PON 2024

30 Ribu Tamu Diperkirakan Hadir Saat Penutupan PON, Polisi bakal Tutup Sejumlah Ruas Jalan

Penutupan pekan olahraga Nasional (PON) XXI Aceh-Sumut akan berlangsung di Stadion Utama Sport Center Sumatera Utara  pada Jumat (20/9/2024) mendatang

|
Penulis: Fredy Santoso | Editor: Randy P.F Hutagaol
TRIBUN MEDAN/ANISA RAHMADANI
Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Dito Ariotedjo, kunjungi Sport Center Sumut, tempat pertandingan para atlet Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI Aceh-Sumut, Jumat (13/9/2024) di Desa Sena, Kecamatan Batang Kuis Kabupaten Deliserdang. Dikatakannya, pada 16 september akan dilakukan uji coba. (Tribun Medan/Anisa) 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Penutupan pekan olahraga Nasional (PON) XXI Aceh-Sumut akan berlangsung di Stadion Utama Sport Center Sumatera Utara  pada Jumat (20/9/2024) mendatang.

Sekitar 30 ribu tamu undangan diperkirakan bakal hadir dalam Closing Ceremony nanti.

Presiden Joko Widodo juga diperkirakan akan hadir menutup perhelatan olahraga nasional ini.

Waka Polda Sumut Brigjen Ronny Samtana Tarigan mengatakan, pihaknya akan melakukan rekayasa lalu lintas menuju venue, diantaranya termasuk penutupan sejumlah ruas jalan.

“Dalam proses karena asumsi kita perhitungan sementara lebih dari 30 ribu masyarakat yang akan datang ke lokasi. Kita bisa bayangkan ini pasti akan membutuhkan koordinasi tepat antar ruas jalan,” kata Waka Polda Sumut Brigjen Ronny  Selasa (17/9/2024).

Polda Sumut berharap dengan adanya rekayasa lalu lintas, masyarakat bisa mematuhi dan petunjuk arah yang diberikan.

Untuk pengamanan setidaknya ada 1.123 personel gabungan yang akan mengamankan kegiatan penutup, diantaranya 882 personel Polisi. 

Sementara, 241 lainnya adalah gabungan TNI, satpol PP, Damkar, hingga Dinkes.

“Kami harapkan bapak ibu tolong patuhi petunjuk arahan petugas di jalan. Kalau tak dikhawatirkan itu akan menghambat pergerakan tamu dari kediaman ke venue."

Closing Ceremony penutupan PON rencananya akan digelar pada 20 September sejak pukul 15.00 hingga 22.30 WIB.

Mengenai konsep pengamanan, Polda Sumut membaginya dalam kode ataupun tingkat hijau, kuning hingga merah.

Hijau diartikan kondisi pengamanan ataupun lalu lintas kendaraan maupun orang masih normal dan baik-baik saja.

Kemudian, apabila mulai ada peningkatan jumlah orang yang mengakibatkan tak bisa dibuat berjalan kaki pola akan diganti ke kuning.

Sedangkan pola pengamanan zona merah dilakukan akan berkoordinasi dengan Event Organizer.

"Kalau suatu saat evaluasi di lapangan oeningkatan atau eksalasi meningkat maka akan diganti skema kuning akan ada penebalan personel di venue bisa berjalan meski eskalasinya sudah kuning,"ungkapnya.

Sumber: Tribun Medan
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved