Berita Viral
Sosok Siti Tasha Risfiani, Finalis Tonalolo Tomakappa Meninggal Dunia dalam Kecelakaan Maut
Siti Tasha Risfiani adalah finalis Tomalolo Tomakappa asal Kabupaten Majene, Sulawesi Barat. Ia meninggal dunia dalam kecelakaan maut
TRIBUN-MEDAN.COM,- Sosok Siti Tasha Rosfiani merupakan finalis Tomalolo Tomakappa.
Ia lahir pada 14 Maret 2007, dan berasal dari Kabupaten Majene, Sulawesi Barat.
Namun, jelang akhir pelaksanaan Tomalolo Tomakappa, Siti Tasha Rosfiani meninggal dunia.
Ia mengalami kecelakaan di Jalan Poros Polman - Majene, tepatnya di Kelurahan Pekkabata, Kecamatan Polewali mandar (Polman), Sulawesi Barat pada Selasa (13/8/2024) malam.
Kabar duka kepergian Siti Tasha Rosfiani pun sempat dibagikan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Majene lewat akun Instagram resminya.
Baca juga: Sosok Kompol Satria Nanda, Kasat Narkoba Polresta Barelang yang Diduga Terlibat Bisnis Sabu
“Turut berbelasungkawa atas wafatnya Siti Tasha Rosfiani,finalis Tomalolo,” bunyi dalam caption foto unggahan tersebut.
Dilansir dari Tribun Sultra, kendaraan yang dikendarai korban bertabrakan dengan kendaaraan roda empat ambulans yang sedang membawa pasien.
Kasat Lantas Polres Polman Akp Arfian Restu Jaya mengatakan, kejadian lakalantas itu terjadi pada Selasa tanggal 13 Agustus 2024, sekitar pukul 19.30 WITA.
Sepeda Motor Yamaha Fazzio warna Biru yang di kendarai oleh Siti bergerak dari arah Timur menuju ke arah Barat.
Pada saat di perjalanan, tepatnya di Jalan Poros Polman-Majene, Kelurahan Pekkabata, Kecamatan Polewali, Kabupaten Polman (depan Pasar sentral Pekkabata), Siti hendak mendahului kendaraan di depannya dan melaju dengan kecepatan tinggi.
Baca juga: Armor Toreador Anak Siapa? Warga Twitter Ramai Bahas Sosok Pria Bernama Eppy
Namun kemudian hilang kendali sehingga terjatuh.
Dari arah sebaliknya, yaitu dari arah Barat menuju Timur, mobil ambulans jenis Suzuki APV warna putih bernomor polisi DC 1051 C yang kemudikan Agus Salim (51) sedang membawa pasien rujukan dari Puskesmas Campalagian menuju ke RSUD Polewali.
Ambulasn tersebut tidak dapat menghindari kendaraan korban, sehingga terjadilah kecelakaan ini.
"Kondisi korban pada saat kecelakaan mengalami patah tulang dan sesak di dada," terang Kanit Penegakan Hukum (Gakkum) Satlantas Polres Polman, Ipda Sofyan kepada wartawan, Rabu (14/8/2024).
Dia mengatakan korban sempat dibawa ke rumah sakit untuk mendapat pertolongan, beberapa jam kemudian meninggal dunia.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/Siti-Tasha-Rosfiani-finalis-Tomalolo-Tomakappa.jpg)