Berita Viral
VIRAL Pria Ngaku-ngaku Polisi Todongkan Pistol Usai Tabrak Banyak Motor, Bermula dari Lakalantas
Viral di media sosial aksi seorang pria ngaku-ngaku polisi todongkan pistol usai tabrak sejumlah motor di Puncak Bogor.
TRIBUN-MEDAN.com - Viral di media sosial aksi seorang pria ngaku-ngaku polisi todongkan pistol usai tabrak sejumlah motor di Puncak Bogor.
Video tersebut memperlihatkan keributan antar pengendara di kawasan Puncak Bogor.
Tepatnya di Kampung Tugu Pensiunan, Desa Tugu Selatan, Kecamatan Cisarua.
Dalam video yang diunggah @jabodetabekterkini, terdengar seorang wanita berbicara.
Ia menyebut, seorang pria berbaju abu-abu dengan ransel hitam menodongkan senjata api serta mengaku sebagai anggota.
Namun tidak dijelaskan, anggota dari instansi mana yang dimaksud.
Kemudian sejumlah anggota Satlantas Polres Bogor mengamankan pria tersebut beserta benda diduga senjata api yang dibawanya.
"Pistolnya ada, Pak, pistolnya. Dia sudah nodongin, keluarin pistol," ujar seorang wanita perekam video.
"Gila lu, motor gua ditabrak," kata perekam video lagi.
Kanit Gakkum Satlantas Polres Bogor, Ipda Ferdhyan Mulya mengatakan, peristiwa terjadi pada Minggu (19/1/2025), pukul 12.20 WIB, saat penerapan one way ke arah Jakarta.
Kejadian tersebut bermula dari adanya kecelakaan lalu lintas di mana kendaraan roda empat Toyota Hilux bernomor polisi B 1327 QZ.
Mobil menabrak sejumlah kendaraan roda dua yang sedang terparkir di bahu jalan.
"Setiba di TKP, bergerak melebar ke kiri jalan," ujarnya, Senin (20/1/2025).
"Pada saat bersamaan, membentur kendaraan sepeda motor Honda PCX dan dua kendaraan N-Max yang sedang terparkir di bahu jalan, sehingga terjadi kecelakaan."
Tidak ada korban luka maupun korban jiwa dalam insiden ini.
Hanya saja, kerugian materil ditaksir kurang lebih Rp2 juta.
Ipda Ferdhyan Mulya mengatakan, perkara kecelakaan lalu lintas ini telah diselesaikan antara pihak yang terlibat.
"Terkait laka lantasnya sudah diselesaikan, langsung dipertanggungjawabkan kerugian materilnya," ungkapnya.
Sementara itu, terkait dengan adanya benda yang diduga senjata api serta mengaku sebagai anggota, tidak ditangani oleh pihaknya.
"Kami menangani laka lantasnya saja," katanya, melansir Kompas.com.
Sebelumnya, aksi perampok ikat pegawai minimarket lalu bobol brankas juga viral di media sosial.
Saat dikepung warga, perampok tersebut tampak menodongkan pistol.
Video detik-detik perampok minimarket ditangkap warga itu pun viral.
Diketahui, perampok tertangkap basah sedang melakukan aksinya di Jalan Aboh, Kelurahan Sukamulya, Kecamatan Bungursari, Kota Tasikmalaya, Kamis (9/1/2025) pagi.
Bahkan saat dikepung oleh warga, pelaku sempat mendodongkan pistol.
Pistol tersebut juga digunakan oleh pelaku untuk menakuti pegawai minimarket.
Video detik-detik penangkapan perampok ini dibagikan oleh akun Instagram @djhilman_.
Menurut keterangan video, pelaku berniat membongkar brankas di lantai dua.
Lalu pelaku hendak mengambil rekaman CCTV dan mengambil uang di laci kasir.
Namun aksinya diketahui oleh warga sekitar, hingga akhirnya menjadi bulan-bulanan masa.
Pada video viral, terlihat pelaku mengenakan jaket merah, celana jeans panjang, helm, dan masker.
Ia tampak sedang berusaha melarikan diri dari kepungan warga.
Terlihat pula ada pria berpakaian seragam minimarket dengan kondisi kaki bekas terikat.
Tampak bagian dadanya masih terikat tali tambang, kemudian kakinya ada bekas ikatan lakban dan tali rafia.
Pegawai minimarket tersebut terus berteriak meminta bantuan warga.
Setelah ditendang oleh salah satu warga, pelaku kemudian mengeluarkan pistol dari dalam tasnya.
Pistol tersebut kemudian diarahkan oleh pelaku ke warga di sekitar.
Warga pun sempat menghindar sebelum akhirnya berhasil mengamankan pelaku.
Ia pun seketika jadi bulan-bulanan warga yang geram dengan aksinya.
Beberapa petugas keamanan di sekitar pun meminta warga untuk berhenti menghakimi pelaku.
Warga pun mencoba merekam wajah pelaku, namun ia tampak terus menghindar.
"Tah iyeu bengeut na tah (nih ini wajahnya)," ujar warga, melansir TribunnewsBogor.com.
Namun perampok tersebut terus memalingkan wajahnya.
Menurut akun @djhilman, pelaku rupanya membawa pistol mainan.
"Idomaret Sukamulya kemalingan pelaku membawa pistol palsu agar menakuti pegawainya.
Kondisi saat ini maling sudah diamankan sama warga," tulisnya.
Menurut dia, pistol itu diduga merupakan milik anaknya.
Sebab, pelaku sempat mengaku punya anak kecil saat diamankan oleh warga.
"Kukira pestol beneran, prakteh maenan.
Sigana nu budakna da tadi gaduh budak kira 2 tahun cenaahh
(Kukira pistol betulan, ternyata mainan.
Sepertinya punya anaknya soalnya tadi bilang punya anak sekitar 2 tahun katanya)," tulis dia.
Melansir Tribun Jakarta, diketahui identitas perampok tersebut adalah seorang pria berinisial WP (33).
WP warga asal Kelurahan Panglayungan, Kecamatan Cipedes, Kota Tasikmalaya, Jawa Barat.
Ia merampok sebuah gerai Indomaret di Jalan Aboh, samping Bale Kota Tasikmalaya, Kamis (9/1/2025).
WP mengaku nekat melakukan hal itu karena terdesak masalah ekonomi.
Pelaku membawa senjata jenis soft gun untuk menakut-nakuti karyawan toko.
Soft gun tersebut ia beli secara online seharga Rp800 ribu.
"Itu bukan senjata api asli. Itu soft gun, saya beli di online sekitar dua tahun lalu. Saya beli online Rp800.000."
"Saya enggak punya uang, jadi saya rampok Indomaret itu," jelas WP kepada wartawan setelah diamankan di Polsek Indihiang, Polres Tasikmalaya Kota, Kamis pagi.
Pelaku menjelaskan bahwa aksinya didorong oleh kondisi keuangan yang sulit setelah lama menganggur.
WP mengaku, sebelumnya pernah berusaha membuka usaha pembuatan stempel, namun usahanya bangkrut.
"Saya melakukan aksi itu karena lama menganggur pak. Bingung tak punya pekerjaan."
"Dulu memang saya usaha bikin stampel. Tapi bangkrut pak. Saya punya dua anak," kata WP.
WP mengungkapkan bahwa ia sengaja memilih waktu pagi saat toko sepi dan membawa senjata soft gun tanpa peluru, dengan tujuan hanya untuk menakut-nakuti karyawan.
"Soft gun itu belum pernah dipakai. Tadi sempat ditembakkan pak, tapi ke arah atas, tak ada isinya," kata dia.
Setelah aksinya gagal dan dikepung warga, WP mengaku pasrah dan akhirnya berhasil diamankan oleh petugas.
Kepala Polsek Indihiang Polres Tasikmalaya Kota, Kompol Haji Iwan, membenarkan kejadian tersebut.
Ia menyatakan bahwa kasus ini telah dilimpahkan ke Satuan Reserse Kriminal Polres Tasikmalaya Kota untuk penyelidikan lebih lanjut.
"Ya benar tadi pagi ada kejadian itu. Kini kasusnya telah dilimpahkan ke Sareskrim Polres Tasikmalaya Kota guna penyelidikan lebih lanjut," ujar Kompol Haji Iwan.
(*/tribun-medan.com)
Baca berita TRIBUN MEDAN lainnya di Google News
Ikuti juga informasi lainnya di Facebook, Instagram dan Twitter dan WA Channel
Berita viral lainnya di Tribun Medan
| SATU Pelaku Curanmor Tewas Dianiaya Warga di Lampung Tengah, Polisi Minta Jangan Pakai Kekerasan |
|
|---|
| DAFTAR Nama 8 Korban Tewas Jatuhnya Helikopter Airbus H130 PK-CFX di Sekadau Kalimantan Barat |
|
|---|
| NENEK Aniaya Cucunya Hingga Tewas Cuma Gegara Tak Nurut Disuruh Makan dan Tidur, Tubuh Penuh Lebam |
|
|---|
| TERKUAK Fakta Sidang Bripda Nael Simanungkalit Tewas di Mes Polda, Sudah Terkapar Tetap Dipukuli |
|
|---|
| Egi Fazri Nangis Dihujat Usai Sibuk Klaim Dirinya Mirip Vidi Aldiano, Janji Tak Lagi Tiru Konten |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/VIRAL-Pria-Ngaku-ngaku-Polisi-Todongkan-Pistol-Usai-Tabrak-Banyak-Motor-Bermula-dari-Lakalantas.jpg)