Berita Viral

Respons Tegas PT Timah pada Pegawainya Wenny Myzon Viral Sindir Honorer Harus Antre BPJS

PT Timah akhirnya angkat bicara, menanggapi viralnya pegawai perusahaan BUMN tersebut di medai sosial.

|
Editor: Salomo Tarigan
Facebook Wenny Myzon
VIRAL DI MEDSOS: Kolase foto Wenny Myzon yang diduga karyawan PT Timah milik BUMN viral di media sosial usai hina honorer pakai BPJS, Selasa (1/2/2025). Wenny Myzon koar-koar tak takut dipecat dari BUMN. 

TRIBUN-MEDAN.com - PT Timah akhirnya angkat bicara, menanggapi viralnya pegawai perusahaan BUMN tersebut di medai sosial.

Seperti diberitakan, seorang karyawan perusahaan BUMN, PT Timah viral setelah membuat video yang diduga mengejek tenaga honorer yang menggunakan BPJS untuk berobat.

Baca juga: Hasil Liga Inggris Arsenal vs Manchester City 5-1, Posisi The Citizens Terancam Digeser Chelsea

Dalam video, wanita tersebut jika dirinya merupakan pasien prioritas karena bekerja di perusahaan BUMN.

"Ngantri ya dek? BPJS ya? Hahaha, oh BPJS, masih honorer ya? Kebetulan saya kan (menunjuk logo PT Timah di baju) saya nggak ngantri dek, pasien prioritas hahaha," kata perempuan tersebut seperti dikutip. 

Terkait itu, PT Timah sendiri telah memanggil karyawatinya tersebut. PT Timah menyampaikan akan menindak oknum terlibat sesuai aturan yang ada. 

"Perusahaan telah memanggil yang bersangkutan dan kemudian akan mengambil langkah tegas sesuai dengan aturan kekaryawanan yang berlaku di perusahaan," kata Kepala Bidang Komunikasi PT Timah Tbk, Anggi Siaahan dalam keterangannya, Minggu (2/2/2025). 

Anggi menegaskan karyawan PT Timah juga menggunakan fasilitas BPJS Kesehatan yang digunakan oleh masyarakat umum. 

"Karyawan PT Timah Tbk menggunakan fasilitas BPJS Kesehatan yang sama dengan yang digunakan oleh masyarakat pada umumnya. Fasilitas dan layanan yang diterima sama dengan yang diberikan kepada peserta BPJS Kesehatan lainnya sesuai dengan kelas kepesertaan masing-masing," ujarnya. 

Untuk itu, Anggi menyebut pihaknya meminta maaf dan akan mengedukasi seluruh karyawan agar bijak dalam bermedia sosial.

"Ke depan, PT TIMAH Tbk akan terus bertransformasi, melakukan perbaikan khususnya melakukan edukasi dan internalisasi kepada seluruh karyawan dan keluarga besar PT Timah Tbk untuk bijak dalam bermedia sosial, serta menghindari tindakan yang dapat merugikan diri sendiri maupun perusahaan," ujarnya. 

Lebih lanjut, Anggi mengatakan PT Timah tetap menjunjung tinggi etika, harmoni serta rasa saling menghormati. 

"Perusahaan menjunjung tinggi nilai-nilai etika, harmoni, dan saling menghormati. Perusahaan menyampaikan permintaan maaf kepada seluruh pihak yang merasa terganggu dengan aktivitas media sosial salah satu karyawan yang diduga menyebarkan informasi yang mendiskreditkan pihak tertentu," ucap Anggi.

PT Timah menyampaikan video yang dibuat perempuan tersebut tidak berhubungan dan tidak mewakili perusahaan. 

"Menegaskan bahwa konten yang disampaikan oleh pemilik akun media sosial tersebut tidak berhubungan atau mewakili karakter dan budaya kerja perusahaan," tuturnya.

Ingin Hengkang dari PT Timah

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved