Jokowi, Yakup Hasibuan.

 Jokowi mendatangi Mapolda Metro Jaya pada Rabu (30/4/2025). Kedatangan Jokowi bersama tim kuasa hukumnya ini diduga untuk melaporkan sejumlah pihak terkait tuduhan ijazah palsu. Roy Suryo Cs Siap Menghadapi Laporan.
Jokowi mendatangi Mapolda Metro Jaya pada Rabu (30/4/2025). Kedatangan Jokowi bersama tim kuasa hukumnya ini diduga untuk melaporkan sejumlah pihak terkait tuduhan ijazah palsu. Roy Suryo Cs Siap Menghadapi Laporan. (Istimewa)

 Nantinya, pihaknya akan menyerahkan dokumen yang diminta Bareskrim Polri.

"Betul kami memenuhi permintaan bareskrim untuk membawa dokumen ya," kata Yakup saat dihubungi.

Terpisah, tim kuasa hukum lainnya, Rivai Kusumanegara mengatakan dokumen yang dibawa adalah ijazah asli mantan Wali kota Solo tersebut.

"Kami yang akan menyerahkan Ijazah asli Pak Jokowi sesuai permintaan Bareskrim. Keluarga & ajudannya yang membawa dari Solo ke Jakarta," tuturnya.

Untuk informasi, Bareskrim Polri mulai menyelidiki aduan Tim Pembela Ulama dan Aktivis (TPUA) soal tudingan ijazah palsu Presiden RI ke-7, Joko Widodo (Jokowi).

 

Direktur Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri, Brigjen Djuhandani Rahardjo Puro mengatakan saat ini pihaknya sudah memeriksa puluhan saksi dalam rangka penyelidikan. 

Baca juga: SENGITNYA Barcelona vs Real Madrid, Duel Peringkat Papan Atas Klasemen Liga Spanyol Pekan Ini

"Telah melakukan interview terhasap saksi sejumlah 26 orang," kata Djuhandani kepada wartawan, Rabu (7/5/2025).

Djuhandani mengatakan puluhan saksi yang diperiksa itu berasal dari sejumlah elemen untuk menindaklanjuti aduan soal dugaan cacat hukum ijazah S1 Jokowi.

Adapun saksi yang diperiksa yakni pengadu sebanyak 4 orang, staf Universitas Gajah Mada (UGM) sebanyak 3 orang, alumni Fakultas Kehutanan UGM sebanyak 8 orang, Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) sebanyak satu orang.

Lalu, pihak percetakan perdana sebanyak satu orang, staf SMA Negeri 6 Surakarta sebanyak 3 orang, alumni SMA Negeri 6 Surakarta sebanyak 4 orang.

"(Kemudian) Ditjen Pauddikdasmen Kementerian Diknas RI sebanyak satu orang, Ditjen Dikti sebanyak satu orang, KPU Pusat sebanyak satu orang dan KPU DKI Jakarta sebanyak satu orang," ungkapnya.

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved