Warga Binaan Jadi Imam dan Khatib Sholat Jumat, Kalapas Labuhan Bilik: Masuk Napi Keluar Jadi Santri

Seorang WBP Lapas Labuhan Bilik, dipercaya menjadi khatib dan imam dalam pelaksanaan Sholat Jumat di Masjid At-Taubah, Jumat (06/09/2024).

Editor: Ilham Akbar
Tribun Medan/HO
Seorang Warga Binaan Lapas Labuhan Bilik dipercaya menjadi khatib dan imam dalam pelaksanaan Sholat Jumat di Masjid At-Taubah, Jumat (06/09/2024). 

TRIBUN-MEDAN.com, LABUHAN BILIK – Petugas dan Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Labuhan Bilik melaksanakan Sholat Jumat berjamaah di Masjid At-Taubah, Jumat (06/09/2024).

Uniknya, pada kesempatan ini salah seorang WBP, E, dipercaya menjadi khatib dan imam dalam pelaksanaan Sholat Jumat.

Kepala Lapas Labuhan Bilik, Rinaldo Adeta Noah Tarigan, menyatakan bahwa program ini bertujuan untuk memberikan kesempatan kepada WBP dalam mengembangkan diri dan mempererat hubungan antar sesama.

"Masuk sebagai narapidana, keluar sebagai santri. Ini kesempatan bagi WBP untuk berkembang dan mendekatkan diri kepada Tuhan," ujarnya.

Rinaldo juga menegaskan bahwa setiap WBP di Lapas Labuhan Bilik diberikan ruang seluas-luasnya untuk menjalankan ibadah sesuai keyakinan mereka.

Dalam khutbahnya, E menyampaikan pesan penting kepada para jamaah, "Seburuk apapun hidupmu, jangan pernah tinggalkan sholat."

E juga mengucapkan terima kasih kepada petugas Lapas Labuhan Bilik yang telah membimbing dan mengarahkannya menjadi pribadi yang lebih baik.

"Terima kasih banyak kepada para petugas atas ilmu dan pelajaran yang diberikan. Semoga kami bisa istiqomah dalam bertaqwa kepada Allah," tuturnya.

(*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved