Sumut Terkini

Sopir Bus Angkutan Antar Kota Akui Lecehkan Penumpangnya, Sebut Baru Pertama Kali Dilakukan

Kasat Reskrim Polres Dairi, AKP Meetson Sitepu mengatakan, kejadian itu baru pertama kali dilakukan oleh tersangka kepada penumpangnya.

|
Ho/Tribun-Medan.com
Tersangka, RHP yang merupakan supir bus antar kota mendekam di sel tahanan Polres Dairi usai melakukan cabul kepada penumpangnya. 

TRIBUN-MEDAN.COM, SIDIKALANG - RHP (28), sopir bus angkutan antar kabupaten/kota diringkus Sat Reskrim Polres Dairi usai melakukan pencabulan kepada penumpangnya, MDS (21).

Kasat Reskrim Polres Dairi, AKP Meetson Sitepu mengatakan, kejadian itu baru pertama kali dilakukan oleh tersangka kepada penumpangnya sekitar pukul 22.10 WIB.

"Menurut pengakuan tersangka, baru dilakukan satu kali, " ujarnya kepada Tribun Medan, Minggu (11/8/2024).

Dikatakannya, aksi pencabulan itu terjadi selama perjalanan dari Kota Medan menuju Kota Sidikalang.

Saat itu, posisi korban duduk di bagian paling depan, tepatnya di sebelah kemudi tersangka .

Keduanya bersama penumpang lainnya berangkat dari Kota Medan menuju Sidikalang sekitar pukul 17.43 WIB.

Dalam perjalanan tepatnya di kawasan Sibolangit, tersangka melakukan aksi cabulnya dengan cara mengelus paha kanan korban dengan menggunakan tangan kirinya.

Kemudian tersangka juga dengan sengaja menyenggolkan siku tangan kirinya dan mengenai bagian vital dada korban sebelah kanan.

Saat itu, korban yang pura - pura tertidur kemudian tak langsung menggubris perbuatan tersangka. Hingga pada akhirnya korban pun terbangun dan, tersangka menanyakan apakah korban merasakan apa yang sudah di sentuhnya.

Saat berada di kawasan Merek, korban pun kembali memejamkan matanya dan berusaha untuk tidur. Tersangka pun kembali melakukan perbuatannya serupa.

Setibanya di Jalan Medan - Sidikalang tepatnya di Kecamatan Sitinjo, tersangka melakukan aksi tersebut lebih brutal dengan cara menarik tangan kanan korban dengan menggunakan tangan kirinya dan meletakkan di paha kaki kiri tersangka.

Setelah itu, tersangka pun langsung memegang paha korban, dan meremasnya bagian dada korban sebanyak 3 kali.

Hal tersebut langsung membuat korban merasa risih dan menanyakan maksud dan tujuan tersangka melakukan hal tersebut. Tersangka pun langsung menjawab tidak sambil tersenyum.

"Saat itu korban langsung meminta untuk duduk di bagian belakang supir, dan tersangka langsung menghentikan mobilnya. Korban pun akhirnya duduk di bangku belakang, " jelas Kapolres.

Saat itu, korban pun langsung menangis dan melaporkan hal tersebut kepada orangtuanya yang berada di Kota Sidikalang.

Sumber: Tribun Medan
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved