Berita Viral

SOSOK Antonius Kosasih, Eks Dirut Taspen Ditahan KPK Kasus Investasi Fiktif, Rugikan Negara Rp200 M

Antonius diduga terlibat dalam penempatan dana investasi sebesar Rp 1 triliun, yang mengakibatkan kerugian negara sekitar Rp 200 miliar.

Tayang:
Kompas.com
SOSOK Antonius Kosasih, Eks Dirut Taspen Ditahan KPK Kasus Investasi Fiktif, Rugikan Negara Rp200 M 

"Saksi hadir dan dikonfirmasi antara lain kebijakan saksi selaku Direktur Investasi merangkap Ketua Komite Investasi dalam merekomendasikan penempatan dana PT Taspen (Persero) sebesar Rp 1 triliun," jelas Ali kepada wartawan pada Rabu (8/5/2024).

Sosok Antonius Kosasih

Antony Nicholas Stephanus Kosasih lahir pada tanggal 12 Juli 1970 di Jakarta. 

Dari segi pendidikan, ia menempuh pendidikan di bidang ekonomi di Universitas Gadjah Mada (UGM) dan lulus pada tahun 1992.

Ia kemudian melanjutkan pendidikannya di Institut Pengembangan Manajemen Indonesia (IPMI) untuk meraih gelar Magister Manajemen Keuangan dan Investasi dan lulus pada tahun 2006.

Selain dari segi pendidikan, karir Antony NS Kosasih cukup berwarna.

Sebelum bergabung dengan PT Taspen, beliau telah memiliki banyak pengalaman di posisi Direktur Utama (Dirut).

Mengenai jenjang pendidikan, Eks Dirut PT Taspen ini menempuh pendidikan di bidang ekonomi di Universitas Gajah Mada (UGM) dan lulus pada tahun 1992.

Harta Kekayaan

Hal ini dapat dilihat pada Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) milik Antonius di laman elhkpn.kpk.go.id.

Menurut laman LHKPN KPK, Antony N.S. Kosasi terakhir kali melaporkan harta kekayaannya pada 31 Maret 2023, yang masuk dalam periode pelaporan reguler 2022.

Total harta kekayaan Antony adalah Rp 47.085.215.329.

Baca juga: Lirik Lagu Batak Somartona yang Dipopulerkan oleh Style Voice

Harta senilai Rp47 miliar tersebut terdiri dari berbagai macam aset, mulai dari tanah dan bangunan hingga mobil.

Untuk harta berupa tanah dan bangunan, Antony tercatat memiliki tujuh bidang tanah. Seluruhnya berada di wilayah DKI Jakarta.

Nilai tanah dan bangunan yang dimiliki Antony tercatat mencapai Rp 19.825.000.000.

Sumber: Kompas.com
Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved