Breaking News

Berita Viral

NASIB Andi Arsyad Masinis Gadungan Tampil di Podcast, Ngarang Cerita Mistis, Kini Terancam Penjara

Beginilah nasib Andi Arsyad masinis gadungan yang tampil di podcast horror di YouTube dan mengarang cerita mistis pernah menabrak

Tayang:
Instagram
NASIB Andi Arsyad Masinis Gadungan Tampil di Podcast, Ngarang Cerita Mistis, Kini Terancam Penjara 

TRIBUN-MEDAN.COM – Beginilah nasib Andi Arsyad masinis gadungan yang tampil di podcast horror.

Aksi Andi Arsyad yang mengaku masinis PT Kereta Api Indonesia (KAI) dan mengarang cerita mistis dalam sebuah podcast horror di YouTube akhirnya terungkap.

Atas perbuatannya, Andi Arsyad akhirnya berhasil ditangkap kepolisian Polda Metro Jaya dan rombongan KAI, pada Selasa, (8/10/2024).

Kini Andi Arsyad terancam penjara.

Andi Arsyad yang ditangkap karena mengaku sebagai masisnis ini pun viral di media sosial hingga memancing beragam tanggapan netizen.

Dalam podcast Youtube Lentera Malam, Andi Arsyah menggunakan seragam KAI berwarna biru.

Belakangan diketahui ternyata seragam tersebut adalah palsu.

Andi mengaku adalah seorang asisten masinis dan pernah membawa kereta sendiri sebagai masinis.

Baca juga: Empat Titik di Kecamatan Juhar Dilanda Longsor dan Banjir Bandang, Dua Rumah Diterjang Material


 Saat membawa kereta sendiri, Andi mengurai pengalaman mistisnya pernah menabrak dua orang hingga meninggal.

Dirinya pun mengaku dihantui kakek-kakek, anak kecil, kepala buntung dan kuntilanak.

Kejadian itu dikatakannya saat membawa kereta Parahayangan melalui Jalur Purwokerto.

Padahal KA tersebut tidak memiliki jalur Purwokerto.

Keanehan-keanehan ini membuat netizen semakin curiga. 

Hingga sebuah akun TikTok bernama @maftuh_107 yang berprofesi sebagai masinis ikut meramaikan unggahan tersebut.

"Keanehan mas-mas ini, masinis pake R6 nya sarana, Divisi RMU, RMU tapi logo KAI nya induk, plat namanya 2 kata, batu bara start manggarai, nanya dinasan ke PPKA, Rute parahyangan lewat Purwokerto. Parahyangan cuma Bandung Jakarta, kejauhan lewat Purwokerto " komen netizen.

Baca juga: Irjen Whisnu Hermawan dan Istri Kunjungi Pakpak Bharat, Serahkan Bantuan Sosial dan Alat Kesehatan

Terkait hal ini, PT KAI merasa dirugikan dengan ulah AR yang mengaku sebagai masinis saat tampil dalam podcast di channel Youtube Lentera Malam.

PT KAI akhirnya melaporkan Andi setelh mengetahui dari kanal YouTube Lentera Malam bahwa pria tersebut berpura-pura menjadi masinis, pada Senin (7/10/2024).

Laporan ini terdaftar dengan nomor LP/6068/X/2024/SPKT/POLDA METRO JAYA.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Ade Ary Syam Indradi menerangkan, pelapor Budiman Setiadi mengetahui adanya konten YouTube pada 11 Juli 2024.

“Benar, kami menerima laporan dari PT KAI pada 7 Oktober 2024. Kasus ini dalam proses penyelidikan oleh Subdit Keamanan Negara (Kamneg),” ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Ade Ary Syam Indradi di Polda Metro Jaya, dilansir dari Kompas.com, Rabu (9/10/2024).

Pria tersebut berpura-pura menjadi masinis dan membuat cerita pengalaman mistis.
 
“(Dalam tayangan itu) terlapor mengaku sebagai masinis kereta api dan menceritakan seluruh pengalamannya sebagai masinis di wilayah Manggarai-Cigading menggunakan seragam PT KAI,” jelas Ade.

Baca juga: SOSOK Cepu ke Baim Wong, Tuding Paula Verhoeven Selingkuh, Beber Bukti Ucapan: Mau Ngomong Apa

Ade Ary mengatakan, pihaknya akan mengusut tuntas kasus ini. Kini, sedang ditangani oleh Subdit Kamneg Ditreskrimum Polda Metro Jaya.

Dalam kasus ini, PT KAI menjerat AR dengan Pasal 228 Undang Undang Nomor 1 Tahun 1946 tentang Peraturan Hukum Pidana.
 
Pasal 228 KUHP sendiri berbunyi barang siapa dengan sengaja memakai tanda kepangkatan atau melakukan perbuatan yang termasuk jabatan yang tidak dijabatnya.

“Ancaman pidana penjara selama 2 tahun atau denda Rp4,5 juta,” jata Ade Ary di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Rabu (9/10/2024).

Pelaksana Harian (Plh) Manager Humas KAI Daop 1, Tohari memastikan bahwa AR bukan merupakan masinis dari PT KAI.

"Kami menegaskan bahwa tayangan tersebut tidak bersumber dari pegawai internal KAI, dan sosok yang ditampilkan bukanlah masinis kereta api," tegas Tohari dalam keterangan tertulis yang diterima Kompas.com, Rabu (9/10/2024).

KAI menyesalkan setelah adanya tayangan tersebut. Sebab, hal itu memicu opini publik negatif dan menyesatkan masyarakat.

"Kami sangat menyesalkan tayangan podcast dengan genre horor ini, yang menampilkan sosok yang seolah-olah pegawai KAI yang berprofesi sebagai masinis," ujar Tohari.

PT KAI menyerahkan sepenuhnya kasus ini kepada kepolisian untuk diselidiki lebih lanjut.

(*/tribun-medan.com)

Baca berita TRIBUN MEDAN lainnya di Google News

Ikuti juga informasi lainnya di FacebookInstagram dan Twitter dan WA Channel

Berita viral lainnya di Tribun Medan 

Sumber: Tribun Sumsel
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved