Pagar Laut Tangerang

UPDATE Pagar Laut Tangerang, Bareskrim Sebut Kades dan Sekdes Kohod Akui Palsukan Surat dan Girik

Polri mengungkap kades dan sekdes Kohod telah mengakui sejumlah barang yang disita oleh penyidik benar digunakan untuk membuat surat izin palsu

Tayang:
Editor: Juang Naibaho
kolase Kompas.com dan Tribunnews
KADES KOHOD ARSIN - Tangkapan layar Kades Kohod Arsin yang tengah viral pada Selasa (11/2/2025). Bareskrim Polri mengungkap bahwa kepala desa dan sekretaris desa Kohod telah mengakui sejumlah barang yang disita oleh penyidik benar digunakan untuk membuat surat izin palsu di lahan pagar laut Tangerang. 

Arsin sulit untuk diwawancara, bahkan saat didatangi ke rumahnya, Arsin tidak ada di tempat. 

Pengacara Arsin, Yunihar Arsyad, mengatakan, Arsin memilih untuk diam dalam menghadapi situasi viralnya pagar laut yang juga menyeret namanya.

"Pak Arsin sendirilah yang melarang kami, enggak usah ditanggapi, biarin saja, kenapa? Karena sebaik apa pun kebenaran itu, atau cerita itu disampaikan, selama masih ada kebencian, maka tidak ada yang memengaruhi atau mengubah situasi," kata Yunihar, Rabu.

Padahal, sebagai kuasa hukum Arsin, Yunihar mengaku gereget dengan berita-berita yang beredar terkait Arsin, yang menurutnya banyak yang tidak sesuai fakta. 

Yunihar menambahkan, banyak berita yang mengangkat isu pagar laut dan Arsin hanya untuk pansos atau panjat sosial.

"Hitung-hitung isu ini memberi rezeki buat mereka. Saya mendengar betapa bijaknya beliau, akhirnya kami tidak mengomentari apa pun ya," ujar dia.

Yuniar juga menanggapi tentang 400-an warga Desa Kohod membentuk gerakan yang dinamakan "Gerakan Tangkap Arsin". 

"Itu warga sumber hoaks berarti. Lagian saya pulang pergi dari sana sampai jam 12, kadang jam 1 malam. Saya tahu persis walaupun saya bukan warga Kohod," ujarnya.

Yunihar bilang, bahwa kliennya tidak menghilang dan selalu berada di rumah. 

"Beliau ada di rumah sebenarnya, cuma kemarin (saat penggeledahan) sedang ada di luar. Beliau tidak tahu, saya juga tidak tahu karena sedang fokus di Pakuhaji," ujar Yunihar.

Ia memastikan jika Arsin berada di rumah, dia pasti akan menghadiri penggeledahan yang berlangsung.

"Beliau juga menanyakan, kenapa dia tidak diberitahu terkait penggeledahan tersebut. Saya bilang enggak, namanya juga penggeledahan," tuturnya.

Yunihar melanjutkan, "Kalau dikasih tahu, saya pasti ada di rumah," menirukan pernyataan Arsin

Dia menegaskan bahwa Arsin bersikap kooperatif dalam proses pemeriksaan terkait kasus pagar laut dan penggeledahan yang dilakukan sebelumnya. 

Lebih lanjut, Yunihar menyatakan bahwa Arsin masih menjalankan tugasnya sebagai kepala desa seperti biasa, meskipun mungkin intensitasnya berkurang. 

Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved