Berita Medan
Jambret Handphone Warga, 2 Pria di Medan Amplas Nyaris Tewas Digebuki Warga
Keduanya luka-luka hingga bermandi darah usai digebuki warga yang geram dengan aksi keduanya.
Penulis: Fredy Santoso | Editor: Ayu Prasandi
TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN- Dua orang jambret di Medan Amplas berinisial H (45) warga Jalan Pertahanan, Gang Rahayu, Desa Patumbak Kampung dan E (40) warga Desa Sigara-gara, Kecamatan nyaris tewas diamuk massa.
Keduanya luka-luka hingga bermandi darah usai digebuki warga yang geram dengan aksi keduanya.
Beruntung nyawanya terselamatkan karena Polisi yang mendapat kabar ada jambret tertangkap, segera datang.
Setelah dievakuasi, dua pelaku dibawa ke RS Bhayangkara TK II Medan untuk diobati.
Kapolsek Patumbak Kompol Faidir Chaniago mengatakan, kasus bermula ketika korban Emil Salim (30) sedang duduk di depan rumahnya di Jalan Sisingamangaraja Medan, Kelurahan Harjosari II sambil bermain handphone pada 10 Maret kemarin, malam sekitar pukul 19:00 WIB.
Tiba-tiba dua pelaku yang lewat langsung merampas handphone korban, dan langsung melarikan diri.
Korban sempat berteriak hingga akhirnya memicu reaksi warga lainnya untuk mengejar.
Alhasil pelaku berhasil ditangkap dan digebuki hingga berdarah-darah.
"Di jembatan sungai Asahan Medan Amplas kedua pelaku berhasil diamankan wargaz disusul Polisi,"kata Kapolsek Patumbak Kompol Faidir Chaniago, Kamis (13/3/2025).
Dari tangan kedua pelaku ditemukan handphone milik korban.
Selanjutnya pelaku dibawa ke RS Bhayangkara TK II Medan dan mendapatkan perawatan.
Saat ini dua tersangka sudah ditahan di Polsek Patumbak guna mempertanggungjawabkan perbuatannya.
"Pelaku sedang menjalani proses sidik di Polsek Patumbak dan kedua pelaku kita jerat dengan pasal 363 ayat 2 KUHPidana dengan ancaman hukuman penjara 7 tahun."
(Cr25/Tribun-medan.com)
Baca berita TRIBUN MEDAN lainnya di Google News
Ikuti juga informasi lainnya di Facebook, Instagram dan Twitter dan WA Channel
Berita viral lainnya di Tribun Medan
| Harkitnas 2026, Rico Waas Gaungkan Semangat Boedi Oetomo dan Literasi Digital |
|
|---|
| Lindungi 8.779 Pekerja Transportasi, Rico: Pemko Medan Bayari Iuran BPJS Driver Ojol |
|
|---|
| Rico Waas Jenguk Korban Begal di Medan, Jamin Berobat Gratis, Biaya Ditanggung Pemko |
|
|---|
| Sespimmen Polri 2026 KKP di Kota Medan, Fokus Dukung Ketahanan Pangan dan Ekonomi Inklusif |
|
|---|
| Bangun SDM Menuju Indonesia Emas 2045, Penguatan Narasi Kebangsaan Dinilai Jadi Kunci |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/JAMBRET-Tampang-dua-orang-jambret-di-Medan-Amplas.jpg)